Related Product

Pengumuman

Pengumuman

Bank Umum: Pengertian, Fungsi, Kegiatan Usaha dan Contoh

23 Mar 2022 Written by:Redaksi OCBC NISP

 Bank umum adalah lembaga yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional maupun syariah. Pahami pengertian, fungsi, kegiatan dan contohnya.

Apa itu bank umum? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Bank umum adalah badan usaha bidang keuangan yang menjalankan kegiatan usaha perbankan baik secara konvensional atau syariah. Kegiatan bank umum ini termasuk memberikan jasa penyimpanan, pembayaran hingga pinjaman kepada masyarakat.

 

Tugas utama dari bank umum adalah membantu masyarakat meningkatkan taraf hidup. Bank umum memiliki dua jenis, yaitu devisa dan non devisa. Agar lebih memahaminya, yuk simak penjelasannya secara lengkap berikut ini.

Pengertian Bank Umum

Apa itu bank umum? Bank umum adalah bank yang menjalankan kegiatan usaha secara konvensional ataupun juga berlandaskan nilai-nilai syariah. Tugas bank umum dalam menjalankan kegiatannya adalah menghimpun dana dari masyarakat, memberikan kredit, serta menerima pembayaran.

 

Pengertian bank umum ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan, bahwa bank umum adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan lalu menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit atau bentuk lain untuk tujuan meningkatkan taraf hidup dari masyarakat.

Jenis-Jenis Bank Umum

Bank umum terbagi ke dalam dua jenis berdasarkan kemampuannya menyediakan jasa kepada masyarakat. Yakni dari segi modal serta kualitas pelayanan, lalu jumlah produknya. Pembagian ini disebut juga berdasarkan status atau kedudukan bank tersebut. Berikut jenis-jenis bank umum adalah:

1. Bank Devisa

Jenis-jenis bank umum yang pertama adalah bank devisa. Bank devisa adalah bank yang telah disetujui atau ditunjuk oleh Bank Indonesia sebagai bank sentral untuk menjalankan kegiatan usaha perbankan dalam valuta asing (valas).

 

Oleh karena itu, bank devisa memiliki kelebihan yakni bisa menawarkan produk atau jasa berkaitan dengan mata uang asing. Misalnya melakukan transfer uang ke luar negeri, jual beli valuta asing (valas), serta transaksi ekspor impor.

2. Bank Non Devisa

Berikutnya adalah bank non devisa. Bank non devisa adalah jenis bank yang belum memiliki izin menjalankan transaksi sebagai bank devisa, sehingga terbatas dalam lingkup transaksinya.

 

Karena belum memiliki izin, produk atau layanan dari bank non devisa tidak dapat berkaitan dengan luar negeri. Atau dengan kata lain, nasabah tidak bisa melakukan transaksi ekspor impor, transfer uang ke luar negeri, jual beli valuta asing (valas), dan layanan bank devisa lainnya.

Fungsi dan Tugas Bank Umum

Bank ditujukan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat, sehingga perannya dalam kehidupan masyarakat adalah penting. Fungsi dan tugas bank umum di antaranya adalah:

  • Mengatur peredaran uang dengan kewenangan penciptaan uang giral
  • Menyediakan jasa penyimpanan dana dan barang berharga masyarakat
  • Menjadi fasilitas untuk kelancaran pembayaran
  • Membantu dalam transaksi internasional
  • Jasa-jasa lainnya

Kegiatan Bank Umum

Dalam operasionalnya, bank umum memiliki beberapa kegiatan usaha. Terdapat beberapa kegiatan umum yang juga dijalankan oleh bank lain, serta kegiatan khusus dimana dilakukan hanya oleh bank umum saja. Berikut kegiatan bank umum adalah:

1. Menghimpun dana dari nasabah

Fungsi utama yang dijalankan sebagai kegiatan bank umum adalah menghimpun dana nasabah. Bank umum menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan yaitu giro, tabungan, sertifikat deposito, deposito berjangka, serta bentuk-bentuk lainnya.

