10+ Cara Memulai Usaha Catering, Modal Awal, & Keuntungannya

27 Jul 2021 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Peluang usaha catering ternyata sangat menjanjikan lho, sobat OCBC NISP!

Selama ini, banyak orang merasa kurang tertarik memulai bisnis catering karena berbagai alasan, misalnya tidak pandai masak, promosinya sulit, sampai modal usaha catering yang notabene cukup besar. Padahal faktanya, keuntungan usaha catering bisa sampai 100% dari modal awalnya lho. Simak ulasan lengkapnya dari OCBC NISP di bawah ini.


Peluang Usaha Catering di Masa Depan

Selama ini, banyak orang menganggap usaha catering rumahan tidak worth it untuk dilakukan. Jika dibandingkan dengan usaha lainnya, bisnis tersebut memang membutuhkan keahlian memasak dan daya tahan tubuh yang tinggi.

Belum lagi untuk menghitung modal usaha catering rumahan yang memang besar di awal. Karena sebagian besar pemilik bisnis catering memasak makanan dengan modal sendiri terlebih dulu sebelum menerima bayaran dari pemesannya.

Padahal faktanya, peluang usaha catering cukup menjanjikan di masa depan. Alasan sederhananya adalah karena masyarakat makin sibuk bekerja, sehingga tidak sempat memasak bagi diri sendiri. Selain itu, saat ini banyak orang membutuhkan jasa catering dalam acara-acara pentingnya, seperti ulang tahun, pernikahan, dan pertemuan bisnis.


Modal Usaha Catering dan Estimasi Keuntungannya

Saat membahas peluang usaha catering tadi, sudah disebutkan sekilas bahwa pebisnis catering perlu mengeluarkan modal di awal sebelum menerima pembayaran. Modal usaha catering tersebut digunakan untuk membeli bahan-bahan masakan, menyiapkan kemasan, serta membayar pekerja.

Meski membutuhkan modal cukup besar, keuntungan usaha catering juga dapat berlipat ganda dari modal awalnya. Apalagi jika Anda berhasil memenangkan pesanan dalam jumlah besar dari lembaga ternama.

Akan tetapi, nominal keuntungan usaha catering Anda tergantung pada harga jual yang Anda tetapkan untuk tiap pesanan. Oleh karena itu, agar perhitungannya lebih mudah, sebaiknya di awal Anda sudah punya katalog harga hidangan, dengan pembagian per jenis menu atau per box.

Supaya makin paham, berikut ini contoh perhitungan modal usaha catering beserta estimasi keuntungannya buat Anda:

Ibu Nasya baru menerima pesanan catering 100 box ayam geprek lengkap dengan es teh. Setiap box ayam geprek + es teh tersebut dibanderol dengan harga Rp15 ribu. Jadi total bayaran yang akan Ibu Nasya dapatkan adalah Rp15,000 X 100 = Rp1,5 juta.

Sebelum belanja bahan makanan, Ibu Nasya melakukan perhitungan modal untuk pesanan 100 box ayam geprek tersebut, yaitu sebagai berikut:

10 kg beras (estimasi 1 kg/10 orang) Rp120,000
8,5 kg ayam potong (1 kg/12 orang) Rp255,000
Tepung dan minyak goreng Rp150,000
Bumbu-bumbu lainnya Rp 50,000
Kotak + gelas teh Rp 80,000
Teh Rp 25,000
Total modal dibutuhkan Rp680,000

Dengan demikian, estimasi keuntungan usaha catering yang akan diterima Ibu Nasya dari pesanan 100 box ayam geprek adalah Rp1,500,000 - Rp680,000 = Rp820,000.


10+ Cara Memulai Bisnis Catering Agar Profit Maksimal

Dari perhitungan modal dan keuntungan usaha catering sebelumnya, Anda sudah paham bukan bagaimana besarnya peluang usaha catering? Nah, kali ini kita akan membahas cara memulai bisnis catering, di antaranya:

  1. Tentukan Jenis Bisnis Catering yang Ingin Dibuka
    Cara memulai bisnis catering poin pertama adalah dengan menentukan jenis bisnis hidangan yang ingin Anda buka. Secara garis besar, ada dua jenis bisnis catering makanan, yaitu bisnis aneka menu atau bisnis 1 menu spesifik.

    Keunggulan bisnis aneka menu adalah Anda berpotensi menerima lebih banyak pesanan. Akan tetapi, Anda harus mengasah keahlian memasak agar bisa melayani pesanan menu apapun. Sementara itu, berbisnis kuliner dengan 1 menu jelas lebih mudah. Meski demikian, umumnya bisnis kuliner 1 menu punya banyak saingan dan lebih jarang diminati pesanan besar.

  2. Buat Nama Brand, Logo, dan Konten Promosi Menarik
    Cara memulai bisnis catering berikutnya adalah membuat brand, logo, dan konten promosi yang menarik konsumen. Bagi bisnis apapun, membangun brand adalah langkah esensial guna memperkenalkan produk pada calon konsumen. Jika Anda membuka bisnis catering tanpa membangun brand, bisnis Anda akan susah dikenali.

