Beli atau Sewa Rumah, Mana yang Lebih Menguntungkan?

9 Apr 2021 Written by: Redaksi OCBC NISP

Lebih murah biaya sewa rumah atau beli rumah, ya?

Di Indonesia, kesadaran akan kebutuhan hunian semakin tinggi. Banyak generasi muda yang mulai ingin mengajukan KPR rumah demi mendapatkan tempat tinggal impian. Tapi, tunggu dulu, sobat OCBC NISP. Mungkin Anda perlu mempertimbangkan apakah harus beli atau sewa rumah.

Menyewa rumah berbeda dengan membeli rumah. Secara umum, orang yang menyewa rumah hanya mendapatkan hak kepemilikan sementara serta harus membayar biaya secara berkala. Sedangkan beli rumah bisa sekali bayar dan memiliki hunian tersebut selamanya.

Jika demikian, apa perbandingan signifikan antara beli dan menyewa rumah? Yuk pelajari pembahasannya di artikel ini!


Perbandingan beli dan sewa rumah

Menentukan ingin membeli atau menyewa rumah memang membutuhkan kalkulasi yang matang. Agar perencanaan Anda lebih siap, sobat OCBC NISP perlu mempelajari 7 perbandingan membeli dan menyewa rumah. Apa saja itu? berikut penjelasannya.

  1. Hak milik
    Seperti yang disinggung sebelumnya, perbedaan membeli dan menyewa rumah yang pertama adalah dari segi hak milik. Setelah beli rumah, Anda akan mendapatkan sertifikat rumah sebagai bukti kepemilikan. Sobat OCBC NISP bisa melakukan apapun terhadap rumah tersebut. Entah ditinggali, disewakan, ataupun dijual kembali.

    Sementara itu, menyewa rumah tidak memberikan hak kepemilikan sama sekali. Pemberi sewa tetap memiliki hak kepemilikan rumah, tapi hak penggunaan diberikan kepada penyewa.

    Penyewa harus memberikan sejumlah dana berdasarkan jangka waktu menyewa rumah dan kesepakatan dibuktikan dengan tanda tangan kontrak antara kedua belah pihak.

  2. Biaya sewa rumah dan beli rumah
    Perbedaan membeli dan menyewa rumah berikutnya ada pada segi harga. Harga beli rumah jauh lebih besar dibanding biaya sewa rumah. Harganya bervariasi mulai dari ratusan hingga miliaran juta rupiah.

    Sedangkan untuk biaya sewa rumah, harganya jauh lebih terjangkau karena memang yang didapatkan hanyalah hak untuk menghuni suatu rumah dengan jangka waktu tertentu.

    Biaya sewa rumah bergantung pada besarnya rumah, fasilitas yang dimiliki di dalamnya, daerah sewa, kondisi geografis, tren pasar, waktu persewaan serta beberapa hal lainnya.

  3. Jangka waktu
    Jangka waktu kepemilikan rumah bagi yang membelinya adalah selamanya. Asalkan sertifikat rumah tersimpan aman dan rumah tersebut tidak dijual, maka hak milik tetap ada di tangan Anda.

    Sebaliknya, jika sobat OCBC NISP menyewa rumah, jangka waktu yang dimiliki terbatas selama beberapa bulan atau tahun bergantung kontrak.

  4. Pajak
    Pajak biasanya hanya dikenakan pada orang yang membeli rumah. Sebab, hak kepemilikan ada pada pembeli. Sementara itu, orang yang menyewa rumah tidak dibebankan pajak sama sekali. Ia hanya perlu membayar biaya sewa rumah.

  5. Renovasi
    Jika Anda menyewa rumah, maka biaya renovasi barang seperti meja, kasur, lemari, dan sebagainya akan ditanggung oleh pemilik rumah. Sedangkan penyewa hanya perlu membayar biaya sewa saja.

    Sebaliknya, jika sobat OCBC NISP beli rumah, biaya renovasi harus Anda tanggung sendiri. Karena, seluruh hak kepemilikan ada di tangan Anda. Sehingga, tanggung jawab terhadap rumah juga dibebankan pada sobat OCBC NISP sendiri.

  6. Investasi
    Jika Anda beli rumah, sobat OCBC NISP bisa memanfaatkan hunian tersebut untuk berinvestasi. Anda bisa menyewakannya atau menyimpannya untuk dijual lagi di masa mendatang.

    Sedangkan jika menyewa rumah, sobat OCBC NISP tidak bisa berinvestasi dengan hunian tersebut karena Anda hanya boleh menempatinya.

  7. Kredit
    Secara umum, jika sobat OCBC NISP ingin menyewa rumah, Anda tidak bisa mengajukan kredit untuk membayarnya. Sedangkan jika beli rumah, Anda boleh memohon pengajuan kredit seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR) demi mendapatkan hunian tersebut.


Jadi, pilih yang mana?

Pemilihan antara membeli atau menyewa rumah dikembalikan pada kondisi Anda. Menyewa adalah pilihan paling realistis dan terjangkau jika Anda memiliki uang terbatas dan ingin menetap selama beberapa bulan saja (jangka pendek). Anda hanya perlu membayar biaya sewa rumah yang ditetapkan oleh pemilik rumah.

Namun, apabila Anda ingin menempati hunian dalam waktu yang lama, sobat OCBC NISP bisa membeli rumah sendiri. Anda dapat membayarnya secara tunai atau mengajukan kredit kepada penyedia layanan pembiayaan seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Akan tetapi, jika membeli rumah, Anda sebagai penghuni sekaligus pemilik rumah dibebankan oleh kewajiban membayar biaya pajak, renovasi, dan lain-lain.

Jadi, sobat OCBC NISP pilih yang mana? Apapun pilihannya, tetap sesuaikan dengan kondisi finansial Anda serta keluarga, ya.

Itulah pembahasan terkait perbedaan beli dan sewa rumah. Beberapa perbedaan di atas bisa Anda jadikan sebagai bahan pertimbangan sebelum menentukan untuk menyewa atau membeli tempat tinggal.

Pastikan sobat OCBC NISP merencanakannya secara matang mulai dari tujuan menetap di hunian tersebut, biaya sewa rumah atau beli rumah, ukuran dan tipe rumah, hingga lokasinya. Jadi, selamat memiliki rumah impian!

Cerita untuk inspirasi

Read
Investasi Reksa Dana

Education, Daily Update, Investment - 23 Jun 2022

Berinvestasi dengan Reksa Dana

Read
Mempersiapkan Dana Pensiun

Daily Update, Education, Investment - 23 Jun 2022

Mempersiapkan Dana Pensiun

View All

Related Product

KPR Easy Start

KPR Easy Start

KPR untuk generasi muda wujudkan rumah impian dengan angsuran rendah

Download ONe Mobile