Apa Itu Monkey Business? Hindari Jebakannya Dengan 7 Tips Ini

14 Jul 2021 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Monkey business adalah strategi bisnis merugikan, pelajari cara menghindarinya.

Di antara strategi bisnis lainnya, monkey business adalah salah satu jenis strategi keuangan paling licik yang pernah ditemukan. Di permukaan, monkey business tampak seperti bisnis pada umumnya. Akan tetapi, diam-diam orang-orang terlibat di belakangnya akan mengambil keuntungan terlalu banyak hingga merugikan konsumennya.

Simak pembahasan lengkap dari OCBC NISP tentang apa itu monkey business dan tips agar Anda dapat menghindari jebakannya.


Apa Itu Monkey Business?

Monkey business adalah istilah yang berasal dari kata "monkey" artinya monyet dan "business" berarti bisnis. Jika diringkas, monkey business adalah strategi bisnis dengan cara merugikan orang lain atau konsumen guna memuaskan kepentingan pribadi.

Penyebutan bisnis monyet merujuk pada tingkah laku monyet yang pergi atau kabur ketika telah berhasil memperoleh keuntungan atau makanan. Sama seperti analogi monyet, pelaku monkey business biasanya tidak bertanggungjawab dan langsung menghilang ketika keuntungannya tercapai.

Meski terlarang, strategi business monkey adalah salah satu strategi bisnis marak di Indonesia. Pelakunya tidak selalu perseorangan, tapi bisa juga lebih dari 2 orang, bahkan satu komunitas.

Ciri-ciri monkey business adalah sebagai berikut:

  • Pelaku menjanjikan keuntungan besar dengan effort kecil

  • Bisnis melibatkan perputaran uang dalam jumlah besar, misalnya penipuan berkedok tabungan travel, asuransi, investasi, dan sebagainya

  • Korban bisnis biasanya akan mendapat keuntungan abnormal di awal, sehingga tergiur menaruh dana lebih banyak

  • Obyek bisnis tidak jelas, punya harga tidak wajar yang bisa tiba-tiba naik karena kondisi tertentu


7 Tips Menghindari Jebakan Monkey Business

Setelah mengetahui apa itu monkey business, berikutnya yuk cari tahu cara menghindari jebakan monkey business agar Anda tidak merasa dirugikan. Selengkapnya tentang tips menghindari monkey business adalah sebagai berikut.

  1. Jangan Mudah Terjebak Iming-Iming Keuntungan Berlipat
    Tips pertama menjauhi jebakan monkey business adalah tidak mudah tergiur dengan iming-iming keuntungan berlipat. Sebab, pelaku monkey business biasanya selalu memberikan janji profit tinggi untuk menarik ketertarikan calon korban. Setelah korban terjerat iming-iming tersebut, pelaku akan membawa lari uang dan menghilang dengan berbagai alasan.

  2. Hindari Terkena Sindrom FOMO
    Menghindari terkena sindrom FOMO merupakan tips menghindari jebakan monkey business berikutnya. FOMO (Fear of Missing Out) adalah kekhawatiran berlebihan bila tidak mampu mengikuti suatu tren. Orang yang mudah FOMO biasanya mudah terjebak dalam monkey business.

    Misalnya, saat ini sedang tren batu akik, kemudian Anda rela membeli dengan harga tinggi. Padahal batu akik tersebut tidak memiliki kegunaan yang besar, namun Anda mengeluarkan uang yang menguras kantong untuk mendapatkannya.

  3. Pahami Cara Bisnis Menghasilkan Profit Sebelum Pakai Produk
    Tips yang harus dilakukan untuk menghindari monkey business adalah memahami cara bisnis menghasilkan profit sebelum menggunakan produk. Jadilah pelanggan cerdas dengan menganalisis dan memahami bagaimana bisnis tersebut bekerja hingga menghasilkan keuntungan.

    Jangan sampai Anda hanya melihat untung yang dijanjikan tanpa mengetahui proses bisnis tersebut berjalan. Sehingga Anda bisa menilai bisnis yang ditawarkan apakah masih dalam tahap wajar atau sudah mengarah ke hal-hal berbau monkey business.

  4. Hindari Transaksi Barang-Barang Tidak Umum
    Tips keempat untuk menghindari strategi monkey business adalah menjauhi transaksi barang-barang tidak umum dalam praktik jual beli. Salah satu ciri monkey business adalah produk yang ditawarkan tidak wajar dan hanya mengalami kenaikan harga di kondisi-kondisi tertentu (bubble economy). Setinggi apapun harganya, sebaiknya Anda tidak terjebak transaksi barang-barang semacam ini.

  5. Selalu Cek Legalitas Lembaga Sebelum Transaksi
    Mengecek legalitas lembaga sebelum bertransaksi merupakan hal penting dilakukan agar tidak tertipu oleh monkey business. Salah satu ciri monkey business adalah tidak adanya legalitas sehingga mereka berani melakukan tindakan tidak bertanggung jawab.

    Dengan melakukan pengecekan legalitas hukum lembaga, keamanan Anda sebagai konsumen akan lebih terjaga. Sebab ketika terjadi hal yang merugikan, Anda bisa menyelesaikannya melalui jalur hukum.

  6. Pastikan Lembaga Punya Rekam Jejak Positif
    Tips yang tak kalah penting dalam menghindari monkey business adalah memastikan lembaga memiliki rekam jejak positif. Coba untuk melihat riwayat transaksi dan bisnisnya, apakah bersih tanpa masalah atau justru memiliki pengalaman buruk. Bila lembaga tersebut memiliki riwayat negatif, maka kemungkinan besar masalah tersebut akan terulang kembali dengan Anda sebagai korbannya.

  7. Perdalam Ilmu Literasi Keuangan
    Terakhir, tips menjauhi monkey business adalah memiliki ilmu literasi keuangan. Dengan adanya pengetahuan terkait finansial, Anda akan lebih bijak dalam menyikapi suatu masalah dan penawaran yang membutuhkan dana besar. Sehingga mampu mengukur potensi risiko dan keuntungan sebelum memutuskan menggelontorkan banyak uang di suatu bisnis.


Itulah pembahasan dari OCBC NISP tentang apa itu monkey business dan tips menghindari jebakannya! Monkey business adalah salah satu pelanggaran yang bisa merugikan korban hingga miliaran rupiah. Sehingga pastikan Anda berhati-hati setiap kali diminta berinvestasi/membeli produk investasi tidak lumrah.


Baca Juga:

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi - 29 Sep 2022

Real Estate: Bedanya dengan Properti dan Cara Investasi

Baca

Edukasi - 29 Sep 2022

Spekulasi Adalah: Definisi dan Perbedaannya dengan Investasi

See All

Produk Terkait

Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC NISP
ONe Mobile
ONe Mobile

ONe Mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama ONe Mobile yang baru.

Download ONe Mobile