Apa Itu Prospektus Perusahaan? Ini Fungsi & Cara Membacanya

2 Aug 2021 Written by: Redaksi OCBC NISP

Prospektus adalah salah satu dokumen terpenting untuk menarik hati investor.

Saat iseng membaca laporan keuangan tahunan perusahaan di internet, Anda mungkin bertanya-tanya kenapa laporan tersebut bukan hanya berisi neraca. Mayoritas laporan keuangan perusahaan besar juga berisi info lain seperti perkembangan program perusahaan, penghargaan, dan semacamnya.

Nah, sebenarnya laporan tersebut bukanlah laporan keuangan, melainkan prospektus. Apa itu prospektus? Ini penjelasan lengkapnya.


Apa Itu Prospektus?

Istilah prospektus sangat berkaitan erat dengan dunia investasi. Namun prospektus bukan sekedar lembar atau surat berisi informasi perusahaan saja, melainkan hal-hal penting bagi seorang investor. Prospektus adalah dokumen formal yang berisi rincian penawaran dan portofolio investasi untuk diajukan kepada calon investor sehingga mereka tertarik menginvestasikan uangnya dalam instrumen investasi tersebut.

Prospektus diterbitkan oleh perusahaan sekuritas dalam rangka memenuhi syarat dan ketentuan dari Komisi Sekuritas dan Bursa. Hal-hal tercantum dalam prospektus adalah rincian terkait tujuan investasi, kinerja, strategi, biaya, keuangan, kebijakan, manajemen kas perusahaan, dan potensi risiko yang terjadi.

Dokumen ini harus berisi informasi selengkap mungkin dalam menggambarkan kondisi perusahaan sekuritas agar investor percaya dan tertarik untuk menanamkan uangnya dalam instrumen tersebut.


Fungsi Prospektus Perusahaan

Sebagai dokumen penting dalam menarik minat investor, fungsi prospektus perusahaan tidak hanya itu saja. Berikut merupakan fungsi prospektus perusahaan yang wajib Anda ketahui.

  1. Memberikan Progres Perkembangan Perusahaan
    Adanya prospektus membuat investor mengetahui gambaran singkat terkait kondisi suatu emiten atau sekuritas. Ketika informasi perusahaan dari prospektus menunjukkan hasil baik, maka investor berpotensi tertarik menanamkan modalnya dalam perusahaan tersebut. Oleh karena itu, salah satu fungsi prospektus adalah memberikan progress perkembangan perusahaan kepada calon investor.

  2. Menunjukkan Sisi Positif Perusahaan Pada Masyarakat
    Fungsi prospektus berikutnya adalah memberi informasi kepada masyarakat tentang hal-hal positif yang berhasil dicapai perusahaan. Di dalam prospektus perusahaan, Anda dapat mencantumkan jumlah laba. penghargaan, CSR, dan pencapaian baik lainnya. Itulah alasannya kenapa menerbitkan prospektus adalah langkah ampuh guna menguatkan branding dan profil positif perusahaan kepada masyarakat.

  3. Menjaga Kepercayaan Investor Lama
    Fungsi prospektus perusahaan tidak hanya sekedar mencari dan menarik perhatian investor baru. Tetapi prospektus adalah dokumen formal yang juga diperlukan oleh investor lama. Sebab investor lama juga berpotensi menginvestasikan dananya di perusahaan Anda.

  4. Menarik Minat Calon Investor Baru Perusahaan
    Terakhir, fungsi prospektus adalah menarik minat calon investor baru perusahaan. Ketika isi prospektus perusahaan Anda berkualitas dan menunjukkan hasil serta kinerja yang signifikan, maka calon investor tanpa ragu-ragu berani menyuntikkan dananya dalam perusahaan Anda.


Informasi yang Harus Ada Dalam Prospektus Perusahaan

Agar prospektus perusahaan mampu menarik perhatian dan minat investor, sebaiknya prospektus berisi beberapa informasi penting yang tidak boleh dilewatkan. Adapun informasi yang wajib ada dalam prospektus adalah sebagai berikut.

