Reksadana Pasar Uang dan 5 Alasan Kenapa Lebih Untung

2 Agt 2021 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Ingin investasi dengan risiko kecil? Reksadana pasar uang adalah solusinya.

Di dunia permodalan, ada berbagai instrumen investasi yang dapat sobat OCBC NISP lakukan, reksadana pasar uang adalah salah satunya. Konon, reksadana pasar uang adalah jenis investasi paling menguntungkan, karena tingkat profitabilitasnya pasti dan minim risiko, tapi benarkah? Cari tahu pembahasan lengkapnya di bawah ini.


Apa Itu Reksadana Pasar Uang?

Reksadana pasar uang adalah jenis reksadana dimana dana investor diinvestasikan dalam pasar uang. Karena pasar uang dipilih sebagai instrumen reksadana jenis ini, maka investasi ini tergolong dalam jangka pendek.

Sebagai penanggung jawab dalam pengelolaan uang investor, manajer investasi akan menginvestasikannya melalui instrumen pasar uang seperti deposito, surat utang (obligasi/sukuk), atau Sertifikat Bank Indonesia.


Keuntungan Reksadana Pasar Uang

Jenis reksadana ini cenderung dipilih oleh investor pemula karena tingkat risikonya rendah dan dana mudah dicairkan tanpa menunggu waktu lama. Selengkapnya tentang keuntungan reksadana pasar uang adalah sebagai berikut.

  1. Profitabilitas Lebih Pasti dan Sesuai Waktu Perjanjian
    Berinvestasi tidak selamanya selalu menguntungkan, selalu ada potensi penurunan atau kenaikan hingga kerugian. Namun berbeda dengan reksadana jenis ini yang menjanjikan laba secara pasti dan jatuh temponya sesuai kesepakatan awal. Oleh karena itu, salah satu keuntungan reksadana pasar uang adalah profitabilitas lebih terjamin kepastiannya sesuai perjanjian awal.

  2. Sangat Minim Risiko
    Salah satu alasan mengapa jenis reksadana ini cocok bagi investor pemula atau low risk karena tingkat risiko reksadana di pasar uang adalah rendah dibandingkan instrumen lainnya. Ketika kondisi pasar sedang tidak stabil, investasi ini cenderung stabil. Selain itu, periode waktu investasi tidak lama yaitu sekitar satu tahun.

  3. Modal Awal Investasi Tidak Terlalu Besar
    Anda tidak perlu mempersiapkan dana besar untuk memulai investasi. Modal mulai dari Rp100 ribu saja sudah bisa digunakan berinvestasi melalui reksadana jenis pasar uang. Oleh sebab itu, reksadana pasar uang adalah salah satu investasi paling cocok bagi investor pemula.

  4. Waktu Redemption Lebih Fleksibel
    Keuntungan reksadana pasar uang dibandingkan instrumen lainnya yaitu waktu pencairan dana lebih fleksibel. Uang yang Anda investasikan dapat diambil kapan saja tanpa perlu menunggu jatuh tempo. Anda juga tidak dibebankan biaya denda seperti instrumen lainnya, bila melakukan redemption di luar waktu kesepakatan.

  5. Umumnya Dikeluarkan Lembaga dengan Kredibilitas Tinggi
    Keuntungan berikutnya yaitu reksadana jenis ini biasanya diterbitkan oleh lembaga keuangan dengan kredibilitas tinggi. Karena pengelolaannya dilakukan oleh manajer investasi sebagai ahli profesional dalam hal ini, maka lembaga yang mengeluarkan instrumen ini harus memiliki kredibilitas perusahaan sehingga keamanan berinvestasi terjamin dan dipercaya oleh masyarakat.


Kelemahan Reksadana di Pasar Uang

Dibalik keuntungan reksadana pasar uang, terdapat beberapa kelemahan yang harus Anda ketahui, diantaranya sebagai berikut.

  1. Return Lebih Rendah Daripada Beberapa Instrumen Investasi
    Walaupun profit reksadana jenis ini cenderung lebih stabil dan pasti, namun besaran return investasinya lebih rendah dibandingkan instrumen lainnya. Oleh sebab itu, investasi reksadana pasar uang mungkin kurang cocok jika Anda ingin mendapat keuntungan besar dalam waktu singkat.

