Jenis Jenis Kerja Part Time, Manfaat, & Cara Mencarinya

12 Agt 2021 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Ingin dapat penghasilan meski masih sekolah/kuliah? Part time adalah solusinya!

Kerja paruh waktu atau part time adalah salah satu jenis pekerjaan terpopuler, utamanya di kalangan anak sekolah dan kuliah. Bagi seorang pekerja, kerja part time adalah solusi terbaik mencukupi kebutuhan sehari-hari, apabila gaji yang didapatnya masih belum cukup.

Faktanya, perkembangan teknologi saat ini membuat cari kerja part time jadi lebih mudah dilakukan. Asalkan tahu bagaimana dan di mana mencarinya, Anda pasti bisa mendapat penghasilan tambahan dari kerja paruh waktu. Selengkapnya tentang apa itu part time, jenis jenis, dan cara mencarinya akan OCBC NISP terangkan di bawah ini.


Apa Itu Part Time?

Dalam bahasa Indonesia, part time artinya kerja paruh waktu. Seperti namanya, kerja part time adalah kerja dengan durasi lebih rendah daripada kerja pada umumnya. Jika dalam sehari durasi normal bekerja adalah 8 jam, orang yang melakukan part time biasanya kerja hanya 4-6 jam saja.

Dalam bahasa Indonesia, part time artinya kerja paruh waktu. Seperti namanya, kerja part time adalah kerja dengan durasi lebih rendah daripada kerja pada umumnya. Jika dalam sehari durasi normal bekerja adalah 8 jam, orang yang melakukan part time biasanya kerja hanya 4-6 jam saja.


Perbedaan Part Time, Magang, & Freelance

Setelah membahas apa itu part time, kita akan membahas perbedaannya dengan program magang dan freelance. Banyak orang mengira bahwa magang, freelance (pekerja purna waktu), dan part time adalah sama, hanya beda istilah saja. Padahal ketiganya punya perbedaan fundamental, yaitu:

  1. Dari Segi Fleksibilitas Waktu
    Dari segi waktu, orang yang kerja part time adalah orang dengan ikatan bekerja non-stop sesuai perjanjian, misalnya 2 - 6 jam penuh. Pekerja paruh waktu tidak punya hak menegosiasikan atau mengatur jam kerjanya sendiri. Sebaliknya, pekerja freelance lebih bebas mengatur waktunya, karena pekerjaannya dilakukan by deadline. Sementara itu, jam kerja magang biasanya sama dengan full time, tetapi dengan beban kerja berbeda.

  2. Dari Segi Penghasilan
    Nominal penghasilan pekerja paruh waktu adalah rigid, sesuai perjanjian di awal kontrak. Pekerja magang biasanya digaji sekian persen dari pegawai full time atau bahkan tidak digaji sama sekali. Sementara itu, pekerja freelance mendapatkan bayaran sesuai proyek yang ditanganinya. Jika nominal proyeknya besar, maka pendapatan pekerja freelance pun akan besar pula.

  3. Dari Segi Status Pekerjaan
    Perbedaan ketiga jenis profesi ini dari sisi status pekerjaan yaitu part time mempunyai status pekerjaan kontrak dalam jangka waktu tertentu. Sedangkan status pekerjaan freelance berdasarkan proyek tertentu saja. Jika proyek sudah selesai, maka kerja sama bersama klien juga berakhir. Sementara itu, status pekerja magang adalah sebagai siswa sedang belajar, bukan pegawai resmi.

  4. Dari Segi Keahlian
    Dari segi keahlian, part time, freelance, dan magang harus mempunyai kompetensi pada posisi pekerjaan masing-masing. Tetapi bedanya, pekerja freelance harus memiliki keahlian atau skill tertentu dalam suatu proyek. Sedangkan, pekerja part time ada yang harus mempunyai skill atau keterampilan teknis saja. Sementara keahlian magang biasanya berdasarkan bidang keilmuan pesertanya.


