Apa Itu IHSG? Ini Pengertian, Fungsi, & Cara Hitungnya

9 Agt 2021 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Ingin menganalisa saham dalam waktu singkat? Pelajari cara membaca IHSG yuk!

Di dalam Bursa Efek Indonesia (BEI), investor dan pelaku pasar modal lainnya disuguhi berbagai jenis data untuk dibaca. Terkadang, banyaknya data tersebut bisa membingungkan pembacanya, terutama investor pemula. Atas dasar itulah, pada tahun 1983 BEI memperkenalkan fitur indeksasi saham yang dinamai IHSG.

Dari segi visual, IHSG adalah statistik ringkas yang disusun BEI guna menunjukkan data pergerakan seluruh saham hanya dalam satu atau beberapa grafik saja. Informasi tentang harga saham IHSG sekarang dapat diakses di mana saja menggunakan internet, tidak harus datang langsung ke BEI. Mau tahu selengkapnya tentang apa itu IHSG? Di bawah ini OCBC NISP punya bahasan lengkapnya.


Apa Itu IHSG?

Kepanjangan IHSG adalah singkatan dari Indeks Harga Saham Gabungan, yaitu grafik saham yang menunjukkan pergerakan rata-rata seluruh saham di dalam bursa efek. Dengan adanya grafik IHSG, masyarakat dan pelaku pasar modal dapat melihat ringkasan kondisi pasar modal BEI secara real-time tanpa harus menganalisa instrumen saham satu per satu.

Sementara itu menurut BEI, pengertian IHSG adalah indeks saham untuk mengukur kinerja semua saham di Papan Utama dan Papan Pengembangan BEI. Nama lain dari IHSG adalah Indonesia Composite Index atau ICI. Selain IHSG, BEI memiliki sekitar 38 indeks saham lain dengan sudut pandang pengukuran berbeda-beda. Beberapa indeks saham selain IHSG adalah IDX80, LQ45, IDX Quality30, ISSI, dan sebagainya.


Proses Terbentuknya IHSG

Grafik IHSG adalah fasilitas indeksasi saham yang disediakan BEI untuk memudahkan investor dan pihak berkepentingan lainnya dalam melakukan pengecekan kinerja instrumen investasi. Selain itu, grafik IHSG juga bisa jadi cerminan iklim investasi di pasar modal Indonesia.

Saat ini, grafik IHSG bisa sobat OCBC NISP dapat dengan mudah. Cukup mengetikkan “IHSG hari ini” dalam kolom pencarian Google, dan informasi IHSG pun akan langsung tertera di sana.Akan tetapi sebelum grafik tersebut disajikan, BEI terlebih dulu harus melakukan perhitungan IHSG berdasarkan metode Market Capitalization Weighted. Setelah data keseluruhan saham diproses, BEI akan merilis harga IHSG terbaru secara real-time di pasar modal dan situs resminya.

Data harga IHSG tersebut selanjutnya dapat dimanfaatkan berbagai pihak untuk mengambil keputusan. Sebagai contoh, seorang investor ingin membeli instrumen investasi seharga Rp3 ribu/lembar. Selama 5 tahun terakhir, harga saham IHSG tercatat naik sebanyak 200%. Ini artinya dalam 5 tahun ke depan, ada potensi instrumen investasi seharga Rp3 ribu/lembar bisa naik menjadi Rp9 ribu/lembar.


Fungsi IHSG

Setelah memahami apa itu IHSG dan proses terbentuknya, kali ini kita akan membahas beberapa fungsi IHSG, di antaranya:

  1. Menunjukkan Pergerakan Pasar
    Poin pertama fungsi IHSG adalah untuk menunjukkan pergerakan saham-saham sedang melantai di pasar modal. Melalui pergerakan saham-saham tersebut, pelaku pasar modal bisa menganalisa bagaimana gairah jual beli instrumen investasi di suatu negara secara real time.

    Selain itu, pihak eksternal pasar modal seperti ekonom, pengamat, dan pemerintah bisa mendapat gambaran tentang seberapa menariknya negara bagi para penanam modal. Jika gairah investasi menurun, pemerintah bisa melakukan beberapa upaya seperti menaikkan suku bunga acuan, mempermudah regulasi investasi, dan sebagainya.