  2. Nilai Return Dipengaruhi Suku Bunga Acuan
    Kelemahan berikutnya yaitu nilai return mengalami fluktuasi berdasarkan perubahan suku bunga acuan. Sehingga risikonya jumlah return dari investasi ini bisa berubah-ubah, namun kepastian mendapatkan profit masih terjamin.

  3. Ada Risiko Gagal Bayar
    Salah satu instrumen investasi reksadana pasar uang adalah surat utang atau obligasi. Hal ini memiliki risiko gagal bayar atau tidak dapat dilunasi oleh pihak debitur. Oleh karena itu, sebaiknya Anda membeli obligasi pemerintah dibandingkan swasta sebab keamanannya lebih terjamin.


Cara Kerja Reksadana Pasar Uang

Setelah mengetahui keuntungan dan risiko reksadana jenis ini, mungkin Anda tertarik untuk berinvestasi melalui instrumen ini. Sebelum itu, sebaiknya Anda mengetahui cara kerja reksadana sebagai berikut.

  • Dana yang telah disetorkan investor akan diterima dan dikumpulkan menjadi satu oleh manajer investasi.

  • Seluruh dana diinvestasikan oleh manajer investasi dalam instrumen pasar uang melalui cara verifikasi investasi. Verifikasi investasi adalah penyebaran modal dalam berbagai instrumen pasar uang dengan melihat kesepakatan dan kondisi ekonomi. Hal ini dilakukan manajer investasi untuk meminimalisir kerugian. Jika salah satu instrumen mengalami kerugian, maka dana lainnya tetap aman karena berada dalam instrumen lain.

  • Manajer investasi membuat laporan investasi untuk diserahkan kepada investor. Biasanya laporan berisi hasil profit, kinerja instrumen, komposisi aset, dan portofolio efek.

  • Setelah masa jatuh tempo, investor akan mendapatkan imbal hasil sesuai jumlah modal investasi.


Contoh Instrumen Reksadana Pasar Uang

Meskipun Anda hanya menyetorkan dana kepada manajer investasi, namun Anda perlu mengetahui instrumen reksadana jenis pasar uang yang akan dipilih oleh manajer investasi dalam mengelola dana investor. Berikut penjelasan selengkapnya.

  1. Deposito Bank
    Instrumen pertama yakni deposito bank. Deposito bank merupakan dana investor disetorkan kepada bank dalam jangka waktu tertentu dimana nantinya pihak bank akan meminjamkan uang tersebut kepada nasabah yang membutuhkan utang. Nantinya, investor akan mendapatkan imbal hasil.

  2. Surat Utang/Obligasi
    Obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh perusahaan swasta atau pemerintah untuk membuka kesempatan kepada masyarakat yang ingin menginvestasikan dananya. Uang tersebut akan dipinjam oleh instrumen yang menerbitkan sebagai modal atau pembiayaan negara.

  3. Surat Berharga Negara (SBN)
    Surat Berharga Negara adalah instrumen investasi yang diterbitkan oleh pemerintah berupa surat utang kepada masyarakat yang tertarik menginvestasikan uangnya untuk pembiayaan negara.

  4. Sukuk
    Sukuk adalah instrumen investasi seperti obligasi atau surat berharga negara namun mengandung prinsip syariah dalam penerapannya. Sehingga sistem profit yang dijanjikan berupa bagi hasil.


Simulasi Reksadana Pasar Uang

Agar Anda lebih memahami cara kerja reksadana pasar uang, simak simulasi reksadana pasar uang dari OCBC NISP di bawah ini. Pertama-tama, Anda perlu memperhatikan cara menghitung keuntungan reksadana pasar uang adalah menggunakan indikator NAB (Nilai Aktiva Bersih) dan UP (Unit Penyertaan).

Transaksi reksadana dikelola sesuai tingkat NAB per UP. NAB merupakan besaran dana dalam pengelolaan reksa dana. Unit Penyertaan (UP) adalah unit NAB yang dibagi ke dalam instrumen investasi reksadana.