2. Tempat penyimpanan dana dan barang berharga

Salah satu tugas bank umum adalah sebagai tempat menyimpan dana serta barang berharga milik nasabah. Bank umum adalah penyedia layanan tempat aman untuk menjaga aset-aset berharga masyarakat berbentuk dana dan barang lainnya seperti surat penting.

3. Memberikan layanan kredit

Kegiatan bank umum berikutnya yang juga merupakan produk bank umum adalah layanan kredit. Bank umum memberikan kredit untuk nasabah, dengan syarat dan ketentuannya tersendiri.

4. Memindahkan dana nasabah

Dalam mengelola dana yang dimiliki, bank umum melakukan kegiatan pemindahan dana. Hal ini dilakukan baik untuk kepentingan nasabah maupun kepentingan dari bank itu sendiri.

Perbedaan Bank Umum, BPR dan Bank Sentral

Sistem perbankan di Indonesia membagi bank ke dalam tiga jenis menurut fungsinya, yaitu bank umum, bank sentral, dan bank perkreditan rakyat (BPR). Berikut perbedaan bank umum dan BPR, serta perbedaan bank sentral dan bank umum.

 

Secara prinsip, jenis-jenis bank tersebut memiliki kesamaan tujuan yakni sebagai financial intermediary atau perantara keuangan. Nasabah menggunakan layanan bank yang tersedia untuk kebutuhan finansialnya, seperti menyimpan atau meminjam dana. Namun, kegiatan usaha serta produk dari bank umum dan bank sentral serta BPR berbeda

 

Pertama adalah bank sentral. Bank sentral adalah bank inti di sistem perekonomian suatu negara, serta memiliki kedudukan sebagai lembaga negara yang terikat dengan undang-undang. Bank sentral di Indonesia adalah Bank Indonesia. Sebagai bank sentral, BI bertanggung jawab menjaga stabilitas nilai mata uang rupiah serta kebijakan moneter lainnya.

 

Secara umum, perbedaan bank sentral dari bank umum adalah keterlibatannya karena lembaga tersebut tidak langsung berhubungan dengan masyarakat. Melainkan lebih berfokus sebagai lembaga negara yang bertanggung jawab dalam sektor moneter.

 

Berikutnya adalah perbedaan bank umum dan BPR. Perbedaan di antara keduanya, pertama terletak pada jangkauan kegiatan usaha, di mana BPR lebih sempit daripada jangkauan kegiatan bank umum. Nasabah BPR terbatas pada tingkat provinsi sedangkan bank umum sampai tingkat internasional. BPR juga tidak memberi jasa seperti cek dan bilyet giro.

 

Perbedaan lainnya adalah BPR hanya boleh dimiliki WNI atau pemerintah daerah, sedangkan bank umum boleh dimiliki pihak asing dan beroperasi di Indonesia.

Contoh Bank Umum

Terdapat sejumlah contoh bank umum di Indonesia, baik devisa maupun non-devisa. Salah satu contoh bank umum yang terpercaya adalah Bank OCBC NISP. Merupakan bank terkemuka di Indonesia, dan telah diberi kepercayaan menjadi bank devisa sejak tahun 1990. Bagi Anda yang memerlukan layanan bank umum, jatuhkan pilihan Anda kepada OCBC!

 

Itu dia informasi mengenai apa itu bank umum secara rinci yang perlu Anda pahami, termasuk kegiatan, jenis-jenis, sampai contoh bank umum. Seperti telah dijelaskan bahwa bank umum memiliki tugas untuk memberikan kredit kepada masyarakat, sama halnya dengan OCBC NISP yang dengan senang hati memenuhi kebutuhan kredit bagi Sobat OCBC!

Baca juga:

 

Download ONe Mobile

Cerita untuk inspirasi

Read

Investment - 9 May 2022

investasi-bertahap-dengan-RD

Read

Investment - 9 May 2022

pasar-saham-sell-or-buy

View All