Apa itu Giro? Yuk Kenali Jenis & Fungsi Rekening Giro

12 Mar 2021 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Giro adalah alat pembayaran dari bank yang sering disalah artikan sebagai cek. Lantas apa sebenarnya perbedaan cek dan giro?

Apa itu giro? Giro adalah produk bank berupa selembar kertas yang bertujuan untuk memindahbukukan dana dari satu rekening ke rekening lainnya. Sayangnya, banyak masyarakat menyalah artikan giro sebagai cek. Padahal, terdapat perbedaan di antara keduanya jika dilihat baik dari segi fungsi maupun pencairan dananya.

Salah satu perbedaan cek dan giro tersebut yaitu cek dapat dicairkan menjadi uang tunai secara langsung, sedangkan giro memerlukan beberapa proses terlebih dahulu sampai akhirnya dana bisa cair.

Lantas, apa sebenarnya pengertian giro? Kapan seseorang harus memiliki giro? Dan bagaimana cara membuka giro di bank? Yuk cari tahu jawabannya di artikel ini.


Apa itu giro?

Giro adalah sebuah produk perbankan yang digunakan untuk pembayaran non-tunai. Sementara itu, rekening giro adalah rekening simpanan yang diisi seperti tabungan biasa, kemudian Anda akan diberikan sebuah bilyet giro.

Apa itu bilyet giro? Bilyet giro adalah setumpuk surat khusus yang difungsikan untuk melakukan transaksi non-tunai.

Pemilik rekening giro adalah girant. Siapapun bisa menggunakan giro, baik perorangan maupun organisasi. Tabungan giro Anda akan dikelola oleh bank sesuai dengan bunga giro atau yang kerap disebut jasa giro. Penetapan tingkat jasa atau bunga giro merupakan otorisasi bank.

Di samping itu, terdapat karakteristik giro yang perlu Anda ketahui, antara lain:

  • Produk perbankan ini memiliki tingkat likuiditas tinggi dan dapat ditarik setiap saat.
  • Biayanya murah.
  • Biaya administrasinya cukup terjangkau.
  • Suku bunganya rendah karena memang lebih sering digunakan untuk transaksi, bukan pengendapan.

Perbedaan Cek & Giro

Sebelumnya sudah disampaikan bahwa perbedaan giro dan cek adalah perbedaan proses pencairan. Bedanya ada pada metodenya. Jika menggunakan cek, maka Anda hanya tinggal menyerahkan cek ke bank dan mendapatkan uang tunai secara langsung.

Sementara itu, giro adalah produk perbankan yang menjalankan pemindahbukuan dana pada rekening tujuan sebelum Anda dapat mencairkannya. Proses pencairannya sama seperti penarikan uang tunai pada teller atau lewat ATM.


4 Manfaat dan fungsi giro

Giro adalah produk perbankan yang memiliki berbagai manfaat dan fungsi. Apa saja itu? Yuk, simak penjelasannya satu per satu:

  1. Transaksi jual-beli

    Sobat OCBC NISP bisa menggunakan bilyet untuk transaksi jual beli. Jika sobat OCBC NISP berperan sebagai pembeli, Anda bisa menyerahkan bilyet dengan nominal yang sesuai dengan total pembelian, kemudian menyerahkannya kepada penjual.

    Sebaliknya, jika sobat OCBC NISP berperan sebagai penjual, Anda bisa mendapatkan bilyet dari pembeli, kemudian memprosesnya ke kantor cabang bank terdekat.

  2. Bisa digunakan setiap saat

    Bilyet dapat digunakan setiap saat. Anda hanya tinggal menuliskan tanggal terbit, tanggal efektif, rekening penerima, nominal yang hendak ditransfer, serta membubuhkan tanda tangan dan nama terang. Mudah bukan?