Ana menginvestasikan dananya senilai Rp 100 ribu pada instrumen X ketika NAB per UP sebesar 1000. Kemudian, Ana menjual seluruh UP ketika nilai NAB per UP meningkat menjadi 1200. Berapa keuntungan yang diraih Ana?

NAB per UP bernilai 1000, maka Rp 100.000 : 1000 = 100 UP
NAB per UP bernilai 1200, maka besaran modalnya menjadi 1200 x 100 UP = Rp120.000

Jumlah keuntungan yang diperoleh Ana dalam waktu dua bulan setelah penjualan UP senilai:

Rp120.000 - Rp 100.000 = Rp 20.000

Jadi keuntungan yang diperoleh Ana sebesar Rp 20.000.


Cara Investasi Reksadana Pasar Uang

Setelah memahami reksadana jenis pasar uang dan penjelasan lengkapnya, di bawah ini OCBC NISP punya beberapa cara investasi reksadana pasar uang yang bisa Anda coba.

  1. Pilih Lembaga Investasi dengan Kredibilitas Terbaik
    Pertama, cara investasi reksadana pasar uang adalah Anda memilih lembaga investasi secara tepat. Sebaiknya, pilih badan reksadana yang terpercaya dengan kredibilitas terbaik dan terdaftar dalam OJK, sehingga Anda akan terhindar dari risiko penipuan.

  2. Pastikan Jenis Investasi Cocok dengan Profil Investor Anda
    Sebelum mulai berinvestasi, penting mengenali profil risiko lembaga dan diri Anda sebagai investor. Umumnya, ada tiga tipe investor di dunia investasi, yaitu risk averse (menghindari risiko), moderat, dan aggressive (suka tantangan). Jika Anda seorang yang tidak suka risiko, reksadana pasar uang adalah investasi paling sesuai.

  3. Ketahui Metode Penetapan Coupon Rate Sebelum Investasi
    Coupon rate merupakan tingkatan suku bunga yang dibayarkan kepada investor dalam periode tertentu sebagai bentuk imbalan atau fee. Sebelum berinvestasi, penting bagi Anda untuk mengetahui metode penetapan dan potensi besaran coupon rate dalam setiap instrumen investasi khususnya obligasi. Sehingga Anda bisa melakukan pertimbangan dalam memutuskan instrumen secara tepat.

  4. Lakukan Perhitungan Perkiraan Profit Terlebih Dulu
    Cara selanjutnya yaitu melakukan perhitungan perkiraan profit terlebih dahulu. Sebelum memulai investasi, silahkan cek perhitungan dan prediksi laba instrumen tersebut, kemudian hitung prediksi imbal hasil sesuai besaran modal investasi. Dengan demikian Anda memiliki gambaran potensi keuntungan dan kerugian instrumen investasi di masa depan.

  5. Sesuaikan Jangka Waktu Investasi dengan Kebutuhan Pribadi
    Terakhir, cara investasi reksadana pasar uang adalah memilih instrumen dengan jangka waktu sesuai keperluan pribadi. Terdapat beragam pilihan periode investasi dengan masing-masing karakteristik, keuntungan, dan kerugiannya.

Demikian pembahasan tentang apa itu reksadana pasar uang dari OCBC NISP! Tak dapat dipungkiri, reksadana pasar uang adalah salah satu instrumen investasi paling menguntungkan. Meski demikian, investasi ini mungkin kurang cocok bagi investor dengan profil agresif. Sehingga sebelum berinvestasi, pastikan reksadana jenis pasar uang sesuai atau tidak dengan profil Anda ya!

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi, Nyala - 9 Sep 2022

Daftar Biaya Imunisasi Anak di Bidan dan Puskesmas Terbaru 2022

Baca

Edukasi, Nyala - 6 Sep 2022

15+ Situs Freelance Terbaik & Paling Besar Potensi Cuan 2022

See All

Produk Terkait

Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC NISP
ONe Mobile
ONe Mobile

ONe Mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama ONe Mobile yang baru.

Download ONe Mobile