3 Cara Agar Sandwich Generation Bisa Berdamai Dengan Pikiran

9 Feb 2021 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Bagaimana sandwich generation supaya bisa mengatasi desakan kebutuhan dari berbagai sisi

Sebagian dari kita adalah sandwich generation yang harus berjuang keras untuk mengatasi desakan kebutuhan dari berbagai sisi. Nggak jarang, banyak dari orang-orang tersebut yang pusing dan stress untuk menghadapi hal tersebut. Apa sih sandwich generation itu? Istilah ini melekat pada seseorang yang selain menanggung beban dirinya, juga menanggung kehidupan keluarga lainnya, misalnya orangtua. Lantas, apakah ada cara agar generasi ini bisa berdamai dengan apa yang mereka hadapi? Fellexandro Ruby, seorang creativepreneur, punya beberapa tips yang bisa kamu simak.

  1. Menambah Pendapatan
  2. Ketika berbicara tentang menambah kekayaan, kadang kebanyakan orang terlalu sibuk untuk fokus pada investasi.Padahal sebelum berbicara lebih lanjut tentang investasi, yang lebih tepat untuk dilakukan adalah menambah pemasukan. Karena kalau pendapatan kamu hanya segitu-segitu saja, kemungkinan jumlah yang bisa disisihkan untuk investasi juga akan segitu-segitu saja; nggak akan berkembang.

    Kamu bisa mencoba untuk mencari jalan lain untuk menumbuhkan pendapatan kamu. Karena kalau kamu hanya mengandalkan pemasukan dari satu pekerjaan, maka pertumbuhan asetmu juga akan lebih lambat. Kamu bisa mencoba usaha, atau pekerjaan sampingan lain yang memberikan pendapatan tambahan untuk kamu.

    “Carilah jalan untuk menumbuhkan income lo. Kalo lo punya usaha, lo udah mengambil langkah lebih untuk menambah income lo. Untuk yang masih mengandalkan satu sumber income saja, you should do something about it. Karena sekarang udah ada banyak cara untuk mendapatkan tambahan” ujar Ruby.

    “10 tahun lalu, gue kerja 3 job di waktu yang sama. Sales alat berat, broker di luar company, fotografer sama wedding organizer. Karena gue sadar banget, kalo gue hanya mengandalkan dari sales aja, bakalan sulit untuk bisa bertumbuh” sambung Ruby.

  3. Miliki Asuransi dan Dana Darurat
  4. Hal yang paling dikhawatirkan dari menanggung hidup keluarga adalah ketika orangtua atau keluarga dekat lainnya jatuh sakit. Biaya yang dikeluarkan berpotensi sangat besar. Jika kamu punya investasi tapi nggak punya asuransi atau dana darurat, kemungkinan investasi yang sudah kamu kumpulkan akan terpaksa digerus untuk ongkos pengobatan. Maka dari itu, persiapkan asuransi kesehatan dan dana darurat sejak dini yang bisa kamu gunakan ketika hal yang tidak diinginkan datang.

  5. Perbanyak Berdoa
  6. Mungkin ini bukan hal teknis yang dampaknya langsung terlihat pada kehidupanmu. Tapi hal ini perlu dilakukan di kondisi kamu sedang menanggung beban yang begitu banyak. Karena selain dari fisik yang harus tetap sehat agar bisa terus bekerja, kondisi spiritualmu juga harus tetap terjaga dengan baik. Berdoa, mendekatkan diri pada Yang Kuasa, dan bersyukur adalah salah satu hal yang bisa bikin kamu tenang, dan nggak terus menerus menyalahkan keadaan yang kamu alami sekarang. “Pertama, banyak-banyaklah berdoa, mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa dan bersyukur. Karena yang benar-benar bisa bikin lo tenang, ya Dia” kata Ruby.

    Pada akhirnya, pikiran yang damai akan datang dengan sendirinya dari dalam dirimu. Berdamai dengan keadaan dan diri sendiri adalah pintu awal yang harus kamu buka agar selanjutnya bisa berdamai dengan kondisi yang kamu jalani sekarang. Situasi ini mungkin nggak akan terjadi selamanya, tapi tetap perlu kamu rencanakan agar hidupmu bisa jadi lebih nyaman. Tanamkan dalam dirimu bahwa akan ada pelangi setelah hujan, dan kamu juga harus percaya akan ada kebahagiaan setelah perjuangan. Semangat!

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi, Nyala - 27 Jul 2021

Mengenal Apa Itu Kartu GPN & 5 Keuntungan Memilikinya

Baca

Edukasi, Nyala - 27 Jul 2021

Kebijakan Moneter: Pengertian, Tujuan, Jenis, & Instrumennya

See All