9 Strategi Analisis Pesaing Bisnis yang Tepat & Contohnya

20 Agt 2021 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Ingin bisnis Anda bisa mengalahkan kompetitor? Lakukan analisis pesaing yuk!

Berbagai cara bisa dilakukan oleh pebisnis demi menjamin penguasaan market share-nya, salah satu strategi paling efektif adalah dengan melakukan analisis pesaing, atau disebut juga dengan analisa kompetitor. Ilmu analisa pesaing sebenarnya sudah ada dan jadi senjata ampuh perusahaan sejak dulu. Akan tetapi, dengan masifnya perubahan tren saat ini, ilmu analisis kompetitor makin tidak bisa Anda remehkan.

Jadi, apa saja yang perlu Anda siapkan sebelum melakukan analisis pesaing? Apa saja metriks-metriks perbandingannya? Materi OCBC NISP kali ini akan mengantarkan Anda mempelajarinya secara menyeluruh, so check this out!


9 Strategi Analisis Pesaing dan Contoh Analisis Kompetitornya

Jika ingin melakukan analisa pesaing, Anda tidak bisa serta-merta membidik satu kompetitor terberat lalu memata-matai bagaimana cara mereka bekerja. Ini mungkin tidak masuk akal. Tapi, percayalah di luar sana banyak perusahaan bahkan rela mengirim “agen”-nya ke pesaing untuk mendapat berbagai data secara “kurang baik”.

Sesusah apapun persaingannya, kami berharap sobat OCBC NISP tidak melakukan hal demikian. Ada kok berbagai strategi analisis kompetitor lebih baik dan efisien untuk Anda lakukan, misalnya seperti di bawah ini:

  1. Tentukan Siapa Saja Pesaing Anda, dan Siapa yang Bukan
    Cara melakukan analisis pesaing pertama adalah dengan menentukan siapa saja pesaing Anda, dan siapa yang bukan. Ini sangatlah penting, karena jika Anda membidik terlalu banyak pesaing di awal, Anda akan kehilangan fokus dan analisa kompetitornya pun tidak akan akurat.

    Contoh analisis kompetitor di poin ini misalnya Anda memiliki bisnis kursus bahasa asing online. Maka pesaing utama Anda adalah kursus bahasa asing dengan sistem online juga, bukan offline.

  2. Analisa Market Leader dalam Industri Anda, dan Jadikan Benchmark
    Menjadi market leader membutuhkan waktu, kerja keras, dan bahkan modal tidak sedikit. Oleh karena itu, Anda tidak harus langsung menjadi market leader, apalagi jika bisnis Anda baru merintis. Sebagai gantinya, Anda bisa melakukan analisis pesaing dari segi siapa market leader di industri Anda, dan jadikan kelebihan market leader tersebut sebagai benchmark.

    Mari kita membahas contoh analisis kompetitor di poin ini sama dengan poin sebelumnya. Misalnya, market leader di industri kursus bahasa asing online punya situs integratif, layanan 24 jam, dan tutor native speaker. Anda bisa mengusahakan kelebihan-kelebihan ini ke kursus Anda.

  3. Ketahui Siapa Saja Pesaing yang Berpotensi Menjadi “Kuda Hitam”
    Selain market leader, Anda juga harus awas dengan potensi “kuda hitam” muncul di kalangan pesaing Anda. Kuda hitam yang dimaksud di sini adalah bisnis dengan market share setara atau di bawah Anda, tapi punya perkembangan pesat. Guna menganalisa pesaing seperti ini, Anda bisa mengecek terus tren kompetisi di industri Anda, dan melihat siapa pendatang baru dengan performa pemasaran terbaik.

  4. Analisis Pesaing-Pesaing dari Berbagai Segi
    Cara analisis pesaing berikutnya adalah dengan mempertimbangkan kompetitor dari berbagai segi, mulai dari gaya pemasaran, operasional, nilai intrinsik produk, popularitas di media sosial, sampai biaya demi mendapatkannya. Analisa kompetitor dari banyak segi akan membantu Anda memperluas pandangan dan membuat lebih banyak strategi guna menang di atas kompetitor.

