Apa itu Suku Bunga Bank? Ini Pengertian dan Jenis-Jenisnya

1 Apr 2021 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Sebagai pengguna produk bank, tentu Anda tak bisa lepas dari suku bunga bank.

Seperti yang diketahui bersama, hampir seluruh produk di lembaga keuangan, khususnya bank konvensional, akan menerapkan metode bunga pada nasabahnya.

Suku bunga adalah suatu bentuk imbalan dalam bentuk uang. Pada lembaga keuangan seperti bank, banyak jenis-jenis suku bunga yang diimplementasikan. Namun, tahukah Anda apa itu suku bunga bank sebenarnya?


Apa itu suku bunga bank?

Pengertian suku bunga bank adalah biaya yang dibebankan sebagai timbal balik antara pihak bank dan nasabah dalam menggunakan produk keuangan.

Perhitungan suku bunga biasanya dinyatakan dalam jumlah persen. Besaran bunga yang harus dibayarkan baik oleh nasabah atau pihak bank berdasarkan aturan bank dan kondisi perekonomian.


Jenis-jenis suku bunga bank secara umum

Secara umum suku bunga bank dibedakan menjadi dua, diantaranya:

  1. Suku bunga simpanan
    Suku bunga simpanan adalah biaya yang harus dibayarkan oleh bank kepada nasabah yang menabung atau menyimpan uangnya melalui bank.

    Hal ini merupakan bentuk balas jasa bank kepada nasabah karena telah menabung di bank. Sehingga pihak bank bisa mengelola dana simpanan untuk mencapai laba.

  2. Suku bunga kredit
    Sedangkan suku bunga kredit terjadi apabila nasabah melakukan pinjaman atau kredit. Nasabah wajib membayar bunga dengan besaran tertentu kepada bank. Dalam hal ini, bunga kredit sebagai bentuk timbal balik atas pinjaman yang diberikan bank kepada nasabah.


Jenis suku bunga bank pada produk kredit

Pada setiap pinjaman, bank akan membebankan suku bunga kredit. Besaran suku bunga pinjaman berbeda-beda tergantung dari jenis kredit. Ada beberapa jenis-jenis suku bunga bank dalam produk kredit yang dibedakan berdasar sifat dan perhitungannya. Yuk simak ulasannya di bawah ini.


Jenis suku bunga bank kredit berdasarkan sifat

Berdasarkan sifatnya, suku bunga bank kredit terdiri dari dua jenis yaitu suku bunga tetap dan mengambang. Berikut penjelasannya.

  1. Suku bunga tetap (fixed)
    Jenis suku bunga bank yang paling umum adalah bunga tetap atau fixed. Suku bunga tetap adalah jenis suku bunga dengan besaran biayanya bersifat sifat tetap dan tidak berubah hingga jatuh tempo (fixed). Misalnya pada suatu kredit ditetapkan suku bunga 7 persen, maka besaran angka tersebut akan terus dibayarkan sampai masa cicilan berakhir.

    Suku bunga memiliki keuntungan serta kerugiannya sendiri. Keuntungan menggunakan suku bunga ini adalah angsuran pinjaman Anda tidak akan berubah jumlahnya meskipun terdapat kenaikan suku bunga di pasar.

    Tetapi kerugian yang dirasakan saat suku bunga di pasaran turun, maka bunga angsuran tidak dapat ikut menurun. Contohnya yaitu bunga kredit kendaraan bermotor.

  2. Suku bunga mengambang (floating)
    Kebalikan dari jenis suku bunga bank fixed yaitu bunga mengambang. Suku bunga mengambang adalah suku bunga yang besarnya selalu berubah mengikuti harga suku bunga di pasaran (floating). Jumlahnya tidak berdasarkan kesepakatan di awal kredit. Apabila suku bunga di pasaran naik, maka suku bunganya ikut meningkat.

    Contohnya pada suku bunga KPR dengan jangka waktu tertentu. Di mana tahun pertama debitur menggunakan bunga fixed lalu tahun selanjutnya ia menggunakan bunga floating.


Jenis suku bunga bank kredit berdasarkan perhitungannya

Berdasarkan perhitungannya, suku bunga bank kredit terdiri dari tiga, meliputi:

  1. Suku bunga flat
    Suku bunga flat adalah suku bunga dengan perhitungan dari total awal pokok kredit dan dibagi secara proporsional berdasarkan tenor kredit.