Manfaat Kerja Part Time

Tidak hanya memperoleh pendapatan saja, terdapat banyak manfaat kerja parti time lainnya, apalagi jika dilakukan oleh mahasiswa atau pekerja. Di bawah ini beberapa manfaat kerja part time adalah sebagai berikut.

  1. Mendapat Penghasilan Tambahan
    Part time adalah alternatif pekerjaan untuk pelajar, mahasiswa, pekerja, atau siapapun berkeinginan memperoleh penghasilan tambahan. Dengan fleksibilitas dan durasi waktu tidak akan mengganggu pekerjaan utama Anda. Meskipun angkanya tidak sebesar pekerja penuh waktu atau freelance, tapi parti time bisa menjadi sumber pemasukan tambahan.

  2. Melatih Diri Masuk Dunia Kerja
    Manfaat lain dari kerja part time adalah sebagai ajang melatih diri masuk dunia kerja. Banyak pelajar atau mahasiswa melakukan part time di samping bersekolah atau berkuliah. Selain untuk mendapat pendapatan, mereka bekerja part time untuk memperluas pengalaman dalam dunia profesional.

  3. Memperbanyak Keahlian
    Tidak seluruh kerja part time mewajibkan karyawannya memiliki keterampilan tertentu. Terdapat pekerjaan paruh waktu bisa dilakukan banyak orang, seperti kerja paruh waktu di kafe, restoran, dan sebagainya. Pengalaman tersebut bisa menambah keahlian soft skill Anda, seperti pembentukan karakter, etos kerja, kedisiplinan, dan lainnya.

  4. Belajar Keluar dari Zona Nyaman
    Ketika bekerja pastinya terdapat tantangan atau masalah harus dihadapi. Sehingga manfaat kerja part time adalah melatih Anda untuk belajar keluar dari zona nyaman. Anda akan melakukan pekerjaan sesuai target, bertemu dan menyikapi banyak orang, bila terdapat masalah atau konflik Anda harus bisa menyelesaikannya secara bijak, dan masih banyak lagi tantangan membuat Anda keluar dari zona nyaman.

  5. Memperkaya Portofolio
    Manfaat terakhir dari pekerjaan part time adalah memperkaya portofolio bekerja. Pengalaman part time dapat dijadikan portofolio di CV dan bekal untuk mendapatkan pekerjaan lainnya. Portofolio ini sebagai bukti bahwa Anda pernah terjun di dunia kerja.


Jenis Jenis Kerja Part Time untuk Anda Coba

Saat ini tersedia berbagai jenis kerja part time. Anda bisa mencobanya sesuai keterampilan dan keahlian yang dimiliki. Berikut OCBC NISP sajikan jenis-jenis part time adalah meliputi:

  1. Part Time Fotografer
    Jika Anda suka dan mempunyai keahlian dalam dunia fotografi, manfaatkan hobi tersebut untuk menghasilkan cuan melalui part time fotografer. Saat ini profesi fotografer banyak dibutuhkan dalam industri kreatif dan bisnis. Misalnya foto produk makanan, foto pernikahan, hingga foto model.

  2. Part Time Jurnalis/Penulis
    Pekerjaan banyak dicari dengan posisi part time adalah jurnalis atau penulis. Tidak hanya fotografi, kepenulisan juga diperlukan dalam industri kreatif. Bila Anda memiliki skill menulis maka manfaatkanlah kemampuan tersebut untuk mencari kerja paruh waktu.

  3. Part Time Ojek Online
    Salah satu jenis part time adalah ojek online. Kemudahan menjadi driver ojek online membuat banyak sekali pendaftar profesi tersebut. Terlebih ojek online diperlukan masyarakat dalam memudahkan mobilitas. Anda bisa menjadi part time ojek online ketika waktu luang atau sepulang kerja.

  4. Part Time Guru Privat
    Jenis terakhis part time adalah guru privat. Jika Anda mempunyai keahlian tertentu dapat membuka peluang mencari cuan melalui profesi mengajar. Coba untuk mendaftar part time guru privat atau tutor untuk kursus tertentu, seperti bahasa, musik, atau mata pelajaran sekolah.