  1. Ringkasan Profil, Latar Belakang, dan Manajemen Perusahaan
    Informasi penting tapi sering diremehkan dalam menyusun prospektus adalah pengenalan perusahaan. Meskipun hal ini tidak berpengaruh besar dalam pertimbangan keputusan investor, namun mereka harus mengetahui profil perusahaan Anda lebih dalam. Oleh karena itu, informasi terkait ringkasan profil, latar belakang, dan manajemen perusahaan wajib tercantum dalam prospektus.

  2. Informasi Keuangan Perusahaan
    Informasi penting lainnya yang harus ada dalam prospektus adalah laporan keuangan perusahaan. Calon investor wajib tahu mengenai keuangan perusahaan. Karena mereka akan menginvestasikan dananya pada perusahaan tersebut. Sehingga calon investor harus melihat rincian dan pengelolaan kas perusahaan. Sebab hal ini juga menjadi pertimbangan krusial bagi calon investor.

  3. Tujuan Penawaran Investasi
    Meskipun setiap investor memiliki tujuan investasi berbeda-beda, namun Anda sebagai pemilik perusahaan juga harus menyediakan informasi tujuan penawaran investasi dalam prospektus. Hal ini berguna untuk menyamakan tujuan antara investor dengan perusahaan sehingga nantinya kedua belah pihak mampu bekerja sama dengan baik.

  4. Jumlah Saham, Nominal, dan Harga Penawaran
    Prospektus juga harus berisi jumlah saham, nominal, dan harga penawaran. Sehingga calon investor yang membacanya dapat mengukur dan menilai kemampuan finansialnya dengan penawaran yang diajukan oleh perusahaan.

  5. Jenis Sekuritas yang Ditawarkan
    Setiap perusahaan emiten atau sekuritas pasti memiliki beragam penawaran jenis instrumen investasi atau sekuritas. Perusahaan wajib memberitahu hal ini kepada calon investor melalui prospektus baik risiko, laba, dan prospek ke depannya. Agar calon investor dapat memilih jenis sekuritas sesuai dengan profil risikonya.

  6. Sifat Penawaran Saham
    Informasi yang tidak boleh dilewatkan dalam prospektus adalah sifat penawaran saham. Sifat penawaran saham juga harus diajukan oleh perusahaan dalam prospektus. Hal ini bertujuan agar investor mengetahui penawaran dari perusahaan sejauh mana dan berapa lama. Sehingga terdapat kejelasan kerja sama antara kedua belah pihak.

  7. Nama Perusahaan Penjamin Emisi
    Setiap perusahaan efek atau sekuritas memiliki agen-agen penjualan yang telah dijamin oleh penjamin emisi dalam rangka memasarkan produk tersebut kepada investor.

    Kualitas dan reputasi perusahaan penjamin emisi atau underwriter dapat mempengaruhi keyakinan investor untuk menanam saham di perusahaan. Apabila underwriter pilihan Anda punya reputasi sangat baik, maka potensi mendapat investor akan semakin besar.

  8. Kesepakatan Pembagian Dividen
    Tujuan utama investor berinvestasi yaitu memperoleh profit. Oleh sebab itu, kebijakan pembagian dividen perusahaan harus tertulis dalam prospektus. Perusahaan bisa memberikan rencana atau prospek laba yang dihasilkan perusahaan dan persentase pembagiannya dengan investor.

  9. Jadwal-Jadwal Penting Terkait Penawaran
    Penerbitan prospektus kepada masyarakat umum tidak bisa dilakukan dalam sembarang waktu. Terdapat jadwal-jadwal penting terkait pengeluaran penawaran prospektus perusahaan kepada calon investor. Dimulai dari tanggal efektif, masa penawaran, tanggal akhir penjatahan, tanggal pengembalian dana pesanan, dan tanggal pencatatan.


Tahapan Prospektus di Indonesia

Proses penyusunan dan penerbitan prospektus di Indonesia diatur dalam UU RI No. 8 Tahun 1995 terkait pasar modal. Berdasarkan kebijakan Bapepam No. IX.C.2 menjelaskan bahwa tahapan prospektus di Indonesia terbagi dalam tiga proses, diantaranya:

  1. Prospektus Awal
    Prospektus awal diterbitkan ketika dimulainya sebuah penawaran. Hal ini berguna untuk melihat dan menilai minat masyarakat terhadap perusahaan emiten. Biasanya prospektus hanya berisi profil, latar belakang, dan riwayat singkat perusahaan.