    Biasanya digunakan untuk kredit jangka pendek pada barang-barang konsumsi seperti motor, smartphone, dan Kredit Tanpa Agunan (KTA).

    Rumus perhitungan suku bunga flat sebagai berikut:

    Suku Bunga Flat = (P x t x i) : Jb

    Keterangan:
    P = pokok pinjaman awal
    i = suku bunga per tahun
    t = jangka waktu kredit berdasarkan tahun
    Jb = jangka waktu kredit berdasarkan bulan

  2. Suku bunga efektif
    Jenis suku bunga bank selanjutnya dikenal sebagai bunga efektif. Bunga efektif adalah bunga pinjaman dengan perhitungan dari sisa jumlah pokok pinjaman. Jadi besaran bunga yang dibayarkan akan menyusut seiring berjalannya waktu angsuran.

    Semakin sedikit pokok pinjaman maka semakin sedikit bunga yang harus dibayarkan. Model suku bunga ini jauh lebih adil bagi nasabah dibandingkan suku bunga flat. Karena penghitungan bunga flat hanya berdasarkan jumlah awal pokok pinjaman saja.

    Rumus perhitungan suku bunga efektif:

    Suku bunga efektif = SP x i x (30/360)

    Keterangan:
    SP = saldo pokok pinjaman bulan
    i = suku bunga per tahun
    30 = jumlah hari dalam 1 bulan
    360 = jumlah hari dalam 1 tahun

  3. Suku bunga anuitas
    Pernah mendengar jenis suku bunga bank anuitas? Suku bunga anuitas adalah suku bunga yang digabung antara suku bunga flat dan suku bunga efektif. Bunga dihitung dari sisa pokok pinjaman (suku bunga efektif), tetapi dibagi secara proporsional berdasarkan periode pelunasan (suku bunga flat).

    Dapat disimpulkan, bunga anuitas pada masa awal sangat besar sedangkan besaran saat cicilan pokok sangat kecil. Tetapi mendekati waktu akhir masa kredit, porsi cicilan pokok akan menjadi besar tetapi porsi bunga menjadi lebih kecil.

    Sistem bunga anuitas dapat ditemukan pada pinjaman jangka panjang seperti KPR atau kredit investasi.

    Rumus perhitungan suku bunga anuitas menggunakan rumus perhitungan bunga efektif kemudian menggunakan rumus berikut:

    Total Angsuran (TA) Suku Bunga Anuitas =
    = Angsuran pokok + Angsuran bunga efektif
    = PP x i : (1 - 1:(1+i) x n)

    Keterangan:
    PP = pokok pinjaman
    n = banyak angsuran
    i = suku bunga per tahun


Jenis suku bunga bank pada produk simpanan

Sementara suku bunga pada produk simpanan terbagi menjadi dua yaitu bunga simpanan tabungan dan bunga simpanan deposito.

  1. Suku bunga simpanan tabungan
    Suku bunga simpanan tabungan adalah jumlah suku bunga yang diberikan oleh bank kepada nasabah sesuai jumlah tabungan nasabah. Besaran bunga yang diberikan setiap bank tentu berbeda berdasarkan aturan dan nominal tabungan.

  2. Suku bunga simpanan deposito
    Suku bunga simpanan deposito adalah suku bunga yang diberikan bank saat nasabah melakukan pembukaan rekening tabungan deposito. Biasanya besaran nominal bunga deposito akan sama dalam periode tertentu. Sebab jumlah tabungan deposito tidak akan berubah sampai waktu jatuh tempo.

Itulah beberapa jenis suku bunga bank yang ada di pasaran. Sobat OCBC NISP dapat melakukan simpanan dan mengajukan kredit pada OCBC NISP dengan tingkat suku bunga bank yang berbeda-beda. Jadi, suku bunga manakah yang hendak Anda ajukan?

Story for your Inspiration

Baca

Daily Update, Edukasi, Investasi - 26 Sep 2022

Wujudkan Rencana Masa Depan dengan Tabungan Berjangka

Baca

Edukasi - 26 Sep 2022

Jaga Rahasia Kode OTP, Jangan Dibagi-bagi!

See All

Produk Terkait

Tanda 360

Tanda 360

Tabungan untuk transaksi sehari-hari dengan 12 pilihan mata uang dalam 1 rekening
TAKA

TAKA

Kelola keuangan untuk memenuhi kebutuhan dan kemudahan bertransaksi
Deposito

Deposito

Kelola keuangan bisnis jadi lebih cepat dan mudah

Download ONe Mobile