Related Product

ONe Mobile

ONe Mobile

Pengertian BUMS: Ciri, Fungsi, Peran, Jenis & Contohnya

17 Jan 2022 Written by: Redaksi OCBC NISP

Apa itu BUMS? Ini penjelasan lengkap termasuk perbedaannya dengan BUMN dan BUMD.

Sobat OCBC, sudah tahu apa itu BUMS? BUMS atau Badan Usaha Milik Swasta adalah jenis perusahaan di Indonesia yang tidak dimiliki oleh negara. Sesuai namanya, Badan Usaha Milik Swasta dikelola oleh pihak swasta seperti perorangan maupun kelompok.

Meski menjadi milik swasta, namun BUMS juga amat berkontribusi bagi perekonomian nasional. Lalu, apa saja contoh BUMS di Indonesia? Dan apa perbedaannya dengan BUMN dan BUMD? Simak penjelasannya di bawah ini!


Apa itu BUMS?

BUMS adalah badan usaha yang dimiliki oleh swasta, baik itu perorangan maupun kelompok. Selain itu, BUMS adalah perusahaan penyedia lapangan kerja dengan tetap berorientasi pada profit.

Walaupun dimiliki oleh swasta, tetapi BUMS adalah entitas bisnis yang tunduk pada peraturan di Indonesia, sehingga tanpa kepemilikan pemerintah pun, Badan Usaha Milik Swasta Tetap menjalankan kegiatan produksi sesuai undang-undang.

Sektor swasta tidak dapat mengelola kegiatan produksi yang melibatkan sumber daya strategis karena bertentangan dengan Pasal 33 UUD 1945. Sebaliknya, pemerintah lah pengelola satu-satunya sumber daya tersebut.


Ciri-Ciri BUMS

Sebagai suatu perusahaan yang dipegang oleh pihak swasta, tentu saja ada karakteristik tertentu yang dimiliki. Ciri-ciri BUMS adalah sebagai berikut.

  1. Modal sepenuhnya dimiliki swasta
    Berbeda dengan BUMN, pemilik BUMS adalah pihak swasta baik itu orang atau kelompok, sehingga pemerintah tidak terdaftar sebagai pemilik di perusahaan swasta.

  2. Berorientasi pada profit
    Ciri-ciri BUMS adalah berorientasi pada profit. Tujuan ini tentu berbeda jika dibandingkan dengan perusahaan pemerintah yang fokus pada pelayanan publik. Selain itu, dapat dilihat pula sektor swasta memiliki cakupan berbeda dibandingkan BUMN.

  3. Pembagian laba berdasarkan porsi kepemilikan perusahaan atau saham
    Pembagian laba pada BUMS adalah dilakukan secara adil dan transparan sesuai porsi kepemilikan saham tiap pemegang sahamnya.

  4. Perusahaan swasta bisa melakukan penawaran saham di bursa
    Ciri-ciri BUMS adalah pembiayaan dari saham dapat dilakukan dari penerbitan saham. Selain itu, perusahaan swasta juga bisa menerbitkan obligasi apabila tidak ingin komposisi pemegang sahamnya berubah.

  5. Perusahaan swasta mendapatkan modalnya dari lembaga pembiayaan bank maupun non bank
    Pembiayaan yang dapat diakses perusahaan swasta tergantung dari kemampuan finansial bisnisnya. Sebab beberapa lembaga pembiayaan akan memberikan kredit dengan ketentuan tertentu.

  6. Hak suara sesuai kepemillikannya
    Ciri berikutnya dari BUMS adalah hak suaranya. Pemegang saham memiliki hak suara tergantung dari seberapa besar porsi kepemilikan sahamnya. Makin banyak saham, maka semakin besar pula hak suaranya.


Perbedaan BUMS dengan BUMN dan BUMD

Seperti telah dijelaskan di atas bahwa BUMS adalah badan usaha yang berorientasi pada profit, tidak seperti BUMN yang menjadikannya nomor sekian. Contoh BUMS adalah perusahaan swasta dengan perkembangan bisnis luar biasa tiap tahunnya, seperti PT Pupuk Kaltim, PT Holcim, PT Djarum, dan sebagainya. Oleh karena itu, perusahaan swasta juga merupakan penyumbang pajak terbesar bagi negara.

Selanjutnya, perbedaan BUMN dan BUMS adalah terletak pada sektor usahanya. Sektor usaha BUMN bersifat pemenuhan kebutuhan umum yang tidak dapat dijangkau swasta, sedangkan pada BUMS sektor yang dikelola bukanlah sektor vital. Selain itu, BUMN juga memiliki kewajiban untuk melakukan bimbingan dan bantuan terhadap pengusaha kecil lain.

