Tips Mengatur Keuangan Saat Pensiun

4 Mei 2021 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Memasuki masa pensiun, terkadang timbul krisis baru lho.

Namanya krisis identitas. Saat kita bekerja dengan segudang aktivitas dan memiliki posisi tertentu di kantor, maka hal tersebut akan hilang saat pensiun nanti. Lalu, untuk mengisi hari-hari tersebut, apa yang akan kita lakukan? Banyak segudang aktivitas yang bisa kamu lakukan. Seperti bertemu dengan kolega atau teman seperjuangan, membahas hobi untuk bisa dijadikan bisnis, kenapa enggak?


Punya hobi masak atau bikin kue, kenapa tidak dimanfaatkan sebagai ladang bisnis seperti open PO makanan, atau ikutan bazaar di pusat perbelanjaan. Modal yang diperlukan juga relatif terjangkau.

Bisnis apapun yang penting tepat dalam mengelola keuangan.Tepat mengelola keuangan dalam bisnis sangat penting, supaya dana personal dan bisnis tidak tercampur, apalagi terlalu agresif dalam bisnis sehingga seluruh dana darurat personal kita gunakan semua sebagai modal awal berbisnis. Bagaimana mengatur dana darurat personal untuk dijadikan modal bisnis?


Salah satu sebab mengapa kita harus mengumpulkan dana darurat saat kita masih di usia produktif dan memiliki penghasilan tetap. 20% dari total dana darurat tersebut bisa digunakan sebagai modal awal bisnis.

Kemudian, 70% tetap dalam porsi investasi, dan 10% tetap sebagai dana darurat untuk bisnis jika diperlukan.

Pentingnya porsi investasi pada keuangan bisnis adalah untuk menjaga cash flow jika terjadi krisis yang harus kita hadapi, seperti krisis saat pandemi sekarang ini.

Produk investasi yang disarankan adalah yang memberikan deviden rutin seperti obligasi, contoh: obligasi pemerintah Indonesia, karena memiliki keunggulan dalam hal likuiditas dan juga insentif pajak dari pemerintah.


Berinvestasi saat pensiun tentu tidak disarankan pada aset yang agresif, meskipun high return. Oleh karena itu, memilih investasi pada aset surat hutang (obligasi) pemerintah sangat disarankan, karena memberikan kupon secara rutin setiap 6 bulan, sehingga cash flow tetap terjaga, apalagi jika kita memiliki bisnis. Bila kupon dari obligasi belum dipakai, maka bisa dialokasikan untuk dana darurat.

Memilih investasi pada aset surat hutang (obligasi) pemerintah bisa dimulai dengan nominal Rp 50juta.


Yuk daftar rekening investasi di ONe Mobile


Bagaimana cara membeli obligasi di ONe Mobile?


Story for your Inspiration

Baca

Investasi - 9 Mei 2022

Investasi bertahap dengan Reksa Dana Berjangka

Baca

Investasi - 9 Mei 2022

Pasar Saham: Sell in May and Go Away?

See All

Produk Terkait

Cash Management

Cash Management

ONe Mobile

ONe Mobile

Obligasi

Obligasi

Download ONe Mobile