World's Strongest Bank
Menu

Anda berada di Indonesia


Bank OCBC NISP Catat Kinerja Positif di Awal Tahun 2019

Bank OCBC NISP Catat Kinerja Positif di Awal Tahun 2019

30 April 2019

Bank OCBC NISP Catat Kinerja Positif di Awal Tahun 2019

Bank OCBC NISP berhasil cetak kenaikan laba bersih 15% (YoY) pada kuartal I 2019

Jakarta, 30 April 2019 – Bank OCBC NISP kembali mencatatkan kinerja dan pertumbuhan yang positif di awal tahun 2019. Pada kuartal pertama tahun 2019 ini, Bank berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 15% YoY yakni Rp 765 Miliar dari Rp 663 Miliar pada periode yang sama tahun 2018.

Sejalan dengan pertumbuhan laba bersih, aset Bank OCBC NISP meningkat sebesar 10% (YoY) menjadi Rp 177,5 Triliun dari Rp 161,6 Triliun di akhir kuartal I tahun 2018. Dana pihak ketiga tumbuh sebesar 8% dari Rp121,1Triliun pada kuartal I 2018 menjadi Rp 130,5 Triliun pada akhir kuartal I 2019. Selain itu, kredit bruto tumbuh sebesar 6% yakni menjadi Rp 117,5 Triliun pada akhir kuartal I 2019 dari Rp 110,7 Triliun pada kuartal I 2018.

Pertumbuhan positif ini sejalan dengan kemampuan Bank untuk menjaga kualitas kredit secara konsisten dengan rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) di bawah ketentuan, yakni NPL gross sebesar 1,8% dan NPL nett sebesar 0,9%.

“Pada tahun 2019 ini, Bank OCBC NISP yakin industri perbankan tetap mencatatkan pertumbuhan positif. Sesuai dengan proyeksi Bank Indonesia, industri perbankan diperkirakan dapat mencatat pertumbuhan kredit sebesar 10-12%, sementara pertumbuhan DPK perbankan sebesar 8-10% dengan kecukupan likuiditas yang terjaga.1 Dengan semangat “Tidak Ada Yang Tidak Bisa”, kami optimis Bank OCBC NISP dapat terus tumbuh dengan sehat dan berkelanjutan dengan berpedoman pada prinsip kehati-hatian (prudent principle) dalam menyalurkan kredit,” ujar Parwati Surjaudaja – Presiden Direktur Bank OCBC NISP.

Untuk mencapai pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, Bank OCBC NISP telah mempersiapkan berbagai strategi di antaranya mempercepat pertumbuhan retail, mendukung inisiatif keuangan yang berkelanjutan serta melanjutkan transformasi dengan optimalisasi inisiatif digital dan menghadirkan customer experience yang lebih baik. “Sejalan dengan hasil survei perbankan Bank Indonesia, pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga diproyeksikan meningkat pada kuartal kedua. Dimana untuk kredit konsumsi, penyaluran kredit kepemilikan rumah/apartemen masih menjadi prioritas utama2. Menjawab kebutuhan ini, Bank OCBC NISP menghadirkan produk KPR Easy Start untuk membantu masyarakat terutama generasi muda untuk memiliki rumah tinggal pertamanya dengan cicilan ringan,” tutup Parwati.
 

Sekilas tentang Bank OCBC NISP
Bank OCBC NISP didirikan di Bandung pada tahun 1941 dengan nama Nederlandsch Indische Spaar en Deposito Bank. Per 31 Maret 2019, Bank OCBC NISP melayani nasabah melalui 306 jaringan kantor di 61 kota di Indonesia, dilengkapi dengan 707 unit ATM Bank OCBC NISP yang dapat diakses di lebih dari 190.000 jaringan ATM di Indonesia, serta sekaligus terhubung dengan lebih dari 797 jaringan ATM OCBC Group di Singapura dan Malaysia. Bank OCBC NISP mendapatkan peringkat idAAA (stabil) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia(PEFINDO) dan AAA(idn)/stabil dari PT Fitch Ratings Indonesia.


Sekilas laporan keuangan dan rasio keuangan per 31 Maret 2019, disajikan dalam factsheet terlampir.

Factsheet OCBC NISP