Memanfaatkan Social Media Sebagai Penguat Bisnis

1 Oct 2020 Written by:Redaksi OCBC NISP

Bagaimana memanfaatkan social media dalam mengkokohkan bisnis kita

Tidak ada pebisnis yang tidak ingin sukses. Berbagai cara akan kamu lakukan agar bisnismu semakin berkembang, dan semakin maju. Mulai dari memperbaiki kualitas produk, sampai merancang strategi pemasaran untuk menarik minat target konsumen.

Ngomong-ngomong soal pemasaran, ada banyak yang bisa kita lakukan. Beberapa di antaranya seperti memasang iklan di baliho, membagikan brosur di jalan, sampai menayangkan iklan di koran, radio, atau televisi.

Namun, seiring dengan perkembangan zaman dan teknologi, kini ada cara baru untuk mempromosikan bisnis. Social media, tentu saja. Media ini sudah terbukti efektif mendekatkan bisnis dengan marketnya, dengan biaya pengelolaan yang jauuuh lebih murah ketimbang media lainnya.

Namun sayangnya, meski sudah banyak orang yang mulai memanfaatkan teknologi ini, tidak banyak yang bisa memaksimalkan kegiatan promosi di sosial media untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Lantas, bagaimana sih caranya supaya media sosial bisa jadi tempat untuk mengokohkan kekuatan bisnis kita?


Pilih Media Sosial yang Sesuai dengan Target Market yang Disasar

Agar langkah-langkah lain bisa berjalan dengan lancar, pertama-tama kamu harus memahami dulu nih, siapa target konsumen dari produkmu. Karena hal ini akan sangat berhubungan dengan jenis media sosial apa yang nantinya akan kamu gunakan untuk melakukan market testing.

Tiap medsos punya karakteristik yang berbeda, itulah kenapa kamu mungkin tidak harus menjamah semua platform sekaligus. Kalau target marketmu orang-orang tua, kamu lebih cocok menggunakan Facebook. Kalau targetnya anak muda millenials, kamu akan lebih cocok menggunakan Instagram. Gen-Z? Ada Tiktok.

Karakteristik tiap medsos ini perlu kamu perhatikan. Konsultasikan dengan ahli medsos di sekitarmu sebelum memilih media sosial yang tepat.

 


 Mulai Product Testing

Validasi berarti mengetes sejauh mana produk kita diterima masyarakat.

Kamu bisa memberikan sneak peek atau contoh produk yang sedang kamu kerjakan di media sosial. Misalnya, kamu bisa sedikit membocorkan mengenai desain dari sebuah produk, bikin teaser video, dan lain-lain. Mencari beta tester dari tumpukan followers-mu juga bisa menjadi alternatif yang oke untuk mendapatkan feedback.

Minta Kritik dan Saran

Nah, ketika kamu sudah memberikan sneak peek mengenai produkmu, sekarang saatnya untuk meminta kritik dan saran mengenai perubahan atau perbaikan apa yang perlu dilakukan supaya produkmu bisa menjadi lebih baik.

Analisa data-data dari semua feedback yang telah kamu terima. Bandingkan antara produk satu dan yang lain, kira-kira manakah yang paling menarik perhatian target konsumen, dan kritik atau saran seperti apakah yang paling banyak diterima.

Pelajari Siapa Saja yang Tertarik

Produk sudah jadi, sudah disesuaikan dengan masukan dari para followers. Tugasmu selanjutnya adalah mencari tahu kira-kira berapa orang yang benar-benar tertarik dengan produk yang kamu tawarkan. Kamu bisa mulai menawarkan program spesial seperti diskon atau penawaran menarik lain untuk menarik perhatian mereka.

Rangkum Semua Data

Setelah semua langkah di atas selesai, tugasmu adalah merekap semua data yang telah kamu dapat tersebut. Hitung berapa orang yang telah tertarik, berapa orang yang beli, dan berapa yang hanya memasukkan ke keranjang belanja.

Sehingga, kamu akan menghindari resiko memproduksi lebih banyak jumlah barang dari yang sebenarnya diminta.

Cara ini juga akan membantumu untuk lebih memahami mengenai bagaimana perasaan target konsumen mengenai brand-mu, dan perkiraan angka demand untuk produk-produkmu di masa yang akan datang.


Secara tidak langsung, step by step tadi juga akan membuat target konsumen merasa senang, sebab mereka merasa ikut dilibatkan dalam proses development produkmu. Hal ini akan membantu untuk membangun ikatan personal antara brand dan target konsumen.

Ini juga bisa menjadi penguat validasi produkmu, sebab para followers yang mengikuti medsosmu ternyata juga akan mendukungmu sepenuh hati. Mereka bisa dimasukkan ke dalam data user acquisition yang berkualitas.

Individu Korporasi Karir Nyala Syariah Tentang Kami UKM Tips & Trick

Cerita untuk inspirasi

Read

Education, Investment - 24 Jun 2021

IPO: Arti, Proses, Syarat, & Tujuan Perusahaan Mengajukannya

Read

Education, Investment - 24 Jun 2021

3 Tipe Investor Berdasarkan Profil Risiko, Anda yang Mana?

View All