Apa itu Sunk Cost? Pengertian, Contoh dan Tips Menguranginya

21 Jul 2021 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Sunk cost adalah biaya hangus yang tidak bisa kembali lagi, minimalisir yuk!

Di dunia bisnis, biaya sunk cost adalah salah satu jenis biaya tak terelakkan. Setiap bisnis pasti pernah mengalami sunk cost. Meski demikian, Anda bisa berusaha sebaik mungkin agar tidak menderita sunk cost terlalu besar. Selengkapnya tentang apa itu sunk cost, contoh, dan cara menghindarinya akan dijelaskan di bawah ini.


Apa Itu Sunk Cost?

Secara bahasa, pengertian sunk cost adalah biaya dengan potensi kecil atau bahkan tidak berpotensi sama sekali menghasilkan keuntungan di masa depan. Sementara itu di dunia bisnis, pengertian sunk cost adalah biaya yang terlanjur dikeluarkan perusahaan dan tidak mungkin didapatkan lagi, baik menghasilkan keuntungan atau tidak.

Perbedaan pengertian sunk cost dari segi bahasa dan bisnis terjadi karena tidak semua sunk cost menghasilkan 100% kerugian bagi perusahaan.

Sebagai contoh, perusahaan mengeluarkan budget iklan Rp15 miliar selama 10 tahun dengan pendapatan sebesar Rp500 miliar. Perusahaan tidak tahu berapa persentase kontribusi iklan terhadap pendapatan, sehingga daripada susah menghitung dan riset, perusahaan pun menggolongkan keseluruhan Rp15 miliar sebagai sunk cost.

Meski demikian, besar kecilnya sunk cost adalah salah satu indikator keberhasilan perusahaan dalam menerapkan efisiensi. Semakin kecil rasio biaya pengorbanan dan keuntungan, maka semakin kecil pula biaya sunk cost-nya.


Pengertian Sunk Cost Fallacy

Salah satu istilah paling populer dalam terminologi sunk cost adalah sunk cost fallacy, yaitu kesalahan logika yang diambil untuk menghindari terjadinya sunk cost. Salah logika sunk cost adalah salah satu kekeliruan paling sering dialami seseorang atau suatu bisnis saat ingin meningkatkan efisiensi biaya.

Contoh sunk cost fallacy paling sering terjadi di kehidupan sehari-hari misalnya seseorang salah beli tiket nonton film. Daripada rugi, akhirnya seseorang tersebut memutuskan tetap menonton film. Bukannya merasa senang, di akhir film orang tersebut jadi tidak selera makan, karena film barusan adalah film bergenre sadis.

Di dunia bisnis, contoh sunk cost fallacy misalnya perusahaan menolak membeli mesin baru karena efisiensi biaya. Pada akhirnya, mesin-mesin yang ada sekarang dipaksa bekerja melebihi kapasitas sehingga rusak semuanya. Akhirnya perusahaan harus membayar lebih banyak biaya perawatan daripada biaya beli mesin baru.


Contoh Sunk Cost di Perusahaan

Agar Anda lebih memahami apa itu sunk cost, di bawah ini terdapat beberapa contoh sunk cost di dunia bisnis, di antaranya:

  1. Sunk Cost di Sektor Pemasaran
    Contoh pertama sunk cost adalah yang terjadi di sektor pemasaran. Misalnya perusahaan mengeluarkan biaya Facebook/Instagram Ads tiap bulan dengan jumlah sama bahkan cenderung meningkat, berapapun penjualannya. Biaya promosi tersebut termasuk ke dalam sunk cost.

  2. Sunk Cost di Sektor Operasional
    Contoh berikutnya sunk cost adalah penambahan mesin dan tenaga kerja di sektor produksi/operasional. Jika analisanya kurang bagus, maka penambahan tersebut berpotensi menjadi sunk cost yang tidak berkontribusi apa-apa pada produktivitas perusahaan. Meskipun begitu, perusahaan juga tidak boleh terjebak dalam sunk cost fallacy, supaya tidak mengalami kerugian lebih buruk.

  3. Sunk Cost di Sektor Finansial
    Pada dasarnya, besar tidaknya biaya sunk cost adalah tanggung jawab divisi finansial perusahaan. Oleh karena itu, setiap kali menerima pengajuan anggaran biaya dari divisi lain, orang bagian keuangan wajib kritis dan mengukur potensi terjadinya sunk cost dan nominalnya.

