Youtuber Semakin Marak, Berapa Biaya dan Penghasilannya?

1 Sep 2020 Ditulis oleh:Redaksi OCBC NISP

Bagaimana potensi menjadi Youtuber dan berapa biaya dan penghasilannya

Maraknya para artis berpindah haluan menjadi seorang youtuber membuat masyarakat bisa melihat sisi lain dari para artis idolanya tanpa harus berlama-lama menunggu jadwal rilis di televisi. Tak pelak, banyak orang yang juga terinspirasi untuk mencoba menjadi seorang youtuber, mungkin termasuk kamu.

 

Sebelum kamu mencoba menjadi seorang youtuber, selain harus terbiasa bilang “please like, share, comment, and subscribe”, ada baiknya kamu mengetahui terlebih dulu berapa biaya yang harus disiapkan untuk menjadi seorang youtuber dan berapa penghasilannya.

 

Kebutuhan seorang Youtuber

1. Kamera

Untuk menjadi seorang Youtuber, hal pertama yang harus kamu miliki adalah kamera. Tentu saja. Kalau tidak, bikin video pakai apa? Masa iya pakai toples kerupuk?

Sebenarnya, nggak perlu yang terlalu mahal asal kamu mampu menggunakannya dengan baik. Jenis kamera ada bermacam-macam, mulai dari DSLR sampai GoPro. Untuk pemula, nggak perlu kamera yang terlalu mahal. Kamu bisa membeli kamera dengan kisaran harga Rp 10 juta. Kamera second juga oke, kok!

Atau, kalau tidak ada budget dan ingin lebih hemat, pake kamera HP dulu aja. HP jaman sekarang udah keren-keren, kok. Smartphone yang biasa orang pakai hari ini semuanya sudah bisa dipakai untuk membuat video dengan kualitas cukup baik.

2. Tripod

Selain kamera, kamu juga perlu punya tripod. Dalam dunia per-Youtube-an, alat ini penting banget buat menjaga kestabilan kamera. Supaya video yang kamu bikin nggak goyang-goyang kayak lagi dangdutan. Harga tripod cukup beragam, dari 100 atau 200 ribuan hingga yang harganya jutaan. Pilih saja sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial kamu.

3. Mikrofon

Selanjutnya adalah mikrofon. Alat ini berperan penting buat seorang Youtuber, supaya suaramu lebih jernih dan jelas. Meskipun kamera sudah memiliki mikrofon bawaan dan sah-sah saja kalau nggak mau nambah mikrofon, tapi akan lebih bagus lagi kalau kamu punya mic eksternal. Saat ini banyak mikrofon yang dijual dengan harga di bawah Rp 1 juta.

4. Lighting

Supaya pencahayaan Youtuber lebih ciamik, lighting menjadi salah satu alat yang dibutuhkan seorang Youtuber Pasalnya, tanpa pencahayaan, kamera yang berkualitas tinggi pun tidak akan bisa menangkap gambar dengan optimal. Kamu nggak mau kan kalau video yang kamu unggah di Youtube malah kayak lagi rekaman di kamar mandi?

5. Laptop

Setelah konten selesai direkam, waktunya editing! Nah, Youtuber memerlukan laptop berkualitas baik untuk mengedit hasil rekamannya. Laptop yang dibutuhkan Youtuber harus memiliki RAM yang cukup dan prosesor terkini, kisaran harganya mulai dari Rp 5 jutaan, kok.

 

Penghasilan

 

Oke, kamu udah tahu kebutuhan buat jadi Youtuber, Sekarang, kira-kira berapa penghasilan yang bisa dihasilkan oleh seorang Youtuber? Nah, ini yang menarik. Mari kita bahas.

 

Ada beberapa sumber penghasilan yang bisa didapat oleh seorang youtuber.

