Related Product

ONe Mobile

ONe Mobile

Apa itu Mobile Banking? Ini 7 Tips Aman Penggunaannya

12 Mar 2021 Written by: Redaksi OCBC NISP

Mobile banking adalah fitur yang ditawarkan bank untuk bertransaksi online. Ikuti tips ini demi menghindari penipuan mbanking.

M-Banking (m-banking/m banking) atau yang sering disebut juga dengan mobile banking adalah layanan menarik dari bank yang membuat nasabahnya mampu bertransaksi secara online di mana dan kapanpun mereka berada. Kegiatan transaksi tersebut mencakup transfer dana ke rekening lain hingga membayar tagihan listrik maupun air.

Sungguh praktis dan efisien bukan fitur dari mobile banking ini? Yup, itulah yang menjadikan kecanggihan teknologi berikut dicintai oleh para nasabah, khususnya pada masa pandemi seperti sekarang. Di mana masyarakat disarankan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah.

Di samping keunggulan yang dimilikinya, terdapat satu hal yang patut Anda waspadai ketika menggunakan mobile banking. Apa itu? Apalagi kalau bukan modus penipuan online.

Oleh karena itu, kali ini OCBC NISP akan memberikan beberapa tips aman bertransaksi dengan M-banking demi menghindari terjadinya kerugian yang mungkin Anda alami. Langsung saja simak informasi selengkapnya di bawah, ya!


Apa itu Mobile Banking (M-Banking)?

Mobile banking adalah sebuah layanan yang disediakan oleh bank-bank di Indonesia untuk transaksi nasabah secara online. Bentuk layanan ini berupa aplikasi gawai yang dapat diunduh lewat Google Play Store dan App Store.

Secara umum, nasabah wajib memiliki gawai yang dapat mengoperasikan aplikasi tersebut. Di samping itu, nasabah juga perlu mendaftarkan rekening mereka terlebih dahulu sebelum bisa menggunakan fasilitas m-banking. Jika tidak mendaftar, meskipun sudah mengunduh aplikasi, Anda tidak akan bisa menggunakan fitur-fitur yang terdapat di dalamnya.

Nah, di samping mobile banking, sebenarnya terdapat dua layanan lain yang ditawarkan oleh bank, yaitu SMS banking dan internet banking. Lantas, apa perbedaannya?


Apa Perbedaan Mobile Banking, SMS Banking, dan Internet Banking?

Perbedaan mobile banking, SMS banking, dan internet banking terbagi berdasarkan 5 hal. Apa saja itu? Yuk simak penjelasannya sampai habis, ya!

  1. Perangkat yang bisa digunakan

    Internet banking adalah layanan yang bisa digunakan pada banyak perangkat. Sobat OCBC NISP bisa mengoperasikan internet banking pada laptop, komputer, serta gawai.

    Di sisi lain, SMS banking dan -banking sama-sama hanya beroperasi dari gawai. SMS banking hanya menggunakan SMS saja untuk menjalankan perintah transaksi. Sedangkan mobile banking adalah layanan yang menggunakan aplikasi.

  2. Biaya layanan

    Nah, jika dilihat dari segi biaya, m banking tidak mewajibkan biaya sama sekali. Sebaliknya, internet banking akan menarik biaya sebesar Rp500 per transaksi. Sementara SMS banking mewajibkan nasabahnya membayar biaya sebesar Rp200-500 rupiah per sms, baik untuk mengirim maupun menerima SMS.

  3. Fitur perbankan yang disediakan

    Anda dapat menggunakan layanan apapun dari internet banking. Contohnya seperti pengecekan saldo rekening, bertransaksi dengan rekening lain, membayar tagihan, dan sebagainya.

    M-banking juga senada. Anda dapat mengecek setiap rekening yang Anda miliki, membayar tagihan, bertransaksi dengan rekening lain, bahkan mengirim dana ke e-wallet dan membuat rekening baru.

    SMS banking memiliki fitur perbankan yang paling sedikit, yaitu memeriksa informasi saldo, bertransaksi dengan rekening lain, serta informasi kartu kredit.

  4. Tingkat keamanan

    Dari tiga layanan, internet banking paling aman karena menggunakan token. Token adalah sebuah alat kecil berisi layar dan 9 tombol yang diberikan oleh bank. Alat ini mampu memberikan proteksi tambahan ketika melakukan transaksi dengan rekening Anda.

    Setiap bank bisa memberlakukan sistem keamanan yang berbeda-beda untuk mobile banking. Namun, secara umum, m-banking diproteksi menggunakan User ID, PIN dan password transaksi. Saat masuk ke aplikasi, sobat OCBC NISP perlu memasukkan User ID dan PIN. Kemudian, saat bertransaksi Anda perlu memasukkan kata sandi transaksi.


Bagaimana Cara Daftar Mobile Banking?

Bagaimana, tertarik untuk menggunakan mobile banking? Jika iya, maka Anda bisa mengikuti cara daftar mobile banking di bawah ini:

  1. Unduhlah aplikasi m-banking dari Google Play Store dan App Store.
  2. Daftarkan nomor rekening ke fasilitas mobile banking. Isilah asal negara dan nomor kartu ATM yang Anda miliki.
  3. Buatlah User ID dan PIN. Pastikan untuk tidak menggunakan tanggal lahir sebagai nomor PIN, ya! Gunakan User ID dan PIN yang unik, tapi masih mudah untuk diingat.
  4. Buatlah password transaksi. Pastikan untuk menghafalnya. Karena jika tidak, Anda tidak akan bisa mengirim uang ke rekening lain.
  5. Masuk dengan menggunakan User ID dan PIN yang telah dibuat. Jika sudah berhasil masuk, Anda tinggal menjalankan fitur sesuai kebutuhan. Selamat bertransaksi!

