Obligasi Ritel (ORI), bagus gak sih?

16 Sep 2021 Written by: Redaksi OCBC NISP

PPKM resmi dilonggarkan dan sejumlah daerah mengalami penurunan hingga level 2. Apa dampaknya terhadap obligasi? Apakah cukup menguntungkan untuk berinvestasi saat ini?

Pelonggaran PPKM hingga level 2 membawa angin segar bagi perekonomian Indonesia dan mulai menandakan adanya peningkatan daya beli masyarakat Indonesia. Hal ini kemudian mendongkrak inflasi Indonesia secara tahunan naik ke angka 1.59%. Angka inflasi yang naik kemudian akan menimbulkan pertanyaan, instrumen investasi apakah yang masih menarik? Apabila dilihat pada grafik di bawah ini, bisa dihitung bahwa selisih antara yield obligasi dan inflasi berada pada level 4.55% tentu imbal hasil dari obligasi Indonesia masih menarik di mata investor.


Sumber: Bloomberg, 14 September 2021


Belum lagi per tanggal 30 Agustus 2021, pemerintah resmi menurunkan pajak kupon obligasi menjadi 10%. Tentunya buat kamu yang memiliki horison investasi jangka menengah hingga panjang tentunya ini akan menarik banget. Dengan berinvestasi di obligasi, hal ini tentunya menawarkan return yang relatif lebih tinggi dibandingkan produk yang lebih konservatif seperti deposito. Jika tujuan investasi kamu di bawah 1 tahun, deposito merupakan pilihan yang tepat, akan tetapi jika untuk tujuan jangka menengah, maka sebaiknya kamu mencari instrumen yang tidak tergerus inflasi dan memberikan pendapatan pasif juga setiap bulan, supaya pendapatan tersebut bisa digunakan tanpa mengurangi cash yang sudah terbentuk.

Sejalan dengan itu, pemerintah akan merilis obligasi ritel terbaru seri ORI020. Apa menariknya ORI020 jika dibandingkan dengan deposito? Mari kita simak tabel berikut ini.

Deposito ORI020
Potensi perubahan tingkat bunga saat perpanjangan setelah jatuh tempo Tingkat kupon dibayarkan tetap hingga jatuh tempo
Bunga dikenakan pajak 20% Kupon dikenakan pajak 10%
Tidak dapat diperjual-belikan Dapat diperjual-belikan di pasar sekunder, sehingga memiliki potensi mendapatkan capital gain
Memiliki fitur perpanjangan, berikut bunga saat jatuh tempo Tanggal jatuh tempo sudah ditetapkan oleh pemerintah
Penjaminan LPS maksimal Rp 2 milyar per nama Maksimal penempatan maksimal Rp2 milyar per nama
Tenor: 14 hari, 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan Tenor: 3 tahun

Menarik bukan? ORI020 bisa dibeli mulai dari Rp 1 Juta, langsung di ONe Mobile yang rencananya akan mulai ditawarkan pada 4 Oktober 2021. Untuk pembelian ORI020 melalui ONe Mobile, ikuti langkah mudah berikut ya. ORI020 merupakan pilihan investasi sekaligus membangun negara.





Download ONe Mobile

Cerita untuk inspirasi

Read

Announcement, Investment, News Update - 18 Oct 2021

Tapering mau dimulai, IHSG tembus 6,600

Read

Investment, Announcement, News Update, Education - 18 Oct 2021

Sudah Optimalkah Kinerja Portfolio Investasi Anda?

View All