Itu tadi perbedaan BUMN dan BUMS. Kini kita beralih ke BUMD yang merupakan badan usaha berbasis potensi wilayah. BUMD mengembangkan perekonomian daerah dengan memperhatikan karakteristik daerah. Meskipun begitu, BUMD tetap memiliki orientasi pada laba.


Peran dan Tujuan BUMS

Suatu badan pasti memiliki tujuan guna meningkatkan kemajuan negara. Peran dan tujuan BUMS dalam perekonomian Indonesia dapat disimak di bawah ini.

  1. Membantu pemerintah meningkatkan kemakmuran melalui proses produksinya
    Tujuan BUMS adalah meningkatkan kemakmuran melalui penyaluran produk dan penyerapan tenaga kerja. Sehingga dari sisi pemenuhan kebutuhan konsumen serta pengupahan karyawan inilah perekonomian dapat berjalan semestinya.

  2. Meningkatkan devisa negara
    Tujuan selanjutnya dari BUMS adalah meningkatkan devisa negara. Hasil ekspor perusahaan swasta di Indonesia menghasilkan mata uang luar negeri sehingga Indonesia dapat diuntungkan dari hal tersebut.

  3. Pendapatan di sektor pajak
    Pajak adalah kontribusi terbesar selain devisa. Pajak perusahaan bisa menjadi sumber pemasukan yang potensial bagi negara.

  4. Membuka lapangan kerja
    Selanjutnya, tujuan BUMS adalah membuka lapangan kerja. Penyerapan tenaga kerja dapat menjadi angin segar bagi angka pengangguran di Indonesia yang tinggi. Hal ini tentunya harus dibarengi dengan ketaatan pada UU Ketenagakerjaan Indonesia.


Jenis Badan Usaha Milik Swasta

BUMS adalah badan usaha yang terdiri dari beberapa bentuk. Bentuk-bentuk BUMS tersebut antara lain sebagai berikut.

  1. Perusahaan swasta nasional
    Bentuk pertama BUMS adalah perusahaan swasta nasional. Perusahaan swasta nasional dapat memiliki berbagai skala sesuai dengan keinginan pemiliknya, mulai dari CV hingga PT. Keseluruhan modal perusahaan swasta nasional berasal dari dalam negeri.

  2. Perusahaan swasta asing
    Bentuk-bentuk BUMS yang kedua adalah perusahaan swasta asing. Perusahaan swasta asing dimiliki oleh orang luar negeri yang mendirikan bisnis di Indonesia. Walaupun jenis badan usaha ini diinisiasi oleh warga negara asing, tetapi tidak menutup kemungkinan pemilik akan membuka peluang untuk menjadikannya perusahaan terbuka.

  3. Perusahaan swasta campuran
    Perusahaan swasta campuran adalah perusahaan hasil kerjasama antara warga negara Indonesia dan asing yang mengembangkan bisnis bersama. Perusahaan ini bisa didirikan pada bidang apa saja sesuai dengan ketentuan negara setempat.


Kelebihan dan Kelemahan BUMS

Setelah mempelajari apa itu BUMS dan jenis-jenisnya, berikut ini adalah kelebihan dan kelemahan BUMS.


Kelebihan BUMS

Ada beberapa kelebihan BUMS yang menjadikannya lebih unggul dari bentuk badan usaha lain, yaitu:

  1. Menyediakan produk dengan presisi
    Perusahaan swasta adalah perusahaan yang mengandalkan hidupnya dari kegiatan di pasar, ditambah dengan orientasi pada profit, menjadikannya unggul dalam inovasi produk dan pengembangannya.

  2. Investasi lebih cepat
    Kelebihan BUMS berikutnya adalah investasi lebih cepat. Hal ini dikarenakan pemilik merangkap sebagai pengelola, sehingga pengambilan keputusan strategis dapat dilakukan tanpa birokrasi yang kompleks.

  3. Berkontribusi pada pendapatan negara
    Salah satu sumber pendapatan negara adalah pajak. Walaupun tidak tersurat dalam tujuan BUMS, tetapi aktivitas produksi perusahaan swasta memiliki peran penting sebagai penyumbang pajak bagi negara. Contoh perusahaan swasta yang berkontribusi besar terhadap pendapatan negara adalah perusahaan swasta dengan valuasi bisnis tinggi.

