Utang Produktif VS. Utang Konsumtif, Mana Lebih Baik?

12 Jul 2021 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Menurutmu, mana yang lebih baik? Utang produktif atau utang konsumtif?

Sobat OCBC NISP sekalian pasti tidak asing dengan istilah “utang”. Bagi beberapa orang yang punya kebutuhan atau impian besar, berutang menjadi salah satu alternatif. Dari segi kegunaan, utang terbagi jadi 2, yaitu utang produktif dan utang konsumtif. Apa perbedaan keduanya? Lebih baik mana, utang konsumtif atau produktif? Cari tahu jawabannya di bawah ini ya!


Pengertian Utang Produktif VS. Utang Konsumtif

Utang produktif adalah pinjaman dana yang memiliki manfaat bagi kreditur untuk menghasilkan uang jauh lebih besar karena nilainya semakin bertumbuh seiring berjalannya periode dan mendukung suatu aktivitas/kebutuhan agar bisa menghasilkan keuntungan.

Sementara itu, utang konsumtif adalah jenis utang yang tidak bisa menghasilkan keuntungan karena nilainya semakin berkurang setiap waktu. Pinjaman ini biasanya digunakan untuk memenuhi keinginan dan kesenangan saja.


Perbedaan Utang Produktif dan Konsumtif

Utang produktif dan konsumtif memiliki perbedaan dan keunggulan masing-masing lho sobat OCBC NISP! Selengkapnya tentang perbedaan utang produktif dan konsumtif adalah sebagai berikut.

  1. Dari Segi Fungsional
    Dari segi fungsional, pinjaman produktif berfungsi untuk membantu kebutuhan atau aktivitas yang bisa menghasilkan dana. Misalnya, kamu mengajukan pinjaman produktif untuk menunjang keperluan bisnismu. Dengan adanya modal tambahan maka usahamu semakin menguntungkan.

    Sementara utang konsumtif hanya berfungsi untuk memenuhi kebutuhan hidup, gengsi, atau gaya hidup. Contoh utang konsumtif misalnya menggunakan kartu kredit demi beli barang-barang branded, traveling, dan sebagainya.

  2. Dari Segi Output
    Perbedaan kedua dilihat dari segi output yaitu utang produktif akan menghasilkan output berupa keuntungan dan uang. Jika kamu mengajukan pembiayaan kredit untuk mendanai warung kopi-mu misalnya, utang tersebut dapat digolongkan sebagai pinjaman produktif. Berbeda halnya jika kamu menggunakan kredit guna memenuhi kebutuhan sehari-hari, tidak akan ada output lebih yang kamu dapat.


Mana yang Lebih Baik, Utang Produktif Atau Konsumtif?

Kalau ditanya lebih unggul mana pinjaman produktif atau konsumtif, maka jawabannya tergantung dari sudut pandang mana kita melihat. Kalau misalnya kebutuhan sehari-hari memang sangat banyak dan gajimu tidak bisa mencukupinya, maka utang konsumtif sah-sah saja dilakukan.

Akan tetapi, kalau kamu ingin mencapai kesehatan dan kebebasan finansial, maka utang produktif adalah solusi lebih baik. Jadi saat berutang, kamu juga memutar utang tersebut untuk menghasilkan profit. Sehingga selain bisa membayar utang dengan lancar, kamu juga akan mendapatkan keuntungan dari utang tersebut.


Jenis Jenis Utang Produktif

Terdapat beragam jenis utang produktif yang bisa kamu lakukan untuk menambah laba, contohnya sebagai berikut.

  1. Kredit Buat Buka Usaha
    Jenis utang produktif pertama adalah kredit buat buka usaha. Dengan membuka usaha, kamu bisa menghasilkan banyak profit untuk membayar utang sekaligus mendanai kehidupanmu sehari-hari. Semakin cerdas mengelola utang untuk usaha, maka profitmu juga akan makin besar. Kalau kamu butuh partner untuk melakukan ini, kamu bisa lho daftar Nyala OCBC NISP program Bisnis lho!

  2. KPR
    KPR atau kredit perumahan rakyat merupakan jenis utang produktif berikutnya. KPR tergolong dalam kredit produktif sebab nilai rumah dan tanah semakin meningkat tiap tahun sehingga mampu meningkatkan nilai aset kamu di masa depan. Kalau kamu join KPR Easy Start, kamu bakal dapat program KPR dengan cicilan start from Rp1 juta aja lho per bulan! Yuk jadi #GenerasiPunyaRumah bareng Nyala!