  2. Prospektus Ringkas
    Tahapan prospektus di Indonesia berikutnya yaitu prospektus ringkas. Pada tahap ini, penawaran umum sedang dialami oleh investor. Sehingga penyajian data dan informasi prospektus harus lengkap dan jelas. Karena hal ini berpengaruh pada pertimbangan dan keputusan calon investor.

  3. Prospektus Akhir
    Prospektus akhir dilakukan saat pihak Bapepam telah mengeluarkan surat pernyataan efektif. Tahapan prospektus ini harus berisi informasi latar belakang, jumlah saham, harga penawaran, dan informasi penting serta lengkap lainnya secara final. Artinya tidak dapat diubah lagi.


Cara Membaca Prospektus Perusahaan dengan Mudah & Aman

Setelah mengetahui informasi lengkap terkait prospektus, berikutnya Anda harus memahami cara membaca prospektus perusahaan dengan mudah dan aman. Ini penjelasannya.

  1. Pastikan Perusahaan Punya Kredibilitas Tinggi
    Pertama, cara membaca prospektus adalah memastikan perusahaan memiliki kredibilitas tinggi. Silahkan cek dan cermati poin-poin yang menunjukkan kredibilitas perusahaan pada prospektus. Lihat bagaimana kondisi perusahaan, latar belakangnya, riwayat perusahaan sebelumnya, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan, branding dan citra, hingga tingkat keberhasilan perusahaan.

  2. Pahami Lini Bisnis Perusahaan dan Analisa Kekuatan - Kelemahannya
    Anda juga harus melihat informasi lini bisnis usaha yang digeluti perusahaan. Setelah itu, analisa kekuatan dan kelemahannya sebagai cara membaca prospektus. Anda sebagai investor dapat melakukan kalkulasi prospek ke depannya, kekuatan perusahaan, hingga potensi risiko yang muncul. Contoh prospektus perusahaan bidang barang konsumsi. Penurunan perusahaannya tidak begitu signifikan karena pangan menjadi kebutuhan utama banyak orang.

  3. Cek Hubungan Perusahaan dan Investor Selama Beberapa Tahun Terakhir
    Selanjutnya, cara membaca prospektus adalah mengecek daftar riwayat investor lama perusahaan. Analisa bagaimana hubungan perusahaan dan investor selama beberapa tahun terakhir.

    Hal ini dapat membantu Anda untuk menilai kepercayaan investor sebelumnya kepada perusahaan. Bila hubungan perusahaan dengan investor sebelumnya baik, maka kemungkinan perlakuan tersebut juga akan sama dengan investor baru.

  4. Bandingkan Prospektus Tahun Ini dan Tahun-Tahun Sebelumnya
    Membandingkan prospektus tahun ini dan tahun sebelumnya merupakan cara membaca prospektus. Dari hal tersebut, Anda bisa bisa menilai pertumbuhan perusahaan dan riwayatnya dengan berbagai investor sebelumnya.

  5. Perhatikan Alasan IPO Perusahaan dan Strateginya
    Terakhir, cara membaca prospektus adalah memperhatikan alasan IPO menerima perusahaan dalam daftar sahamnya. Seperti diketahui, tidak semua perusahaan emiten mampu menjadi saham IPO. Ketika emiten telah masuk dalam daftar IPO, maka perusahaan tersebut memiliki nilai unggul tersendiri.


Demikian pembahasan dari OCBC NISP tentang apa itu prospektus, fungsi, tahapan, dan cara membaca prospektus perusahaan! Prospektus adalah dokumen yang wajib Anda baca sebelum memutuskan membeli saham suatu perusahaan, jadi jangan dilewatkan ya!


Baca Juga:

Download ONe Mobile

Cerita untuk inspirasi

Read

Education, Nyala - 20 Sep 2021

Perjanjian Pra Nikah: Proses, Fungsi, Isi dan Cara Membuat

Read

Education, Nyala - 20 Sep 2021

Cek! Ini Dia Daftar Biaya Rontgen Lengkap dan terbaru

View All