  4. Menyerap tenaga kerja
    Industri padat karya yang dimasuki perusahaan swasta menjadikannya sebagai penghasil lapangan kerja di Indonesia. Kelebihan BUMS ini didukung dengan fakta bahwa sektor swasta adalah penyedia lapangan kerja terbesar dari tahun ke tahun.


Kelemahan BUMS

Walaupun memiliki banyak kelebihan, tetapi BUMS adalah badan usaha yang juga memiliki beberapa kelemahan, seperti:

  1. Kurang memperhatikan keadaan alam
    Analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) sudah pasti menjadi poin terpenting pada pendirian usaha. Namun kelemahan BUMS adalah kurangnya perhatian terhadap aspek ini dikarenakan isu lingkungan seringkali bertolak belakang dengan kepentingan mereka dalam mengeruk keuntungan.

  2. Sulit mendapatkan pinjaman
    Pinjaman, terutama pinjaman bank, memiliki syarat yang ketat dalam pengajuannya. Sehingga jika perusahaan swasta masih sangat baru atau belum memiliki kepastian bisnis, peminjam akan ragu untuk mencairkan dananya.

  3. Masalah pendanaan
    Karena mengalami kesulitan pinjaman, kadang banyak perusahaan swasta kemudian bangkrut. Walaupun hal ini bukan satu-satunya kelemahan BUMS yang paling mempengaruhi keberlangsungan hidupnya.

  4. Tidak mengikuti peraturan ketenagakerjaan
    Kepentingan pekerja agar mendapatkan kepastian pengupahan kadang bertentangan dengan perhatian utama perusahaan swasta dalam meraup untung. Oleh karena itu, banyak terjadi eksploitasi pekerja yang menyalahi peraturan bisnis dari pemerintah, entah itu berhubungan dengan gaji/upah atau perihal jam kerja karyawan.


Syarat Mendirikan Badan Usaha Milik Swasta

Anda tertarik mendirikan perusahaan swasta? Simak terlebih dahulu syarat-syarat mendirikan perusahaan swasta berikut ini.

  • Berlokasi di wilayah Indonesia
  • KTP warga negara Indonesia bagi perusahaan swasta nasional
  • Kegiatan usaha sesuai dengan peraturan yang berlaku
  • Pendiriannya dibuktikan secara legal oleh notaris resmi Indonesia

Tahap Pendirian Badan Usaha Milik Swasta/h3>

Anda telah menyimak penjelasan dari pengertian BUMS hingga kelebihan & kelemahan BUMS. Apakah Anda tertarik mendirikan perusahaan dan menjadi salah satu contoh perusahaan swasta sukses di Indonesia? Jika ya, tidak ada salahnya menyimak tahap pendirian badan usaha swasta berikut ini.

  1. Pengurusan akta pendirian
    Akta pendirian perusahaan swasta berisikan identitas perusahaan seperti nama perusahaan, jenis usaha serta produk apa yang diproduksi. Hal ini diperlukan pada tahap awal pendirian bisnis.

  2. Pengurusan surat keterangan domisili perusahaan
    Lokasi atau domisili perusahaan diperlukan agar terdapat kejelasan di mana perusahaan bertempat dan bisa dilacak dengan mudah.

  3. Pendaftaran wajib pajak
    Tak hanya pemilik usaha yang bertindak sebagai wajib pajak, tapi badan usaha juga. Maka dari itu jangan lupa daftarkan perusahaan Anda saat pendirian.

  4. Membuat surat izin usaha
    Perusahaan swasta wajib memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) yang membutuhkan syarat seperti NPWP, akta pendirian serta dokumen-dokumen lainnya.

  5. Membuat tanda daftar perusahaan
    Surat ini digunakan untuk menyatakan bahwa perusahaan Anda telah terdaftar secara resmi. Tanda daftar perusahaan dikeluarkan oleh pemerintah kota atau setingkatnya.

Nah, itulah penjelasan mengenai badan usaha milik swasta, salah satu jenis perusahaan yang bergerak di Indonesia. Adanya BUMS tentu membuat dinamika perekonomian tanah air terus berkembang. Mulai dari lapangan kerja yang semakin luas hingga majunya gejolak perniagaan nasional. Tertarik untuk berkontribusi di dalamnya?

Baca Juga:

Download ONe Mobile

Cerita untuk inspirasi

Read

Investment - 9 May 2022

investasi-bertahap-dengan-RD

Read

Investment - 9 May 2022

pasar-saham-sell-or-buy

View All