 

Pertama, Youtuber bisa dapat uang melalui Youtube Partner Program. Pernah terpotong iklan saat kamu sedang menonton kanal Youtube favoritmu? Nah, itu artinya Youtuber tersebut telah memenuhi syarat (4000 jam tayang dan 1000 subscribers) untuk bergabung dengan program ini.

 

Dari iklan inilah para Youtuber mendapatkan salah satu penghasilan utamanya. Istilah yang umum didengar di kalangan umum adalah adsense. Perhitungan kasarnya kira-kira kamu bisa mendapatkan sekitar Rp 7.000,- per 1000 tayangan iklan. Jadi jika video kamu mendatangkan 1 juta views, maka pendapatan yang mungkin diperoleh adalah sekitar 550 USD atau sekitar 7 jutaan.

 

Tapi itu bukan penghasilan utama Youtuber. Seorang Youtuber ternama asal inggris, James Beattie, terang-terangan mengatakan jika iklan di Youtube hanya menyumbang sekitar 3% dari total pendapatannya perbulan. Mayoritas pendapatannya justru berasal dari endorse, affiliate marketing atau brand deals.

 

Khusus untuk brand deals, biasanya program ini hanya akan menyentuh Youtuber dengan jumlah subscriber dan viewer sangat tinggi, atau orang-orang yang dianggap bisa membawa pengaruh positif pada produk yang akan diiklankan.

Brand deals sendiri merupakan program diluar dari sistem periklanan Google. Tentu saja harga yang didapat tidak akan sama dan bisa saja jauuuh lebih besar daripada uang yang kamu dapatkan dari adsense.

Selain itu untuk mendapatkan pendapatan tambahan, kalau kamu sudah memiliki penonton setia, kamu juga bisa memanfaatkan kanal Youtube kamu untuk berjualan produk sendiri. Merchandise, buku, baju, ah banyaklah. Jadi dapat uang lagi dari situ.

Jika ditambahkan dengan adsense tadi, penghasilanmu bisa berlipat-lipat. Pantesan banyak artis yang banting setir jadi Youtuber, ya.

Uang sebanyak itu jadi apa?

Nah, bagus kalo kamu punya pertanyaan seperti ini. Gaes, kalo punya uang banyak tuh jangan dihambur-hamburin buat foya-foya aja. Sisihkan juga untuk hal-hal yang sifatnya investasi jangka panjang, seperti rumah atau kendaraan atau bisnis.

OCBC NISP punya produk-produk menarik untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Ada KPR OCBC NISP bagi yang ingin segera mencicil kepemilikan rumah. Siapa sih yang nggak pengen punya rumah idaman? Itu investasi seumur hidup, lho.

Ada KPM OCBC NISP bagi kamu yang ingin mempunyai mobil supaya enak kalau mau dinas-dinas keluar kota atau sekadar buat jalan-jalan keluarga; kebahagiaan kan juga investasi.

Namun, kalau kamu cuma perlu mengembangkan tabunganmu, kamu juga bisa menabung pada produk TAKA di OCBC NISP. Apa itu TAKA? TAKA adalah Tabungan Berjangka, di mana tabungan nasabah akan dikelola & dioptimalkan oleh OCBC NISP melalui program NYALA--layanan perbankan untuk mengelola keuangan nasabah.

Dengan TAKA ini, tabunganmu juga bisa diinvestasikan ke reksa dana atau deposito, supaya nilainya tidak berkurang.

Dengan begitu, uangmu akan menjadi manfaat, tidak semuanya dipakai buat khilaf saja. Ada wujudnya, ada manfaatnya, ada nilai investasinya. Kalau mau tau lebih lengkap, coba baca di sini.

Bisnis Individu Karir Nyala Syariah Tentang Kami UKM Life Series

Story for your Inspiration

Baca

Education, Investasi - 15 Jun 2021

Net Worth (Kekayaan Bersih): Pengertian & Cara Menghitungnya

Baca

Education - 15 Jun 2021

Cara Usaha Ikan Hias di Rumah untuk Pemula Agar Cuan Jutaan

See All