  5. Bandingkan Kelebihan dan Kekurangan Pesaing dengan Bisnis Anda Sendiri
    Faktanya, market leader sekalipun punya kekurangannya sendiri. Oleh karena itu, saat melakukan analisa pesaing, bersikaplah realistis dengan menilai kelebihan dan kekurangan bisnis Anda dan pesaing secara obyektif.

    Contoh analisis kompetitor di poin ini misalnya pesaing terberat Anda memang market leader. Tapi, ternyata dari data-data Anda, pesaing tersebut punya struktur keuangan tidak sehat dan nyaris bangkrut. Berbeda dengan bisnis Anda yang struktur neracanya masih sangat sehat.

  6. Ketahui Bagaimana Pesaing Memasarkan Produk Mereka
    Cara analisa kompetitor berikutnya adalah dengan memahami bagaimana pesaing Anda memasarkan produk. Tak dapat dipungkiri, kunci keberlangsungan perusahaan ada di tangan divisi pemasaran berikut strateginya.

    Jika ingin melakukan analisa pesaing dari segi marketing, Anda bisa memperhatikan bagaimana pesaing membuat kemasan produk, strategi pemasaran offline/online mereka, serta yang terpenting, bagaimana mereka membangun hubungan dengan konsumen ataupun calon konsumen.

  7. Buat Opsi-Opsi Strategi Dari Berbagai Lingkup
    Setelah melakukan langkah-langkah analisis pesaing dari poin satu sampai enam, sekarang saatnya Anda menyusun strategi mengalahkan kompetitor Anda! Dari data yang telah Anda susun, coba buat beberapa opsi strategi untuk diterapkan. Bila perlu, lakukan hal ini di meja besar, bersama dengan seluruh tim Anda.

  8. Luncurkan Strategi Bisnis dengan Mulus dan Penuh Perhitungan
    Setelah strategi tersusun dengan baik, luncurkan strategi bisnis Anda dengan mulus, elegan, dan penuh perhitungan. Jangan karena ambisius mengalahkan market leader, Anda jadi merilis strategi bisnis dengan gegabah dan tanpa melihat risikonya. Selain itu, hindari pula menerapkan blackhat strategy, seperti menjelek-jelekkan atau memanipulasi kompetitor.

  9. Bersiap-Siap Strategi Anda Dipatahkan Oleh Pesaing
    Cara analisis pesaing terakhir adalah bersiap-siaplah strategi Anda dipatahkan pesaing! Secerdik apapun Anda, perusahaan-perusahaan kompetitor juga kemungkinan memiliki orang seperti Anda. Oleh karena itu, setiap setelah melakukan analisa pesaing dan menyusun strategi, siapkan plan A, B, C, dan seterusnya guna mengantisipasi jika strategi Anda dipatahkan kompetitor.


Itulah strategi analisis pesaing yang bisa sobat OCBC NISP lakukan bersama tim perusahaan Anda! Jika Anda ingin mempertajam kemampuan analisa kompetitor Anda, ingat untuk selalu menggunakan helicopter view (sudut pandang luas dan obyektif), menggunakan data, dan tentu saja dengan semangat membara demi membuat bisnis Anda lebih berjaya!


Baca Juga:

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi, Nyala - 9 Sep 2022

Daftar Biaya Imunisasi Anak di Bidan dan Puskesmas Terbaru 2022

Baca

Edukasi, Nyala - 6 Sep 2022

15+ Situs Freelance Terbaik & Paling Besar Potensi Cuan 2022

See All

Produk Terkait

Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC NISP
ONe Mobile
ONe Mobile

ONe Mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama ONe Mobile yang baru.

Download ONe Mobile