  3. Kredit Modal Kerja
    Jenis utang produktif yang terakhir adalah utang untuk kredit modal kerja, misalnya cetak CV, transportasi, jadi content creator, dan semacamnya. Kalau kamu pakai ONe Mobile dan daftar program Nyala, kredit semacam ini akan sangat mudah kamu ajukan, serius!


Tips Berutang Agar Bisa Produktif

Yuk terapkan tips berutang agar bisa produktif sehingga terhindar dari masalah utang konsumtif.

  1. Temukan Alasan Kuat untuk Berutang
    Tips meminjam secara produktif yang pertama yaitu menemukan alasan kuat untuk berutang. Sebelum mengajukan pinjaman, kamu harus mempertimbangkan secara matang tujuan dan risiko berhutang. Hal ini akan membantu kamu dalam melihat urgensi dalam berutang.

    Bila pinjaman yang diajukan bisa membantu kamu lebih berpenghasilan, maka kredit tersebut tergolong pinjaman produktif. Namun, jika utang tersebut justru menambah beban dan tidak menghasilkan, lebih baik kamu menghindarinya.

  2. Hindari Utang untuk Bersenang-Senang
    Tips melakukan pinjaman produktif berikutnya adalah menghindari utang untuk bersenang-senang. Jangan sampai kamu mengajukan utang hanya untuk memenuhi keinginan berfoya-foya yang tidak penting. Karena hal ini tidak membantu kamu untuk berpenghasilan, tetapi memunculkan masalah keuangan.

  3. Kelola Aset yang Dibeli dengan Utang untuk Kegiatan Produktif
    Mengelola aset yang dibeli dengan utang untuk kegiatan produktif merupakan tips berutang selanjutnya. Tidak masalah membeli aset dengan utang, selama aset tersebut mampu memberikan keuntungan. Misalnya kamu membeli mesin pabrik menggunakan uang pinjaman, namun aset tersebut mampu menunjang produktivitas dan efisiensi aktivitas sehingga menghasilkan keuntungan berlipat.

  4. Jangan Memilih Kredit dengan Bunga Terlalu Tinggi
    Tips selanjutnya yang tak kalah penting yaitu hindari memilih kredit dengan bunga terlalu tinggi, sehingga hal ini tidak menimbulkan beban besar saat melakukan angsuran. Tapi tenang, khusus Nyala OCBC NISP, bunga pinjamannya rendah kok!

  5. Usahakan Pendapatan Naik Setelah Berutang
    Terakhir, tips melakukan utang produktif adalah mengusahakan pendapatan naik setelah berutang. Jangan sampai setelah berhutang justru pemasukanmu menurun dan berkurang. Karena prinsip pinjaman produktif mampu menghasilkan keuntungan, maka gunakan kredit sebaik mungkin untuk menunjang aktivitas sehingga pendapatanmu meningkat.


Itulah pembahasan dari OCBC NISP tentang utang produktif vs utang konsumtif! Dari sini kita bisa simpulkan kalau kredit produktif adalah solusi bagi kita yang ingin mengejar mimpi, tapi kekurangan biaya untuk mencapainya. Apakah sobat OCBC NISP siap mengubah utang konsumtifnya jadi pinjaman produktif? Yuk ajukan join program Nyala OCBC NISP sekarang juga dan gapai mimpimu bersama kami!


Baca Juga:

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi, Nyala - 9 Sep 2022

Daftar Biaya Imunisasi Anak di Bidan dan Puskesmas Terbaru 2022

Baca

Edukasi, Nyala - 6 Sep 2022

15+ Situs Freelance Terbaik & Paling Besar Potensi Cuan 2022

See All

Produk Terkait

Cash Management

Cash Management

Kelola bisnis jadi lebih mudah dan nyaman
Nyala Bisnis

Nyala Bisnis

Layanan saldo gabungan untuk mengatur keuangan pribadi dan bisnis secara terpadu
ONe Mobile
ONe Mobile

ONe Mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama ONe Mobile yang baru.
Kredit Modal Kerja

Kredit Modal Kerja

Solusi pinjaman untuk memenuhi berbagai kebutuhan pribadi
KPR Easy Start

KPR Easy Start

KPR untuk generasi muda wujudkan rumah impian dengan angsuran rendah

Download ONe Mobile