Fenomena “Game Stop” dan “Reddit” di AS

2 Feb 2021 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Sepekan terakhir pasar saham AS mengalami volatilitas yang cukup tinggi,

Dipengaruhi dengan adanya fenomena yang terjadi pada harga saham sebuah perusahaan penyedia peralatan “console game” Game Stop yang mengalami peningkatan lebih dari 1000% dalam satu bulan terakhir.

Bermula dari beberapa perusahaan sekuritas (hedge fund) yang memiliki pandangan bahwa harga saham Game Stop sudah mahal dan diprediksi akan terus turun (bearish) karena dinilai memiliki kesulitan pertumbuhan bisnis akibat pandemi, lalu perusahaan hedge fund tersebut melakukan aksi jual saham. Masalah muncul ketika perusahaan hedge fund tersebut melakukan aksi jual saham Game Stop yang tidak dimiliki (short sell).

Sebuah platform komunikasi saham dengan nama Reddit, menilai apa yang dilakukan hedge fund adalah tidak benar, sehingga menghimbau para anggota di forum tersebut untuk melakukan pembelian saham Game Stop secara masif, sehingga mendorong kenaikan harga saham Game Stop secara tajam.

Dampak dari kenaikan saham Game Stop menimbulkan kerugian ke beberapa perusahaan hedge fund yang melakukan short sell tersebut, dengan total hampir sebesar USD 20 milyar, atau setara Rp 280 trilyun di bulan Januari 2020. Selain itu, regulator pasar termasuk Menteri Keuangan AS Janet Yellen, menyatakan sudah memonitor secara seksama perkembangan dari transaksi saham Game Stop ini, dan sedang mengkaji kebijakan untuk membatasi dampak negatif terhadap pasar modal secara keseluruhan.

Langkah yang akan diambil regulator ini dinilai akan menerapkan aturan yang lebih ketat terhadap pergerakan pasar saham di AS, sehingga mendorong investor saham untuk mengamankan posisi di pasar, dan mempengaruhi harga saham secara negatif pada perdagangan akhir pekan lalu.

Strategi Investasi :

Kejadian Game Stop memicu aksi jual para broker saham yang memiliki posisi pada saham Game Stop dan sejenisnya, sehingga menyebabkan volatilitas dalam jangka pendek. Kondisi ini dapat dimanfaatkan untuk kembali melakukan akumulasi, pada saham-saham yang mengalami penurunan harga secara signifikan. Beberapa katalis positif seperti momentum pemulihan ekonomi AS, dimana pertumbuhan ekonomi AS dilaporkan mengalami ekspansi sebesar 33.4% secara kuartalan, dan 4% secara setahunan pada kuartal IV-2020. Hal ini mengindikasikan adanya pemulihan ekonomi di tengah pandemik yang masih berlangsung. Selain itu, untuk jangka panjang pergerakan pasar saham AS masih akan didukung pertumbuhan laba perusahaan, seiring rencana pemberian stimulus dalam jumlah besar oleh kabinet Presiden Joe Biden.

Individu News Update

Story for your Inspiration

Baca

Education - 18 Jun 2021

Mengenal Sistem Pembayaran Cashless Hingga Plus Minusnya

Baca

Education - 18 Jun 2021

Anggaran Keuangan: Pengertian, Tujuan Hingga Tipe-Tipenya

See All