  2. Menampilkan Tolak Ukur Kinerja Portofolio Efek
    Fungsi IHSG yang kedua adalah menampilkan tolak ukur efek bagi para calon investor sebelum masuk ke pasar modal. Grafik IHSG menyediakan informasi tentang harga saham rata-rata yang bisa dijadikan benchmark bagi para investor dalam mengambil keputusan. Semakin tinggi harga saham per lot dibanding harga IHSG, maka semakin tinggi pula nilai saham tersebut di mata investor, begitupun sebaliknya

  3. Menunjukkan Estimasi Profit
    Fungsi berikutnya grafik IHSG adalah memberikan estimasi profit terutama bagi calon investor. Persentase data dalam grafik saham IHSG dapat dijadikan standar untuk mengetahui berapa estimasi perkembangan investasi dalam pasar modal. Apabila harga saham IHSG rata-rata mengalami kenaikan 10% selama 6 bulan, maka dalam setengah tahun ke depan harga saham yang Anda beli bisa naik 10%.

  4. Menjadi Produk Investasi Pasif
    Fungsi IHSG yang terakhir adalah menjadi produk investasi pasif atau underlying assets. Saat melakukan proses jual beli instrumen, seorang investor dapat membeli beberapa lot saham berbeda dan menjualnya secara kolektif kepada orang lain. Penjualan saham kolektif ini umumnya menggunakan harga saham IHSG. Sehingga apabila harga IHSG meningkat, harga saham kolektif juga akan naik.


Istilah Lain Berkaitan dengan IHSG

Sekarang, Anda sudah paham apa itu IHSG, fungsi, dan proses terbentuknya grafik IHSG. Agar pemahaman Anda tentang harga IHSG semakin lengkap, terdapat beberapa istilah lain perlu Anda pahami, yaitu antara lain:

  1. Bubble
    Bubble atau gelembung adalah istilah yang biasanya digunakan untuk menyebut kenaikan harga saham secara tiba-tiba dan sangat tinggi. Peristiwa bubble biasanya terjadi karena investor berspekulasi mengenai profitabilitas saham tertentu.

  2. Portofolio
    Portofolio adalah laporan kinerja saham mulai dari naik turunnya harga sampai tren permintaannya dalam periode tertentu. Harga saham IHSG ditentukan dari banyak portofolio saham sekaligus dalam satu waktu pelaporan.

  3. Fluktuasi
    Di dunia investasi, fluktuasi IHSG adalah kondisi naik turunnya harga saham secara kolektif dalam pasar modal. Fluktuasi grafik IHSG tersebut biasanya terjadi secara singkat, meski di saat krisis bisa terjadi dalam jangka waktu lebih panjang.

  4. Likuiditas
    Likuiditas adalah salah satu aspek yang paling berpengaruh dalam menentukan harga indeks saham. Apabila likuiditas investasi dalam bursa efek sedang tinggi, biasanya tren grafik IHSG juga akan menunjukkan indikator hijau.

  5. Cut Loss
    Istilah terakhir yang berkaitan dengan IHSG adalah cut loss, yaitu peristiwa ketika investor memilih menjual instrumen investasinya guna menghindari kerugian. Dalam pasar modal, indikator merah harga IHSG bisa menjadi salah satu alasan terjadinya cut loss besar-besaran.

Demikian pembahasan dari OCBC NISP tentang apa itu IHSG, fungsi, metode perhitungan, dan faktor yang mempengaruhi IHSG! Bagi investor pemula, IHSG adalah grafik ampuh guna memahami kondisi pasar modal dalam waktu cepat, jadi pelajari cara membacanya ya!


Baca Juga:

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi, Nyala - 9 Sep 2022

Daftar Biaya Imunisasi Anak di Bidan dan Puskesmas Terbaru 2022

Baca

Edukasi, Nyala - 6 Sep 2022

15+ Situs Freelance Terbaik & Paling Besar Potensi Cuan 2022

See All

Produk Terkait

Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC NISP
ONe Mobile
ONe Mobile

ONe Mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama ONe Mobile yang baru.

Download ONe Mobile