Related Product

Cash Management

Cash Management

ONe Mobile

ONe Mobile

Wealth Management

Wealth Management

Musim laporan keuangan, bagaimana potensi pasar saham?

24 Jan 2022 Written by: Redaksi OCBC NISP

Memasuki pekan ketiga bulan Januari 2022, beberapa korporasi mulai memberikan laporan kinerja keuangan untuk periode kuartal IV-2021.

Musim laporan keuangan merupakan momentum bagi investor untuk mengamati aktivitas perusahaan, dan melihat kemampuan manajemen dalam mengembangkan bisnisnya, sehingga dapat menjadi pertimbangan bagi investor sebelum memutuskan untuk melakukan investasi.

Secara historis, kinerja laporan keuangan korporasi berkolerasi positif terhadap kinerja pasar saham. seperti terlihat dalam grafik di bawah. Saat potensi laba perusahaan mengalami peningkatan, maka indeks harga saham bergerak menguat. Hal ini merupakan cerminan appetite investor terhadap instrumen saham, dan sebaliknya di saat potensi laba mengalami penurunan, maka harga saham cenderung turun.





Sumber: Bloomberg

Tahun 2022, Indonesia masih berjuang menghadapi pandemi Covid-19 yang berimbas pada kinerja keuangan perusahaan, serta gangguan suplai global yang dapat mendorong kenaikan inflasi. Namun, terdapat beberapa faktor yang tetap mendukung pertumbuhan laba korporasi di tahun ini, seperti;

  1. Akselerasi vaksinasi Covid-19
    Hingga tanggal 17 Januari 2021 sudah 84,94% warga Indonesia yang telah di vaksin dosis 1, dan 57,69% dosis 2. Pemerintah juga terus mengupayakan percepatan vaksinasi, termasuk pemberian dosis ke-3 dimulai dari 12 Januari lalu.

  2. Reformasi anggaran belanja pemerintah
    Pergeseran alokasi anggaran belanja pemerintah, yang berfokus pada sektor kesehatan selama dua tahun ini, beralih kepada sektor-sektor yang akan mendukung pemulihan ekonomi, seperti infrastruktur.

  3. Konsumsi domestik
    Pembukaan ekonomi secara penuh akan mendukung kembalinya tingkat konsumsi domestik di Indonesia. Hal ini akan mendorong kenaikan laba perusahaan di bidang ritel, properti, industri, kesehatan, serta komoditas.


Berdasarkan konsensus Bloomberg, laba perusahaan di Indonesia diperkirakan bertumbuh 18% di 2022 dan 5.9% di Amerika Serikat. Hal ini akan memberikan dampak positif untuk pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan dan juga indeks S&P500 hingga akhir tahun ini. Oleh karena itu, momentum seperti ini dapat dijadikan peluang untuk kembali mengakumulasi aset berisiko seperti reksa dana saham baik dalam negeri maupun yang memiliki alokasi aset di pasar global, seperti Amerika Serikat. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan menghubungi RM Anda, mengunjungi website https://www.ocbcnisp.com/id/individu/wealth-management/reksa-dana atau mengunjungi cabang terdekat.

Download ONe Mobile

Cerita untuk inspirasi

Read

Investment - 9 May 2022

investasi-bertahap-dengan-RD

Read

Investment - 9 May 2022

pasar-saham-sell-or-buy

View All