  5. Part Time Penyiar Radio/MC
    Meskipun zaman sudah berkembang pesat, tetapi penggunaan radio masih laku di era sekarang. Sehingga contoh terakhir dari pekerjaan part time adalah penyiar radio. Bila Anda terampil dalam berkomunikasi dan mampu berlagak seperti pembawa acara, maka profesi penyiar radio atau MC cocok bagi Anda.


Cara Mencari Kerja Part Time

Sudah mengetahui jenis-jenis part time tapi Anda masih bingung bagaimana cara mendapatkannya? Tak perlu khawatir, di sini dijelaskan cara mencari kerja part time adalah sebagai berikut.

  1. Cari Lowongan Melalui Google dan Medsos
    Langkah pertama mendapatkan kerja part time adalah mencari lowongan pekerjaan part time melalui google dan media sosial. Saat ini informasi lowongan pekerjaan semakin mudah diakses. Anda bisa melihat lowongan pekerjaan part time yang buka di internet.

  2. Kunjungi Situs-Situs Pencari Kerja Part Time
    Agar informasi lowongan pekerjaan valid dan benar, Anda bisa mengunjungi situs-situs pencari kerja part time. Saat ini banyak pula terjadi penipuan melalui loker palsu dan menuntut pelamar mendaftar dengan besaran biaya tertentu. Pastikan informasi lowongan pekerjaan tersebut asli. Anda bisa mengeceknya melalui situs penyelenggara loker.

  3. Datang Langsung ke Tempat yang Berpotensi Menyediakan Kerja Part Time
    Meskipun saat ini informasi dilakukan serba online, tapi tidak dipungkiri masih ada informasi lowongan pekerjaan dibuka secara offline. Oleh karena itu, cara mencari kerja part time adalah Anda bisa mendatangi tempat kerja berpotensi menyediakan pekerjaan part time. Bila di tempat kerja tidak ada informasi loker, Anda bisa menanyakannya kepada petugas di kantor tersebut.

  4. Membangun Portofolio yang Sesuai
    Cara lain mencari kerja part time adalah Anda mendapat tawaran pekerjaan dari suatu tempat kerja. Biasanya pekerjaan melamar Anda karena perusahaan tersebut melihat potensi dan keunggulan Anda melalui portofolio. Bisa juga atas rekomendasi tempat kerja sebelumnya sebab Anda mempunyai portofolio bagus. Sehingga penting membangun portofolio terbaik sesuai posisi dan keterampilan Anda.

  5. Menawarkan Diri untuk Bekerja Part Time pada Orang Lain
    Cara terakhir mencari kerja part time adalah menawarkan diri untuk bekerja part time pada orang lain. Jika Anda mempunyai teman pengusaha atau pegawai di suatu tempat kerja, Anda bisa menawarkan diri untuk melamar pada tempat kerja mereka. Biasanya, bila Anda mempunyai relasi “orang dalam” berpotensi tinggi untuk diterima.

Demikian pembahasan dari OCBC NISP tentang kerja part time, manfaat, jenis, dan cara mencarinya yang bisa Anda coba! Kerja paruh waktu atau part time adalah salah satu cara terbaik mencari tambahan penghasilan dan keahlian. Akan tetapi, jangan lupa manajemen waktu dengan baik agar Anda tidak kelelahan saat melakukannya.


Baca Juga:

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi, Nyala - 9 Sep 2022

Daftar Biaya Imunisasi Anak di Bidan dan Puskesmas Terbaru 2022

Baca

Edukasi, Nyala - 6 Sep 2022

15+ Situs Freelance Terbaik & Paling Besar Potensi Cuan 2022

See All

Produk Terkait

Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC NISP
ONe Mobile
ONe Mobile

ONe Mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama ONe Mobile yang baru.

Download ONe Mobile