  4. Sunk Cost di Sektor Investasi
    Contoh sunk cost di sektor investasi misalnya kerugian yang dialami perusahaan akibat kegagalan dari suatu proyek. Sebagai contoh, perusahaan A telah menggelontorkan Rp2 milyar guna membangun kantor baru. Tapi, ternyata tanah tempat membangun kantor adalah tanah rawan bencana, sehingga proyek pun terpaksa dihentikan setengah jalan. Akhirnya, perusahaan pun kehilangan dana sebesar Rp2 miliar tadi.

  5. Sunk Cost di Sektor Penelitian dan Pengembangan
    Contoh sunk cost di sektor penelitian dan pengembangan misalnya biaya promosi yang dikeluarkan guna meraup sebanyak mungkin populasi survey. Demi mendapat pemahaman lebih baik tentang pasar, perusahaan sering melakukan penelitian langsung ke masyarakat. Apapun hasil penelitian dan dampaknya ke profit, biaya penelitian tetap dihitung sebagai sunk cost.


Cara Mengurangi Dampak Sunk Cost

Dari bahasan tentang apa itu sunk cost, sunk cost fallacy, dan contoh-contohnya, kita sudah memahami bahwa biaya sunk cost adalah sesuatu yang sulit dihindari 100%. Meski demikian, ada beberapa upaya dapat kita usahakan untuk mengurangi dampak sunk cost, di antaranya:

  1. Miliki Sebanyak Mungkin Pilihan Rencana
    Setiap rencana memiliki potensi dan sunk cost tersendiri. Akan tetapi, rasio potensi dan sunk cost tersebut berbeda-beda, dari yang risiko sunk cost-nya terkecil sampai terbesar. Dengan menyiapkan banyak rencana sekaligus, Anda berkesempatan melakukan seleksi lebih baikehingga di akhir Anda akan mendapatkan rencana terbaik dengan potensi besar dan risiko sunk cost minimal.

  2. Analisa Potensi dan Risiko dari Tiap Rencana
    Cara berikutnya mengurangi dampak sunk cost adalah lakukan analisa rinci dan mendalam dari tiap alternatif rencana yang Anda buat. Jika berkaitan dengan bisnis, cara termudah menimbang potensi dan sunk cost adalah dengan menggunakan analisa SWOT (strengths, weaknesses, opportunities, threats).

  3. Pastikan Seluruh Tim Terlibat Tahu Risiko dan Peluang Rencana
    Jika Anda memiliki tim, sebaiknya Anda melibatkan mereka dalam analisa potensi dan sunk cost suatu rencana. Selain menghindari kesulitan briefing, keterlibatan tim dapat mengasah insting mitigasi risiko mereka. Dengan demikian, bukan hanya Anda yang peka terhadap sunk cost, tapi seluruh anggota tim.

  4. Latih Kemampuan Tim Perusahaan dalam Meminimalisasi Risiko
    Cara terakhir mengurangi biaya sunk cost adalah dengan melatih tim secara berkelanjutan agar keahlian mereka meningkat, terutama dari segi minimalisasi risiko.

    Jika Anda tidak berani berinvestasi ilmu dan keahlian pada individu karyawan, maka Anda akan terjebak dalam sunk cost fallacy. Sebab, biaya pelatihan sekali seumur hidup tidak sebanding dengan biaya jangka panjang karena memelihara karyawan kurang kompeten.


Demikianlah pembahasan dari OCBC NISP tentang apa itu sunk cost, pengertian sunk cost fallacy, contoh, serta cara menguranginya! Biaya sunk cost adalah sesuatu yang tak terhindarkan, akan tetapi kita sebagai pebisnis selalu bisa mencari strategi guna meminimalisir dampaknya!


Baca Juga:

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi, Nyala - 9 Sep 2022

Daftar Biaya Imunisasi Anak di Bidan dan Puskesmas Terbaru 2022

Baca

Edukasi, Nyala - 6 Sep 2022

15+ Situs Freelance Terbaik & Paling Besar Potensi Cuan 2022

See All

Produk Terkait

Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC NISP
ONe Mobile
ONe Mobile

ONe Mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama ONe Mobile yang baru.

Download ONe Mobile