Related Product

Kredit Modal Kerja

Kredit Modal Kerja

Nyala

Nyala

Nyala Bisnis

Nyala Bisnis

ONe Mobile

ONe Mobile

Cara Memulai Bisnis Konveksi, Begini Tipsnya agar Untung

4 Jun 2021 Written by: Redaksi OCBC NISP

Memulai bisnis konveksi itu mudah kok! Yuk pelajari peluang dan cara membukanya.

Bisnis konveksi adalah salah satu usaha dengan potensi profit tinggi. Semakin terkenal brand produk konveksi Anda, akan semakin tinggi pula keuntungannya. Sayangnya, masih sedikit orang mau memulai bisnis konveksi karena khawatir modalnya besar. Padahal faktanya tidak seperti itu lho! Untuk Anda yang ingin menjadi pengusaha konveksi, berikut bahasan tentang cara memulai bisnis konveksi serta tips suksesnya.


Apa itu Bisnis Konveksi? dan Bagaimana Peluangnya?

Bisnis konveksi adalah jenis usaha yang menawarkan jasa produksi pakaian dalam jumlah besar dengan model sesuai permintaan pemesan. Produk yang biasa dihasilkan dalam bisnis konveksi adalah kemeja, seragam, kaos, jaket, dan sejenisnya.

Peluang usaha konveksi sangat terbuka lebar, sebab permintaan pasar semakin tinggi. Banyak komunitas atau instansi yang membutuhkan pakaian dinas atau seragam khusus untuk para anggotanya.

Tak hanya itu, usaha konveksi juga dibutuhkan dari waktu ke waktu, mengingat pakaian sebagai kebutuhan pokok masyarakat. Apalagi dunia fashion selalu mengalami perkembangan tren dan fungsi. Sehingga dapat dikatakan bahwa peluang usaha konveksi menjanjikan dan tidak ada matinya.


Apa Perbedaan Bisnis Konveksi dan Garmen

Banyak orang ingin memulai usaha konveksi namun khawatir jumlah modal yang dibutuhkan cukup besar. Padahal bisnis ini tidak memerlukan modal banyak. Berbeda jika Anda ingin mendirikan bisnis garmen. Adapun beberapa perbedaan garmen dan bisnis konveksi adalah sebagai berikut.

  1. Kuantitas produksi
    Perbedaan pertama antara bisnis garmen dan konveksi adalah jumlah produksi pakaian yang dihasilkan. Usaha garmen dapat memproduksi pakaian atau produk fashion dalam kapasitas mencapai ribuan. Sedangkan kapasitas usaha konveksi lebih kecil yaitu di bawah 500 produk.

  2. Skala bisnis
    Skala bisnis garmen dan konveksi berbeda. Jika pada bisnis garmen, skala bisnisnya setingkat pabrik. Karena jumlah produksinya juga besar, sehingga membutuhkan banyak sumber daya pula.

    Sementara itu, usaha konveksi biasanya dilakukan dalam skala rumahan. Dikarenakan jumlah produksi lebih kecil, Anda dapat memanfaatkan rumah sendiri sebagai pabrik.

  3. Jumlah SDM
    Untuk memulai bisnis konveksi, Anda tidak membutuhkan banyak tenaga kerja. Bahkan jika menggunakan sistem pre-order, Anda dapat menyesuaikan tenaga kerja dengan pesanan masuk.

    Akan tetapi bisnis garmen tidak bisa menggunakan sistem pekerja seperti itu. Karyawan garmen umumnya karyawan kontrak, sehingga mau tidak mau perusahaan harus terus menggaji karyawannya, tak peduli berapa jumlah order diterima.

  4. Peralatan produksi
    Alat produksi yang diperlukan oleh bisnis garmen cenderung lebih kompleks dan canggih. Hal tersebut dikarenakan bisnis garmen harus memproduksi banyak pakaian dalam waktu yang singkat. Berbeda dengan usaha konveksi yang fokus menggunakan peralatan produksi sederhana. Anda cukup menyediakan mesin jahit sederhana, kain, benang, dan desain baju.

  5. Besaran Modal
    Modal mendirikan bisnis garmen bisa mencapai ratusan juta sampai milyaran rupiah. Tapi, untuk memulai bisnis konveksi Anda hanya perlu puluhan juta saja. Sesuai jumlah produk awal yang ingin Anda produksi dan tenaga kerjanya. Oleh karena itu, sebenarnya bisnis konveksi adalah salah satu ide bisnis termurah, asal Anda berani memulainya.


Berapa Banyak Modal Dibutuhkan untuk Memulai Bisnis Konveksi

Bagi Anda yang ingin memulai bisnis konveksi sekarang juga, berikut ini estimasi modalnya. Perlu diingat ini sekadar estimasi, sehingga Anda bisa riset sendiri jika ingin tahu perhitungan persisnya.

