Mahalnya Ongkos Tampak Keren di Indonesia, Benarkah?

1 Oct 2020 Written by:Redaksi OCBC NISP

Bagaimana bisa gaul tanpa harus boros

Masa muda pada umumnya adalah masa yang ekspresif. Masa di mana kita melakukan berbagai macam hal untuk aktualisasi diri, eksistensi, atau sekedar ingin diterima di dalam pergaulan. Mengikuti trend fashion, membeli gadget terbaru, hangout di mall, atau ngopi di coffee shop yang lagi viral memerlukan biaya yang cukup menguras isi dompet.

 

Tidak cuma itu, kadang-kadang pergaulan juga membuat kita terdorong untuk memaksakan diri mempunyai hal-hal yang belum prioritas untuk kita miliki, contohnya seperti mencicil mobil, cuma biar bisa gaya. Padahal, simpananmu bisa jadi belum memadai untuk mencicil barang semewah itu.

 

Gaya hidup seperti itu memang kadang menuntut kamu buat mengeluarkan uang lebih banyak. Agak miris sebenarnya kalau kita menyadari bahwa pergaulan dan pertemanan itu harganya mahal.

 

Mungkin kalau kamu anak sultan sih nggak bakal terlalu menyulitkan. Namun, kalo kamu cuma mahasiswa yang masih mengandalkan uang bulanan dari orang tua, pekerja lepas yang penghasilannya hanya cukup untuk bertahan hidup, karyawan dengan gaji UMR, tentu akan terasa sangat berat kalau mengikuti semua tuntutan tren.

 

Rasanya … aduhai banget.

 

Tapi apakah harus selalu high cost seperti itu untuk bisa tetap keren? Bisa nggak sih tetap keren tanpa harus bikin dompet jebol?


 

Sebenarnya bisa, kok. Kamu nggak perlu jadi orang yang ansos alias antisosial untuk mempertahankan isi tabunganmu.

 

Pertama, yang harus kamu lakukan adalah pilih-pilih circle. Nggak semua orang cocok denganmu dan kondisi keuanganmu. Jangan maksa gabung di circle yang bikin kamu merana. Apalagi kalo kamu cuma pengen keliatan gaul doang di mata mereka. Kamu ya kamu, jangan disamain sama orang lain.

 

Kedua, inisiatif. Kan sering nih kamu ngikut aja kalo diajak ke tempat-tempat mahal. Padahal, sebenarnya nggak ada yang ngelarang kamu ngasih saran tempat nongkrong. Kamu nggak harus nolak ajakan buat hangout,  tetapi kamu bisa inisiatif kasih saran dan pilih tempat yang sesuai dengan budget kamu dan teman-teman kamu.

 

Ketiga, jangan keseringan. Sesekali jajan atau nongkrong di tempat yang cukup menguras dompet gak apa-apa, kok. Cuma ya jangan keseringan. Sesekali aja. Diatur kapan waktu-waktu kamu bisa mengeluarkan budget lebih untuk bersenang-senang. Kan nggak harus setiap minggu juga. Having fun mah sesekali aja, kamu bisa tetep gaul, kok.


 

Keempat, jujur. Gaes, kalo temen-temen kamu bener-bener nganggep kamu temen, pasti mereka bisa ngertiin kondisi keuanganmu. Jadi, jujur aja, kekurangan jangan ditutup-tutupi demi tetep keren. Kalo kamu lagi bokek, bilang aja lagi bokek. Siapa tahu nanti ditraktir, kan? Dari situ kamu bisa ngasih satu-dua saran supaya teman-temanmu bisa hidup lebih hemat. Teman yang real tidak akan mungkin tersinggung oleh nasihat baik begitu.

 

Hidup keren itu tidak harus boros. Justru orang keren itu adalah orang yang bisa menyeimbangkan kapan saatnya dia bersenang-senang dan kapan saatnya ia berhemat.

Kamu bisa mengelola tabunganmu pakai program #Save20 dari OCBC NISP. #Save20 adalah program menabung uang sebesar 20 ribu rupiah secara rutin yang nantinya bisa kamu gunakan untuk berbagai keperluan.

Kita itu suka nggak sadar sama value uang. Padahal uang 20 ribu itu kalau ditabung 10 kali saja udah bisa mencapai 200 ribu. Itulah mengapa gerakan #Save20 ini ada, untuk mengingatkan kita bahwa uang 20 ribu itu bukan jumlah yang kecil. Tabunglah, berhematlah, supaya kamu juga bisa keren.

Mau tau lebih banyak soal #Save20? Coba deh baca di sini

Individu Life Series

Cerita untuk inspirasi

Read

Education - 18 Jun 2021

Mengenal Sistem Pembayaran Cashless Hingga Plus Minusnya

Read

Education - 18 Jun 2021

Anggaran Keuangan: Pengertian, Tujuan Hingga Tipe-Tipenya

View All