Dampak Tensi Geopolitik Terhadap Aset Safe Haven

4 Mar 2022 Written by:Redaksi OCBC NISP

Tensi geopolitik, seperti yang saat ini sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina, berpotensi menopang pergerakan aset safe-haven seperti emas dan beberapa mata uang lainnya

Ketidakpastian ekonomi seperti perang dagang, pandemi COVID-19 dan meningkatnya tensi geopolitik umumnya akan meningkatkan permintaan pada jenis aset safe-haven. Tensi geopolitik, seperti yang saat ini sedang berlangsung antara Rusia dan Ukraina, berpotensi menopang pergerakan aset safe-haven seperti emas dan beberapa mata uang lainnya sepeti USD, Japanese Yen, dan Swiss Franc.

Jika dilihat, sejak tensi geopolitik Rusia dan Ukraina kembali memanas di kisaran bulan Oktober – November 2021 silam, dimana Rusia menempatkan sekitar 100 ribu pasukan militer di ketiga perbatasan Ukraina. Di saat itu, harga emas berada di kisaran $1,800/ troy oz. Saat ini tanggal 25 Februari 2022, harga emas berada di kisaran $1,900/ troy oz. Namun, kenaikan harga emas juga ditopang oleh meningkatnya penyebaran varian Omicron COVID-19 yang dinilai dapat menghambat pertumbuhan ekonomi.

Untuk melihat lebih jelas dampak tensi geopolitik terhadap aset safe-haven, grafik dibawah menunjukkan pergerakan emas dan imbal hasil US Treasury dalam 5 tahun terakhir. Penting untuk diketahui, pergerakan imbal hasil obligasi US Treasury berbanding terbalik dengan harga obligasi, sehingga saat imbal hasil turun, maka harga obligasi naik.

Sumber: Bloomberg, 25 Februari 2022

Pada grafik di atas, harga emas memulai tren kenaikan yang signifikan di tahun 2018 seiring dengan meningkatnya tensi geopolitik antara Amerika Serikat dengan China, terkait trade war. Di waktu yang sama, imbal hasil obligasi US Treasury memulai tren penurunan, yang menandakan penguatan dari segi harga akibat investor global yang mengakumulasi aset safe-haven tersebut. Penguatan Emas terlihat berlanjut hingga 2020 dimana komoditas tersebut menembus level tertinggi di USD$2,000/oz akibat pandemi COVID-19. Dan, di waktu yang sama pula, imbal hasil US Treasury terlihat berada di kisaran level terendah nya dalam 5 tahun terakhir di bawah level 0.1%. Pembalikan arah imbal hasil US Treasury di akhir tahun 2020 didorong oleh meningkatnya harapan akan pemulihan ekonomi AS dengan dukungan stimulus yang berlimpah.

Meningkatnya risiko dapat mendorong kenaikan harga aset safe-haven namun bukan berarti penguatan akan terjadi terus-menerus dalam jangka panjang. Aset safe-haven memiliki fungsi sebagai lindung nilai atau hedging portfolio investasi terhadap volatilitas pasar. Pada grafik diatas terlihat saat tren ekonomi membaik, maka harga dari aset safe-haven akan mengalami penurunan. Oleh karena itu, penting untuk investor melakukan strategi pengelolaan investasi yang tepat seperti alokasi aset dan diversifikasi. Hal ini bermanfaat untuk mengurangi risiko dan mengoptimalkan return. Bagaimana mengetahui strategi portfolio yang tepat bagi setiap investor? Tentukan tujuan investasi dan toleransi risiko Anda terlebih dahulu. Informasi lebih lanjut, klik https://www.ocbcnisp.com/id/kalkulator. Selamat berinvestasi!

Cerita untuk inspirasi

Read

Daily Update, Education, Tips & Trick - 28 Jun 2022

Hati-Hati Dering Jelang Tengah Malam

Read
Investasi Reksa Dana

Education, Daily Update, Investment - 23 Jun 2022

Berinvestasi dengan Reksa Dana

View All

Related Product

Wealth Management

Wealth Management

Obligasi

Obligasi

Alternatif investasi untuk diversifikasi portfolio dengan memperoleh kupon/tingkat suku bunga tetap

Download ONe Mobile