Pengertian Fungsi Konsumsi dan Tabungan, Rumus serta Contoh

17 Jun 2022

Apa itu fungsi konsumsi dan tabungan? Ini pengertian dan rumusnya.

Dalam kehidupan sehari-hari, fungsi tabungan dan konsumsi merupakan dua hal yang tidak lepas dari kegiatan ekonomi. Dimana, setiap masyarakat pasti akan mengalokasikan pendapatannya untuk keperluan tabungan dan konsumsi.

Dalam ilmu ekonomi, pendapatan dilambangkan dengan tanda Y, sedangkan X untuk konsumsi dan I adalah investasi. Bagi Anda yang ingin belajar lebih dalam, yuk simak artikel berikut sampai tuntas.

Pengertian Konsumsi dan Tabungan

Membahas mengenai fungsi konsumsi dan tabungan, memang tak akan bisa lepas dari yang namanya penghasilan. Hal ini dikarenakan dua hal tersebut memiliki keterkaitan yang erat. Konsumsi adalah kegiatan penggunaan barang dan jasa rumah tangga dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dari penghasilan yang diperoleh.

Memiliki kesamaan seperti konsumsi, investasi juga berasal dari penghasilan. Namun, perbedaannya terletak pada kegunaannya saja. Investasi memiliki asal dari penghasilan yang disimpan. Untuk membuat pengelolaan keuangan yang baik dan benar, maka perlu memahami fungsi konsumsi dan tabungan terlebih dahulu.

Dalam praktiknya, ada beberapa hal yang mempengaruhi fungsi konsumsi dan tabungan. Di antaranya seperti ekonomi, kekayaan, penghasilan, suku bunga, kemampuan hemat, dan dana pensiun.

Dikutip dari buku yang berjudul Teori Ekonomi dan Penerapannya di Asia (1981), pertambahan konsumsi dan tabungan bisa meningkat apabila pendapatan juga bertambah. Dalam penerapannya, ada empat asumsi yang menunjukkan sifat khusus pada fungsi konsumsi serta berhubungan dengan fungsi konsumsi dan tabungan menurut John Maynard Keynes.

Di antaranya yaitu:

  • Dalam mempertahankan hidup, terdapat sejumlah konsumsi mutlak atau absolut meskipun tak memiliki pendapatan uang.
  • Konsumsi memiliki hubungan dengan pendapatan yang dibelanjakan atau disposable income, yaitu C = f (Yd).
  • Konsumsi akan meningkat walaupun dengan jumlah sedikit, apabila pendapatan yang siap dibelanjakan juga meningkat.
  • Proporsi kenaikan pendapatan
  • Proporsi kenaikan pendapatan untuk konsumsi yang siap dibelanjakan bersifat konstan. Proporsi ini disebut kecenderungan konsumsi marginal atau marginal propensity to consume (MPC).

Pengertian Fungsi Tabungan dan Konsumsi

Adapun pengertian fungsi tabungan dan konsumsi adalah sebagai berikut:

1. Fungsi Konsumsi

Fungsi konsumsi merupakan fungsi yang menunjukkan atau memiliki hubungan antara konsumsi (C) dan pendapatan (Y).

2. Fungsi Tabungan

Fungsi tabungan merupakan fungsi yang memiliki hubungan antara tabungan (S) dengan pendapatan (Y).

Adapun grafik fungsi konsumsi dan tabungan adalah sebagai berikut:

Grafik 

Rumus Fungsi Konsumsi dan Tabungan

Adapun rumus dari fungsi konsumsi dan tabungan adalah sebagai berikut:

1. Fungsi Konsumsi

C = a + b Y

Syarat mutlak fungsi konsumsi, yaitu:

  • nilai a = harus positif
  • nilai b = harus positif

Keterangan:

C = tingkat konsumsi nasional.

a = besarnya pengeluaran konsumsi pada saat pendapatan nol atau autonomous consumptio (konsumsi otonom).

b = MPC yaitu tambahan pendapatan yang digunakan untuk tambahlah pengeluaran.

2. Fungsi Tabungan

Y = C + S

Y = (a + b Yd) + S

S = Y - (a + b Yd)

S = -a + (1 – b) Yd

Syarat mutlak fungsi tabungan yaitu:

  • nilai a = harus negatif
  • nilai 1 – b = harus positif

Keterangan:

S = tabungan

a = tabungan negatif apabila pendapatan sama dengan nol

(1-b) = kecenderungan menabung marginal (MPS)

Yd = pendapatan yang dapat dibelanjakan

Contoh Fungsi Konsumsi dan Tabungan

Berikut adalah contoh soal dari fungsi konsumsi dan tabungan.

Fungsi konsumsi memiliki persamaan C = 15 + 0,75 Yd dan pendapatan yang bisa dibelanjakan adalah Rp30 miliar. Maka berapakah nilai konsumsi agregat dan berapa besar keseimbangan pendapatan nasionalnya?

Penyelesaian:

  • Jika Yd = Rp 30 miliar, maka C = 15 + 0,75 (30).

Jawabannya adalah C = 37,5 milyar. Jadi, nilai konsumsi agregatnya sebesar 37,5 milyar.

  • Yd = C + S atau S = Yd – C

S = Yd – (15 + 0,75 Yd)

S = 0,25 Yd - 15

Keseimbangan pendapatan terjadi bila S = 0

Jadi, 0 = 0,25 Yd – 15

0,25 Yd = 15

Yd = 60 milyar

C = 15 + 0,75 (60) = 60 milyar

Jadi, keseimbangan pendapatan nasionalnya sebesar 60 miliar.

Itu dia penjelasan mengenai pengertian hingga rumus fungsi konsumsi dan tabungan secara lengkap. Apakah sudah cukup membantu? Nah, jika Anda ingin belajar lebih banyak mengenai ilmu perekonomian, simak artikel lainnya di OCBC NISP ya!

Baca Juga:

Cerita untuk inspirasi

Read
Investasi Reksa Dana

Education, Daily Update, Investment - 23 Jun 2022

Berinvestasi dengan Reksa Dana

Read
Mempersiapkan Dana Pensiun

Daily Update, Education, Investment - 23 Jun 2022

Mempersiapkan Dana Pensiun

View All

Related Product

Deposito

Deposito

Kelola keuangan bisnis jadi lebih cepat dan mudah
TAKA

TAKA

Manage finances to meet needs and ease of transactions
Tanda 360

Tanda 360

Savings for daily transactions with 12 currency options in 1 account

Download ONe Mobile