Related Product

ONe Mobile

ONe Mobile

Faktor Middle Income Trap dan Strategi Indonesia Hindarinya

21 Mar 2022 Written by: Redaksi OCBC NISP

Apa yang dimaksud dengan middle income trap? Begini penjelasannya.

Di dunia ekonomi, middle income trap adalah fenomena dimana suatu negara mengalami stagnasi atau terjebak dalam kondisi yang membuat mereka tidak bisa maju ke atas karena kurang kompetitif pada bidang industri. Dari pengertian tersebut dapat dipahami bahwa middle income trap ini merupakan sebuah keadaan yang cukup merugikan.

Lalu sebenarnya, apa saja faktor-faktor yang dapat menyebabkan middle income trap? Dan, bagaimana pula cara mengatasinya? Untuk lebih jelasnya, langsung simak pembahasan lengkapnya dalam artikel berikut ini!


Apa itu middle income trap?

Beberapa dari sobat OCBC mungkin dibingungkan oleh apa itu middle income trap. Namun, dari namanya saja Anda sebenarnya sudah bisa tahu bahwa hal ini berbicara mengenai jebakan pendapatan dalam ranah ekonomi publik yang tentunya memiliki dampak negatif.

Pada dasarnya, pengertian middle income trap adalah fenomena hilangnya kemampuan berkompetisi bagi sejumlah sektor industri di negara berpendapatan menengah yang dinilai cukup mengkhawatirkan.

Pasalnya, trap atau jebakan ini kerap menghambat pertumbuhan negara dengan middle income (pendapatan menengah) dalam meningkatkan statusnya menjadi negara berpendapatan tinggi.

Apabila Sobat OCBC masih bingung tentang apa itu middle income trap, Anda dapat mempelajari seluruh kasusnya dengan mengetahui klasifikasi negara berdasarkan jumlah pendapatannya per kapita.

Beberapa contoh middle income trap adalah negara yang pendapatan per kapitanya masih tergolong menengah ke bawah yaitu berada di bawah angka Rp57.279.663 sampai Rp177.386.343,75 (USD 3.996 – USD 12.375).

Menurut para ahli di bidang ini, middle income trap adalah fenomena yang tergolong umum terjadi, khususnya apabila suatu negara secara tidak langsung mengalami stagnasi sehingga pendapatannya terpaku pada tingkah menengah.


Faktor penyebab middle income trap

Mengingat bahwa pengertian middle income trap adalah sebuah kondisi buruk bagi perekonomian nasional, maka proses terjadinya pun bukan tanpa sebab. Adapun beberapa faktor umum penyebab middle income trap adalah:

  1. Transformasi ekonomi
    Salah satu faktor paling umum penyebab middle income trap Indonesia adalah adanya transformasi ekonomi yang menghabiskan banyak biaya. Sebagai contoh, adanya kebijakan di sektor manufaktur dalam memperjualbelikan barang setengah jadi untuk diimport.

    Pasalnya, ketidakmampuan sektor ini dalam berkompetisi dapat mengakibatkan negara tak bisa mengembangkan barang domestik sehingga transformasi akan jadi lebih mahal dari seharusnya. Bahkan, hal ini juga bisa berdampak pada kestabilan makro-ekonomi secara keseluruhan seperti meningkatkan risiko timbulnya gelembung kredit di tengah investasi.

  2. Biaya produksi dan upah meningkat
    Faktor kedua yang juga dapat menyebabkan middle income trap adalah adanya peningkatan dalam biaya produksi dan upah pekerja. Artinya, sebuah negara dapat menjadi contoh middle income trap apabila terjebak pada lonjakan biaya produksi per unit yang diiringi dengan keterbatasan tenaga kerja di dalamnya.

    Kondisi tersebut bahkan dapat menjadi lebih buruk apabila terdapat fenomena migrasi para pekerja dari desa ke sejumlah kota besar sehingga menurunkan persentase lapangan kerja serta keefektifan produktivitas.

  3. Sektor manufaktur
    Apabila Sobat OCBC sudah memahami apa itu middle income trap, maka Anda pasti tahu bahwa sektor manufaktur merupakan salah satu faktor utama sebuah negara dapat terjebak ke dalamnya.

    Pengembangan di sektor manufaktur dipercaya dapat menimbulkan perpecahan dengan terbentuknya berbagai kelompok guna menghalangi reformasi kebijakan yang telah dibangun.

  4. Birokrasi
    Salah satu penyebab middle income trap Indonesia adalah adanya ketidakseimbangan birokrasi pemerintahan dengan perkembangan ekonomi yang terus melaju pesat. Dengan situasi seperti ini, maka risiko terjebak dalam middle income trap juga akan semakin besar.

    Secara umum, hal ini dikarenakan kurangnya kemampuan wilayah dalam membentuk komitmen di beberapa sektor sehingga menimbulkan kegagalan reformasi berupa perjanjian internasional. Oleh karenanya, sejumlah negara ekonomi menengah kerap kali terjebak dalam risiko akuntabilitas seperti korupsi dan lain-lain.

  5. Kurangnya dukungan kebijakan dan SDM
    Penyebab middle income trap lainnya adalah kegagalan dalam memenuhi kebutuhan investasi khususnya pada sumber daya manusia karena cenderung mengabaikan tingkat produktivitas dan perkembangan teknologi.


Strategi Indonesia untuk menghindari middle income trap

Setelah menyimak ulasan mengenai pengertian middle income trap, Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana middle income trap Indonesia harus diselesaikan? Lalu, apa strategi terbaik yang bisa dilakukan? Berikut penjelasannya.

Menurut analogi Menteri Keuangan Indonesia, Ibu Sri Mulyani, Indonesia perlu memiliki pola pikir khusus guna menciptakan strategi yang ideal agar tidak terperangkap dalam middle income trap. Beberapa di antaranya adalah pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Hal tersebut dinilai krusial sebab yang sesungguhnya dibutuhkan dalam cara mengatasi middle income trap adalah kesehatan jasmani dan rohani, kapasitas pola berpikir, riwayat pendidikan serta skill intelektual yang memadai.

Pihaknya juga menegaskan bahwa tahap terpenting dalam mencegah middle income trap adalah dengan meningkatkan gerak reformasi khususnya dalam sektor kesehatan dan pendidikan guna menjadi pencipta SDM unggul serta berkualitas.


Itulah penjelasan seputar apa yang dimaksud dengan middle income trap. Sebagai negara berkembang, Indonesia sendiri terus melakukan berbagai upaya dan cara mengatasi middle income trap. Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menjadi motivasi bagi para Sobat OCBC untuk menjadi penggerak ekonomi Indonesia di masa mendatang.



Baca Juga:

Download ONe Mobile

Cerita untuk inspirasi

Read

Investment - 9 May 2022

investasi-bertahap-dengan-RD

Read

Investment - 9 May 2022

pasar-saham-sell-or-buy

View All