  3. Lakukan Riset Supplier Murah Tapi Berkualitas
    Agar keuntungan usaha catering Anda makin maksimal, jangan lupa untuk rajin melakukan riset supplier. Sebisa mungkin, bangun networking Anda dengan supplier-supplier berkualitas dengan harga terjangkau di daerah Anda. Semakin banyak opsi supplier Anda, akan semakin mudah pula menentukan supplier mana yang bisa menyediakan bahan dengan harga dan kualitas terbaik.

  4. Hitung Estimasi Budget yang Diperlukan
    Supaya modal usaha catering Anda terpakai secara efisien, jangan lupa untuk selalu menghitung estimasi budget sebelum membeli bahan-bahan. Bahkan lebih jauh lagi, proses estimasi budget ini dapat Anda lakukan saat bernegosiasi dengan klien. Jadi saat klien menawar harga, Anda sudah punya pedoman berapa batas maksimal Anda dalam memberikan diskon.

  5. Susun Konsep MoU Perjanjian dengan Klien
    Sebagian besar usaha catering rumahan yang ada saat ini tidak menggunakan Memorandum of Understanding (MoU) saat klien memesan makanan. Gara-gara ini, banyak pebisnis catering mengalami rugi karena masakannya dikembalikan, pemesan menunda pembayaran, dan sebagainya.

    Oleh sebab itu, biasakan memberi MoU pada klien. Setelah itu, pastikan Anda dan klien memegang copy MoU. Selain untuk melindungi diri Anda, keberadaan MoU juga akan membuat konsumen Anda merasa lebih terlindungi.

  6. Buat Sampel Contoh Masakan untuk Dijadikan Konten
    Sampel contoh masakan Anda sangat penting untuk promosi, terutama jika yang Anda buka adalah usaha catering online. Guna menarik lebih banyak calon konsumen, Anda bisa membuat sampel masakan dan memotretnya. Setelah itu, Anda bisa memasang foto-foto masakan Anda di media sosial.

  7. Promosikan Bisnis Catering dengan Masif di Media Sosial
    Saat ini, kurang rasanya apabila kita berbisnis tanpa memanfaatkan media sosial. Selain gratis, media sosial memberi Anda kesempatan menjangkau calon konsumen seluas-luasnya, bahkan yang asalnya dari luar daerah atau negara Anda sekarang.

    Oleh karena itu, selain bisnis offline, Anda juga dapat membuka usaha catering online dengan memanfaatkan media sosial. Setelah itu, promosikan menu-menu catering Anda melalui konten setiap harinya.

  8. Perkuat Networking dengan Banyak Orang
    Tak dapat dipungkiri, salah satu penentu terbesar maju tidaknya bisnis catering adalah networking. Faktanya di lapangan, banyak bisnis catering mendapat pesanan akibat word of mouth dari para pelanggannya. Jadi jika ingin bisnis catering Anda berkembang, perbanyak koneksi yang Anda punya.

  9. Rekrut Tenaga Kerja Bila Perlu
    Cara memulai bisnis catering yang kesembilan adalah dengan merekrut tenaga kerja. Jika pesanannya masih 100 - 200/hari, Anda mungkin bisa memasak sendiri atau meminta bantuan keluarga saja. Akan tetapi, jika pesanan yang Anda terima semakin banyak, jangan ragu merekrut tenaga kerja tambahan.

  10. Jaga Kualitas Masakan dengan Baik
    Dalam bisnis catering, kualitas makanan adalah segalanya, terutama dari segi kebersihan. Apabila Anda abai sedikit saja soal kelezatan atau kebersihan makanan, konsumen akan menolak melakukan pembayaran. Bahkan lebih buruk lagi, layanan katering Anda bisa mendapat reputasi buruk, yang berujung pada kegagalan besar bisnis Anda.

  11. Terus Asah Keahlian Memasak
    Cara memulai bisnis catering yang terakhir adalah terus mengasah keahlian memasak Anda. Agar konsumen tidak bosan memesan makanan pada Anda, lakukan pembaruan menu masakan secara berkala. Bila perlu, Anda dapat melakukan ekspansi dengan melayani pesanan catering di luar zona nyaman, seperti misalnya menyediakan menu catering masakan luar negeri.


Demikian pembahasan dari OCBC NISP tentang peluang usaha catering, modal, estimasi keuntungan, serta cara memulainya! Bisnis catering adalah salah satu usaha yang bisa mendatangkan profit berlipat, sehingga jangan ragu untuk memulainya ya!


Baca Juga:

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi, Nyala - 20 Sep 2021

Perjanjian Pra Nikah: Proses, Fungsi, Isi dan Cara Membuat

Baca

Edukasi, Nyala - 20 Sep 2021

Cek! Ini Dia Daftar Biaya Rontgen Lengkap dan terbaru

See All