6 Cara Memilih Obligasi yang Tepat, Perhatikan Tips Berikut!

28 Mar 2023

Salah satu cara memilih obligasi yang tepat adalah melihat tujuan investasi.

Tertarik berinvestasi dalam instrumen obligasi? Tunggu dulu, sebelum itu, Sobat Cuan wajib memahami cara memilih obligasi yang tepat.

Sebelum berinvestasi, pastinya para investor ingin mencari keuntungan dari hasil investasi yang dilakukan.

Investasi obligasi sendiri kerap menjadi pilihan karena memiliki volatilitas yang rendah namun tingkat keamanan relatif tinggi dibandingkan saham.

Nah, untuk mengetahui cara memilih obligasi yang baik dan aman, Sobat OCBC NISP perlu mempertimbangkan beberapa faktor, seperti tujuan investasi yang jelas, berapa lama waktu berinvestasi, dan menghitung tingkat suku bunga.

Jika ingin mengetahui lebih lanjut bagaimana cara memilih obligasi yang aman, OCBC NISP telah merangkum informasinya hanya untuk Sobat Cuan!

Kelebihan Investasi Obligasi

Ada banyak kelebihan yang bisa didapatkan dengan menanamkan modal melalui instrumen obligasi, salah satunya adalah transaksi mudah untuk dilakukan.

Jika ingin membeli obligasi langsung dari tangan penerbitnya, Sobat Cuan bisa mendapatkannya melalui pasar perdana, dengan waktu pembelian yang terbatas.

Sedangkan jika ingin bertransaksi obligasi yang mudah didapatkan di mana pun dan kapan pun, bisa melalui pasar sekunder. Di sini, Sobat Cuan juga bisa menjual obligasi kembali.

Selain menawarkan transaksi yang fleksibel, berinvestasi obligasi juga memiliki kelebihan lainnya, antara lain yaitu:

1. Investasi Aman Dilakukan

Investasi obligasi dijamin keamanannya, karena kegiatan transaksi ini dilindungi oleh Undang-Undang (UU) No.24 Tahun 2002 tentang Surat Utang Negara.

Namun perlu diperhatikan, investasi jenis sekuritas dijamin keamanannya oleh UU tersebut hanya pada jenis obligasi yang diterbitkan oleh negara.

Baca juga: 8 Cara Menggandakan Uang Sendiri di Rumah dengan Investasi

2. Mendapat Keuntungan Kupon atau Bunga

Kelebihan investasi obligasi selanjutnya adalah investor akan mendapatkan keuntungan berupa kupon atau bunga yang akan diberikan secara berkala.

Selain itu, beberapa investor juga cenderung tertarik untuk berinvestasi melalui instrumen obligasi karena nilai kuponnya yang lebih tinggi dibandingkan bunga deposito.

Perlu diketahui, semakin panjang jangka waktu obligasi, maka akan semakin tinggi pula kupon yang akan diperoleh investor.

3. Penghasilan yang Terjamin

Kemudian, obligasi juga menawarkan penghasilan yang terjamin. Maka dari itu, menanamkan modal pada jenis sekuritas cocok dilakukan untuk dana pensiun.

Hal itu dikarenakan dana yang didapatkan ketika investasi obligasi akan berjangka panjang.

Itulah yang menjadi alasan mengapa beberapa pensiunan lebih memilih menanamkan modalnya melalui instrumen obligasi.

Selain itu, obligasi juga dapat menutupi kebocoran yang terjadi saat nilai investasi saham sedang menurun.

Cara Memilih Obligasi yang Tepat

Banyaknya obligasi yang beredar di pasar investasi terkadang membuat beberapa investor kebingungan dan tidak tahu bagaimana cara memilih obligasi yang aman.

Nah jika Sobat Cuan tertarik untuk berinvestasi di instrumen ini, berikut adalah beberapa cara memilih obligasi yang tepat.

1. Pahami Perusahaan Penerbit Obligasi

Sebelum memutuskan untuk menanamkan modal melalui instrumen obligasi, Sobat Cuan perlu memahami perusahaan penerbit seperti apa yang akan dihadapi nantinya.

Oleh karena itu, Sobat Cuan bisa melakukan riset terlebih dahulu sebelum memulai transaksi.

Pahami apakah perusahaan penerbit yang dipilih sesuai dengan target investasi yang dimiliki.

Selain itu, ketahui juga track record penawaran investasi dari penerbit agar lebih mudah dalam memilih jenis obligasi.

Kemudian pastikan juga bahwa perusahaan penerbit sudah terdaftar dan mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Hal tersebut berguna untuk menghindari penanaman modal kepada perusahaan yang tidak jelas asalnya, sehingga tidak terjebak investasi bodong.

Memahami perusahaan penerbit obligasi sebelum berinvestasi akan menjadi salah satu cara memilih obligasi yang tepat dan aman untuk dilakukan.

