World's Strongest Bank
Menu

Anda berada di Indonesia


Prinsip

Prinsip

Bank Syariah adalah Bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah. Prinsip syariah adalah prinsip hukum islam dalam kegiatan perbankan berdasarkan fatwa yang dikeluarkan oleh Dewan Syariah Nasional (DSN) yang merupakan organisasi di bawah Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Di dalam bank syariah, kehadiran DSN diwakili oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS). Tugasnya ialah mengawasi operasional bank syariah secara independen. Dengan begitu, semua jasa layanan dan operasional bank telah mendapat persetujuan dan pengawasan dari DPS sehingga sesuai dengan ketentuan hukum syariah.

Pada intinya transaksi yang berprinsip Syariah adalah :


  • Tidak mengandung unsur Riba
  • Tidak mengandung ke-Zhalim-an
  • Tidak mengandung unsur spekulasi dan penipuan (Gharar)
  • Tidak mengandung unsur Judi (Maisyir)
  • Tidak mengandung materi yang diharamkan.

Manfaat perbankan syariah ini tak hanya dinikmati umat Islam, namun juga bersifat rahmatan lil alamin atau memberikan kesejahteraan untuk semua lapisan masyarakat. Dengan diberlakukannya Undang-Undang No.21 Tahun 2008 yang terbit pada 16 Juli 2008 tentang Perbankan Syariah, industri perbankan syariah nasional semakin memiliki landasan hukum yang memadai.