  3. Tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar

    Transaksi ini merupakan transaksi non-tunai. Sobat OCBC NISP tidak perlu membawa uang tunai yang banyak untuk melakukannya. Asalkan ada dana yang cukup di rekening, maka Anda tinggal mengisi bilyet saja dan menyerahkannya kepada penerima.

  4. Proses transaksi dilakukan secara aman

    Keamanan transaksi sangat diperhatikan oleh pihak bank. Semuanya dijaga ketat. Mulai dari desain bilyet yang unik, nomor bilyet yang berbeda satu sama lain, serta prosedur pengisian yang harus diterapkan oleh pemilik rekening.


Jenis-jenis giro

Jenis-jenis giro adalah produk perbankan yang terbagi berdasarkan kepemilikannya. Di Indonesia, terdapat 4 jenis yang dapat Anda temui, antara lain:

  1. Perorangan

    Orang yang menerbitkan hanya satu orang dan digunakan untuk keperluan pribadi saja.

  2. Lembaga yayasan

    Lembaga yayasan juga dapat menggunakan produk perbankan ini untuk proses transaksi nirlaba. Umumnya, hanya ketua yang bisa menerbitkan dan menandatangani giro.

  3. Badan usaha

    Pebisnis yang ingin bertransaksi dengan rekan bisnis secara non-tunai juga bisa menggunakan produk perbankan ini.

  4. Badan pemerintah

    Badan pemerintah juga bisa menggunakan produk tersebut untuk bertransaksi. Entah untuk membayar utang atau yang lainnya.


Contoh surat permohonan pembukaan rekening giro

Ketika nasabah, perorangan maupun perusahaan, ingin membuka rekening giro di bank, maka ia wajib membuat surat permohonan pembukaan rekening giro terlebih dahulu. Bagaimana contohnya? Anda bisa membuatnya dengan format seperti di bawah ini:

Kepada Yth.

PT. Bank OCBC NISP

Kantor Cabang A

Alamat bank yang dituju

Kota dari kantor cabang bank yang dituju

Dengan hormat,

Bersama surat ini kami ingin mengajukan permohonan pembukaan rekening giro:

Atas nama: PT B

Demikian permohonan ini kami buat sebagai persyaratan dibuatnya rekening giro. Atas perhatiannya dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,

(Tanda tangan pemohon)

Nama pemohon

Jabatan pemohon dalam perusahaan

Nah, jika perusahaan Anda tertarik untuk mengajukan pembuatan tabungan jenis ini Anda bisa menggunakan format tersebut sebagai surat pembuka.


Syarat dan Cara Mencairkan Giro

Setelah mengetahui jenis-jenis hingga manfaatnya, yuk pelajari syarat pemindahbukuan bilyet giro dan cara mencairkannya.

Syarat Pemindahbukuan Bilyet Giro

Terdapat 7 persyaratan yang perlu Anda penuhi untuk bisa memindahbukukan dana dari rekening Anda ke rekening tujuan. Syarat pemindahbukuan giro adalah sebagai berikut:

  1. Tertulis nama dan nomor rekening dari penerima pada bilyet.
  2. Terdapat nama bank penerima.
  3. Menuliskan jumlah uang yang dipindahbukukan.
  4. Menuliskan tanggal penerbitan
  5. Menuliskan tanggal efektif. Jika tidak ada tanggal tersebut, maka tanggal penerbitan langsung digunakan untuk tanggal efektif.
  6. Nama jelas orang yang membuat bilyet.
  7. Tanda tangan orang yang membuat bilyet.
Cara Mencairkan Giro

Cara mencairkan giro hanya memerlukan 5 tahapan. Apa saja itu? Berikut tahapan-tahapannya:

  1. Mengisi bilyet giro sesuai dengan kebutuhan pemindahbukuan dana.
  2. Anda bisa mendatangi kantor cabang bank terdekat yang sesuai dengan bilyet tersebut.
  3. Menyerahkan bilyet giro kepada teller.
  4. Teller memverifikasi dan memproses pemindahbukuan dana berdasarkan nominal dan serta rekening tujuan yang tertera di bilyet.
  5. Setelah pemindahbukuan selesai, nasabah akan diberikan bukti oleh teller.