Baca juga: Begini Cara Menabung Deposito yang Benar agar Cuan Optimal!

2. Amati Tingkat Suku Bunga Perusahaan

Mengamati tingkat suku bunga perusahaan penerbit secara berkala juga bisa menjadi cara memilih obligasi yang tepat.

Perlu diperhatikan bahwa, apapun jenis obligasi yang akan dipilih nantinya ketika mulai bertransaksi, akan sangat bergantung pada nilai suku bunga.

Dengan begitu, Sobat Cuan akan mengetahui lebih awal keuntungan yang akan didapat ketika memutuskan untuk berinvestasi obligasi nantinya.

Apabila nilai suku bunga perusahaan mengalami penurunan, potensi keuntungan obligasi akan meningkat, begitu pun sebaliknya.

3. Kenali Jenis Obligasi 

Cara memilih obligasi yang tepat lainnya adalah dengan mengenali jenis obligasi sesuai target investasi.

Ada banyak jenis obligasi yang bisa Sobat Cuan pilih, seperti obligasi pemerintah, korporasi, konvensional, ritel, tanpa kupon, dan lain sebagainya.

Pelajari informasi dari masing-masing jenis obligasi, kemudian sesuaikan dengan target yang ingin dicapai. Dengan begitu, tujuan investasi bisa terbentuk dengan jelas.

4. Atur Strategi sejak Awal

Meski salah satu tujuan investasi adalah untuk mencari keuntungan, namun juga membutuhkan skill dan pengetahuan agar bisa mengatur strategi yang tepat sejak awal.

Membuat strategi investasi bisa dilakukan dengan mengamati situasi pasar, terutama mengamati tingkat suku bunga, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

Hal ini penting mengingat tingkat suku bunga bisa berubah sewaktu-waktu, sesuai kondisi ekonomi serta politik negara.

Mengatur strategi sejak awal menjadi salah satu cara memilih obligasi yang tepat dan harus dilakukan secara berkala, untuk menghindari risiko saat berinvestasi.

Baca juga: Mengenal Apa itu Dilusi Saham, Penyebab, dan Dampaknya

5. Pantau Kondisi Pasar Investasi

Seperti sudah disinggung pada pembahasan sebelumnya, memantau kondisi pasar investasi bisa menjadi strategi dalam cara memilih obligasi yang tepat.

Oleh karena itu, Sobat Cuan harus selalu aktif mencari informasi mengenai kondisi pasar investasi atau stabilitas keuangan yang sedang dihadapi saat itu.

Biasanya, ketika kondisi stabilitas ekonomi sedang stabil, maka risiko investasi yang akan dihadapi semakin rendah, begitu pun sebaliknya.

6. Tentukan Platform yang Tepat

Terakhir, cara memilih obligasi yang tepat adalah dengan menentukan platform yang tepat untuk berinvestasi.

Membeli obligasi saat ini sangat mudah karena sudah banyak platform investasi yang tersedia.

Untuk itu, jangan sampai salah, pilihlah platform aman dan memiliki kredibilitas tinggi.

Sobt Cuan bisa memilih investasi obligasi dari OCBC NISP yang aman dan sudah terverifikasi izin usaha melalui OJK.

OCBC NISP menyediakan berbagai jenis obligasi yang bisa Sobat Cuan pilih, serta memberikan potensi keuntungan modal dengan pembayaran kupon secara berkala.

Itulah penjelasan informasi mengenai bagaimana cara memilih obligasi yang tepat.

Selain karena ingin mencari keuntungan yang sepadan, cara memilih obligasi yang baik juga dapat menghindari terjadinya risiko saat berinvestasi obligasi.

Jika Sobat OCBC NISP masih ragu berinvestasi obligasi, Bank OCBC NISP menawarkan alternatif investasi untuk keuntungan portofolio serta memperoleh suku bunga yang tetap.

Terdapat berbagai jenis obligasi investasi yang tersedia, mulai dari Obligasi Pemerintah dan Obligasi Korporasi.

Yuk, download dan nikmati keuntungan investasi melalui aplikasi ONe Mobile dari OCBC NISP!

Baca juga: Apa Itu Reksadana? Ini Jenis, Keuntungan, & Risikonya 

Cerita untuk inspirasi

Read
Macroeconomics: Strong US payrolls, no Fed rate cuts

Investment - 8 May 2023

Macroeconomics: Strong US payrolls, no Fed rate cuts

Read
Security Awareness

Tips & Trick, Education - 18 Apr 2023

Beware of Fake Call Centers on Eid al-Fitr

View All

Related Product

Obligasi

Obligasi

Alternatif investasi untuk diversifikasi portfolio dengan memperoleh kupon/tingkat suku bunga tetap
ONe Mobile
ONe Mobile

ONe Mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama ONe Mobile yang baru.
Wealth Management

Wealth Management

Download ONe Mobile