Mesin obras
Mesin jahit
Mesin rantai
Mesin Overdeck
Mesin Steam
Mesin potong
Meja potong
Biaya peralatan listrik
Gaji Karyawan (2 penjahit)
Total

Rp6,5 juta
Rp2,5 juta
Rp5,5 juta
Rp16 juta
Rp1,2 juta
Rp1,2 juta
Rp400 ribu
Rp500 ribu
Rp3 juta
Rp39.300.000


Jadi estimasi modal usaha konveksi sebesar Rp39.300.000


Cara Memulai Bisnis Konveksi dari Nol

Setelah mengetahui peluang dan besaran modal yang dibutuhkan dalam usaha konveksi, mungkin Anda tertarik menjadi pengusaha konveksi. Agar usaha konveksi Anda sukses, yuk ketahui cara memulai bisnis konveksi, yaitu antara lain:

  1. Tentukan Bentuk Bisnis, B2C atau B2B
    Cara memulai bisnis konveksi pertama dengan menetapkan bentuk bisnis terlebih dahulu. Bentuk bisnis terdiri dari B2C dan B2B. Bentuk bisnis B2B (Business to Business) adalah model bisnis yang dijalankan antar pelaku bisnis. Sedangkan B2C (Business to Customer) merupakan usaha yang dilakukan dari pelaku bisnis langsung ke pelanggan.

    Dalam hal ini, coba untuk menentukan bentuk usaha konveksi. Apakah Anda akan menjual produk ke bisnis lainnya atau konsumen langsung.

  2. Pilih Produk Terbaik untuk Dibuat
    Langkah berikutnya adalah tentukan produk terbaik untuk dibuat. Hal ini dapat Anda ketahui dengan melakukan riset ke konsumen yang ingin ditarget. Selain riset konsumen, Anda juga bisa meneliti tren di media sosial. Saat ini, banyak usaha konveksi membuat produk berdasarkan tren dan laris manis. Sehingga, tidak ada salahnya Anda juga mengikuti jejak mereka.

  3. Riset Supplier Bahan Terbaik
    Melakukan riset supplier bahan terbaik adalah cara memulai bisnis konveksi berikutnya. Setelah menentukan produk, Anda perlu mencari supplier penyedia bahan sesuai produk Anda. Selain dari segi kualitas, Anda juga perlu mempertimbangkan pemilihan supplier dari segi harga. Jika bahan-bahan dari supplier harganya terlalu tinggi, harga produk juga bisa bertambah, dan profit Anda akan semakin tipis.

  4. Cari Lokasi Produksi Sesuai Budget
    Mendirikan usaha konveksi memerlukan ruang cukup luas. Apabila rumah Anda tidak cukup untuk mendirikan bisnis ini, coba untuk mencari lokasi produksi. Anda tidak perlu mencari lokasi sangat besar dan mahal. Sesuaikan saja dengan jumlah produksi, mesin, dan tenaga kerja yang ingin Anda gunakan.

  5. Bangun Brand di Media Sosial
    Agar ekspansi usaha konveksi Anda semakin meluas, mulailah untuk membangun brand di media sosial. Seperti yang diketahui, media sosial sangat berguna untuk memasarkan suatu produk atau layanan. Dengan memanfaatkan media sosial untuk usaha konveksi, maka banyak orang semakin mengenal brand Anda.

    Bagi Anda yang ingin mempelajari lebih jauh soal ini, bisa klik artikel berikut: 10 Strategi Marketing Online Efektif untuk Meningkatkan Penjualan.

  6. Punya Satu Outlet Offline Bagus
    Di zaman sekarang, sebenarnya bisnis tidak membutuhkan lokasi display offline. Memanfaatkan media sosial seperti Instagram, Facebook, Youtube, dan Tiktok saja sudah cukup untuk memposting foto/video produk.

    Akan tetapi agar menjangkau konsumen lokal, sebaiknya Anda juga punya satu outlet offline di rumah. Selain mendatangkan konsumen dari sekitar rumah, outlet offline dapat menjadi bahan promosi untuk diekspos di media sosial.


Itulah panduan tentang cara memulai bisnis konveksi yang bisa Anda praktikkan langsung di rumah. Sekarang setelah tahu apa itu bisnis konveksi dan sebesar apa peluangnya, Anda tidak perlu ragu lagi menjadikan usaha ini salah satu alternatif bisnis menguntungkan.

Kalau kesulitan di pendanaan, Anda tidak usah khawatir, hubungi OCBC NISP sekarang juga dan kami siap jadi rekan usaha Anda!

Download ONe Mobile

Cerita untuk inspirasi

Read

Investment - 9 May 2022

investasi-bertahap-dengan-RD

Read

Investment - 9 May 2022

pasar-saham-sell-or-buy

View All