Memahami Jenis Obligasi Pemerintah

11 Oct 2021 Written by: Redaksi OCBC NISP

Seperti yang diketahui, Pemerintah menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) untuk mendapatkan dana dari investor, baik individu ataupun institusi, dimana dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan negara lewat Anggaran Pemerintah Belanja Negara (APBN). Lalu, ada apa sajakah jenis obligasi pemerintah itu?


Pada dasarnya, surat Berharga Negara (SBN) terbagi menjadi dua, yaitu Surat Utang Negara (SUN) dan Surat Perbendaharaan Negara (SPN).

Sementara SUN memiliki dua jenis, yaitu Obligasi Negara (ON) dan Surat Perbendaharaan Negara (SPN). Namun, SPN bertenor sangat pendek (dibawah 1 tahun) maka obligasi jenis tersebut jarang sekali diperdagangkan.

Obligasi Negara (ON) yang diterbitkan oleh Pemerintah hadir dalam dua mata uang, yakni Rupiah dan US Dollar. Seluruh Obligasi Negara dengan denominasi US Dollar yang sering disebut dengan INDON, memiliki tingkat kupon tetap (fixed rate). Karena dalam mata uang US Dollar, maka pergerakan INDON lebih mengikuti pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah AS atau US Treasury.

Lalu, Obligasi Negara dengan denominasi Rupiah memiliki beberapa tipe. Namun, pada artikel ini kita hanya akan fokus terhadap ORI dan FR. Mengapa? Karena ORI dan FR, terutama FR, merupakan dua Obligasi Negara dengan kupon tetap yang paling sering diperdagangkan oleh investor di pasar sekunder. Walaupun kupon tetap yang diberikan oleh ORI dan FR mengacu pada 7DRRR, namun kupon sendiri tidak akan berubah hingga obligasi tersebut jatuh tempo. Tak hanya itu, daya tarik investasi obligasi juga terdapat pada beban pajak yang sudah diturunkan menjadi 10% sejak 30 Agustus 2021.

Maka dari itu, investasi terhadap ORI dan FR akan dapat memberikan “Passive Income” yang menarik bagi investor. Selain imbal hasil (return) yang didapat lebih tinggi dibandingkan suku bunga acuan Bank Indonesia, kupon yang diterima juga tidak akan berubah selama tenor obligasi tersebut.

Nah, saat ini, ORI020 merupakan obligasi ORI seri terbaru oleh pemerintah; dimana masa penawaran adalah dari tanggal 4 Oktober 2021 – 21 Oktober 2021. ORI020 memiliki tenor yang relatif pendek yaitu 3 tahun, dan memberikan kupon 4.95% (jauh diatas suku bunga acuan 7DRRR Bank Indonesia yang saat ini di angka 3.50%). Berinvestasi terhadap ORI020 juga secara langsung akan berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia!

Download ONe Mobile

Cerita untuk inspirasi

Read

Education - 25 Nov 2021

Mengenal 4 Jenis Profil Risiko Investasi yang Wajib Dipahami

Read

Education - 25 Nov 2021

Apa itu Staycation? Liburan Kekinian yang Murah & Menyenangkan

View All