Nah, selain hal tersebut, terdapat proses pencairan yang disebut giro mundur. Giro mundur adalah giro yang dananya baru dipindahbukukan setelah jatuh tempo, terhitung berdasarkan tanggal terbit.

Berdasarkan peraturan yang ditetapkan Bank Indonesia, transaksi maksimal giro adalah sebesar Rp500 juta. Sedangkan masa berlakunya, berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dibatasi hingga 70 hari sejak tanggal penerbitan.

Surat Kuasa Pengambilan Giro

Surat kuasa pengambilan giro adalah surat yang diberikan jika Anda membutuhkan transaksi dana, tapi tidak mampu pergi ke bank. Secara umum, yang harus Anda jelaskan adalah data diri Anda, memberikan kuasa kepada seseorang (juga dilengkapi dengan data diri), penjelasan penyerahan kuasa pada nomor rekening yang digunakan, serta tanda tangan dari keduanya.


Prosedur Penutupan Rekening Giro

Apabila sobat OCBC NISP sudah tidak membutuhkan rekening giro lagi, Anda bisa menutupnya dengan memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh bank dan mengikuti langkah-langkah penutupannya. Agar tidak bingung, yuk simak penjelasannya!

  1. Syarat menutup rekening
    1. Mengembalikan seluruh lembar giro yang tidak digunakan. Apabila ada yang hilang, maka nasabah wajib membuat surat hilang di kepolisian.
    2. Mempersiapkan kartu identitas dari setiap pihak yang termasuk dalam rekening giro.
    3. Memberikan surat pengajuan penutupan rekening giro dari nasabah kepada bank.
  2. Cara menutup rekening
    1. Seluruh pihak yang termasuk dalam rekening giro hadir ke bank saat proses penutupan.
    2. Customer service akan melakukan verifikasi data.
    3. Customer service juga akan menonaktifkan lembar bilyet giro yang tersisa.
    4. Jika tidak memiliki sisa lembar giro, nasabah wajib membeli counter check untuk menarik sisa dana dari rekening.
    5. Setelah proses penonaktifan selesai, nasabah dapat mengambil dana di teller. Seluruh saldo akan dikembalikan kepada nasabah.

Mengantisipasi Penipuan Menggunakan Bilyet Giro

Penipuan yang kerap terjadi pada produk perbankan ini adalah menggunakan bilyet palsu. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, bilyet giro adalah surat sah dari bank yang digunakan untuk melakukan transaksi.

Desain yang unik membuat bilyet aman untuk digunakan. Namun, masih ada orang-orang yang berbuat kejahatan dengan mencuri atau meniru mesin cetak bilyet. Sehingga, sobat OCBC NISP perlu berhati-hati saat bertransaksi. Anda bisa menanyakan kepada pihak bank langsung apakah bilyet yang sobat OCBC NISP terima asli atau tidak.

Itulah informasi lengkap mengenai simpanan giro yang patut Anda ketahui. Mulai dari apa itu rekening giro hingga prosedur penutupannya. Giro adalah sebuah produk bank yang bisa digunakan untuk transaksi non-tunai, baik untuk perorangan maupun organisasi.

Nah, jika Anda tertarik membuka rekening giro langsung saja kunjungi cabang OCBC NISP terdekat. OCBC NISP menyediakan berbagai penawaran menarik bagi nasabahnya seperti pembukaan satu rekening giro dengan 10 mata uang berbeda. Tunggu apalagi? Yuk daftar sekarang!


Individu Education

Story for your Inspiration

Baca

Education, Investasi - 15 Jun 2021

Net Worth (Kekayaan Bersih): Pengertian & Cara Menghitungnya

Baca

Education - 15 Jun 2021

Cara Usaha Ikan Hias di Rumah untuk Pemula Agar Cuan Jutaan

See All