5 Contoh Kasus Penipuan Mobile Banking

Penipuan mobile banking adalah kejahatan yang begitu marak di Indonesia. Nahasnya, modus penipuan semakin berkembang dari tahun ke tahun. Nah, agar bisa meningkatkan keamanan aktivitas perbankan Anda, alangkah baiknya sobat OCBC NISP memahami 5 metode yang kerap digunakan penipu berikut ini:

  1. Pharming

    Pharming berarti membuat situs palsu yang amat mirip dengan situs lainnya. Anda akan diberikan tautan lewat SMS atau email, kemudian jika tautan itu diklik akan mengarah ke situs palsu tersebut. Jika Anda memasukkan data pribadi, maka data tersebut akan diambil oleh si penipu.

  2. Spoofing

    Spoofing perlu menggunakan perangkat lunak untuk menjalankannya. Jenis penipuan ini menutupi identitas asli penipu dengan menampilkan identitas yang palsu.

  3. Keylogger

    Jenis penipuan ini juga menggunakan perangkat lunak untuk mengoperasikan. Keylogger adalah proses merekam input data dari keyboard, termasuk User ID dan kata sandi dari korban.

  4. Sniffing

    Jenis penipuan ini adalah salah satu yang paling canggih. Pasalnya, sniffing bergerak dengan menyadap data yang lalu lalang dalam sebuah sistem jaringan.

  5. Phishing

    Phishing bergerak dengan cara berpura-pura sebagai pihak bank dan hendak memberikan hadiah. Agar penipu bisa masuk ke rekening Anda, biasanya ia akan meminta User ID, kata sandi, dan kode OTP. Kemudian, ia akan langsung memindahkan saldo yang Anda miliki ke rekening lain hingga habis.

Semakin canggih teknologi yang digunakan, maka kasus penipuan juga akan ikut semakin berkembang. Waspadalah terhadap kasus-kasus baru yang mungkin bermunculan di masa mendatang.


7 Tips Aman Menggunakan Mobile Banking

Nah, untuk menghindari berbagai jenis penipuan di atas, Anda wajib mengikuti tips penggunaan M-Banking yang aman berikut ini.

  1. Tidak membagikan kode OTP

    Jangan pernah membagikan kode OTP kepada orang asing, bahkan kepada pihak bank. Kode OTP tergenerasi secara otomatis oleh sistem, sehingga hanya Anda yang dapat dan boleh menggunakannya.

  2. Mengaktifkan layanan autentikasi akun perbankan

    Di samping tidak membagikan kode OTP, Anda perlu mengaktifkan layanan autentikasi dari bank dengan mendaftarkan nomor handphone yang benar.

  3. Pastikan mengunduh aplikasi Mbanking dari situs resmi

    Secara umum, terdapat dua sistem operasi gawai yang kerap digunakan oleh masyarakat Indonesia, yaitu Android dari Google dan iOS dari Apple. Android memiliki toko aplikasi bernama Google Play Store, sedangkan Apple dengan App Store-nya. Anda bisa mengunduh aplikasi m banking yang dibutuhkan di kedua toko tersebut.

  4. Selalu memperbarui versi aplikasi mobile banking (update)

    Ada beberapa aplikasi yang mengingatkan untuk memperbarui versi aplikasi saat membukanya. Jika tidak diperbarui, maka tidak akan bisa digunakan. Namun, jika aplikasi Anda belum memiliki fitur tersebut, pastikan untuk memeriksa secara berkala apakah ada pembaruan aplikasi atau tidak.

  5. Mengaktifkan fitur password pada gawai

    Agar lebih aman, sobat OCBC NISP bisa mengaktifkan password atau kata sandi pada gawai. Anda bisa memilih berbagai jenis kata sandi seperti gestur, PIN, biometri, dan lainnya.

  6. Tidak melakukan jailbreak pada gawai

    Jailbreak adalah proses menghilangkan batas yang tertanam dalam sistem operasi iOS. Dengan menghancurkan batas tersebut, gawai Anda akan lebih rentan terkena serangan siber.

  7. Tidak menggunakan koneksi WiFi umum

    Hindari menggunakan koneksi WiFi umum saat mengakses m banking gawai Anda. Sebab, Wi-Fi yang bersifat publik dan tanpa password biasanya lebih rentan dalam mencuri data-data gawai Anda. Tak terkecuali User ID dan kata sandi untuk aplikasi perbankan.


Itulah tadi informasi lengkap mengenai mobile banking dan tips aman menggunakannya demi menjauhkan diri dari penipuan. Mbanking memang praktis nan bermanfaat, namun sikap bijak penggunanya sangat dibutuhkan ketika melakukan transaksi dengan layanan berikut ini. Selamat bertransaksi!

Download ONe Mobile

Cerita untuk inspirasi

Read

Investment - 9 May 2022

investasi-bertahap-dengan-RD

Read

Investment - 9 May 2022

pasar-saham-sell-or-buy

View All