Surat Perjanjian Jual Beli: Contoh, Fungsi, & Cara Buatnya

31 Agt 2021 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Ingin transaksi jual beli dalam jumlah besar? Pahami dulu cara buat suratnya!

Tidak seperti penjualan barang-barang kecil, transaksi barang dengan nilai tinggi membutuhkan surat perjanjian jual beli. Hal tersebut dilakukan demi menjaga keamanan kedua belah pihak dari wanprestasi, baik pihak penjual ataupun pembelinya.

Kemampuan menyusun dan menganalisa surat perjanjian jual beli terutama dibutuhkan oleh pemilik bisnis. Jika tidak punya keahlian satu ini, seorang pengusaha bisa dengan mudah terperosok ke dalam transaksi merugikan. Anda tidak mau mengalami hal ini, kan? Oleh karena itu, yuk simak penjelasan dari OCBC NISP tentang pengertian dan contoh surat perjanjian jual beli di bawah ini.


Apa Itu Surat Perjanjian Jual Beli?

Surat perjanjian jual beli adalah dokumen resmi yang wajib ditandatangani pembeli & penjual untuk menyepakati suatu transaksi. Sehingga surat perjanjian jual beli dapat dijadikan sebagai bukti transaksi atau kesepakatan kedua belah pihak.

Sebagai penjual, Anda harus melaksanakan kesepakatan dengan memenuhi kewajiban dan menyerahkan produk yang dijual. Demikian pula sebagai pembeli harus memberikan imbalan seperti uang kepada pembeli sesuai kesepakatan.

Surat perjanjian jual beli bisa disusun secara individu atau melalui proses hukum. Agar surat perjanjian tersebut lebih kuat, sebaiknya Anda membuatnya melalui jalur hukum. Sehingga pembeli dan penjual sama-sama terlindungi.


Fungsi Surat Perjanjian Jual Beli dalam Transaksi

Adanya surat perjanjian jual beli dalam transaksi memiliki beberapa fungsi, diantaranya sebagai berikut:

  1. Menjamin Keamanan Transaksi Secara Hukum
    Pertama, fungsi surat perjanjian adalah menjamin keamanan transaksi secara hukum. Adanya kesepakatan tertulis dapat melindungi pembeli dan penjual terhadap hal-hal yang tidak diinginkan di masa depan. Apalagi transaksi dilindungi oleh hukum berlaku. Sehingga kedua belah pihak saling terikat dengan hukum.

  2. Menjaga Kepercayaan Antar Pihak yang Terlibat
    Apabila suatu kesepakatan tidak disusun secara tertulis, memungkin salah satu pihak lupa atau melanggar perjanjian. Oleh karena itu, fungsi surat perjanjian adalah menjaga kepercayaan antar pihak terlibat. Sehingga masing-masing pihak merasa aman dan percaya bahwa pihak lain akan melaksanakan kewajibannya.

  3. Membuat Kesepakatan Lebih Profesional
    Salah satu fungsi surat perjanjian adalah membuat kesepakatan lebih profesional. Jika kesepakatan hanya dilakukan secara lisan, maka banyak potensi risiko dapat terjadi. Dengan adanya surat perjanjian, maka masing-masing pihak akan lebih bersedia menjalankan kewajibannya.

  4. Menjaga Integritas Bisnis di Mata Eksternal
    Menjaga integritas bisnis di mata eksternal merupakan fungsi lain surat perjanjian jual beli. Ketika transaksi dalam hal bisnis, terlebih berskala besar, adanya surat perjanjian dapat menjaga citra perusahaan dan mitra bisnis.


Bagian Surat Perjanjian Jual Beli

Secara umum, terdapat format penting yang wajib ada sebagai bagian surat perjanjian jual beli. Berikut penjelasannya.

  1. Bagian Pembuka
    Bagian pertama dari surat perjanjian adalah pembuka. Ada beberapa hal penting wajib dicantumkan dalam pembuka. Biasanya isi pembuka adalah identitas masing-masing pihak baik pembeli dan penjual. Identitas diri harus mengandung informasi seperti nama lengkap perseorangan atau badan hukum, nomor identitas, alamat, peran masing-masing pihak dalam surat perjanjian.

  2. Bagian Isi
    Bagian isi merupakan pokok utama surat perjanjian. Biasanya berisi terkait pasal-pasal, aturan-aturan, kesepakatan, jangka waktu, sanksi bagi pelanggar, tanggung jawab masing-masing pihak, besaran biaya yang dibebankan pada masing-masing pelaku, dan arbitrase serta cara menyelesaikan masalah.

  3. Bagian Penutup
    Bagian penutup merupakan bagian terakhir surat perjanjian. Pada bagian ini berisi penegasan masing-masing menyepakati, nama seluruh pihak terlibat beserta tanda tangan, bubuhan materai, stempel, tempat dan tanggal diadakan perjanjian.


Komponen Terpenting dalam Surat Perjanjian Jual Beli

Setelah mengetahui bagian-bagian surat perjanjian, terdapat beberapa komponen wajib ada dalam surat perjanjian jual beli, antara lain:

  1. Identitas Masing-Masing Pihak
    Komponen utama dalam surat perjanjian adalah identitas masing-masing pihak baik pembeli dan penjual. Tidak hanya sekedar mencantumkan nama saja, tetapi juga nomor identitas agar identitas tertulis terikat pada jalur hukum. Anda bisa menggunakan KTP, SIM, atau paspor sebagai dokumen identitas.

  2. Obyek Jual Beli
    Obyek jual beli termasuk komponen penting dalam surat perjanjian jual beli. Nama barang, nomor, hingga detail obyek harus jelas tertulis. Hal ini bertujuan agar masing-masing pihak memastikan obyek yang dijual tepat sasaran. Misalnya Anda menjual tanah, maka tulis lengkap ukuran tanah, lokasinya, nomor sertifikatnya, dan sebagainya.

  3. Nilai Transaksi dan Cara Pembayaran
    Dalam jual beli pasti terjadi tawar menawar hingga menemukan kesepakatan harga. Agar masing-masing pihak tidak lupa, maka kesepakatan nilai transaksi harus ditulis. Begitu pula dengan cara pembayaran harus jelas disepakati. Misalnya cara pembayaran lunas atau dicicil, tunai atau non-tunai, dan sebagainya.

  4. Tanda Tangan di Atas Materai
    Komponen penting terakhir dalam surat perjanjian jual beli adalah tanda tangan di atas materai. Surat perjanjian dianggap sah dan terbukti benar apabila masing-masing pihak menyetujuinya. Bukti pihak terlibat setuju dengan isi perjanjian yaitu mereka melakukan tanda tangan di atas materai. Biasanya juga diperlukan cap sidik jari untuk menambah kekuatan.


Contoh Surat Perjanjian Jual Beli

Contoh surat perjanjian seringkali dijumpai adalah surat perjanjian tanah, rumah dan mobil. Di bawah ini diberikan contoh beserta penjelasannya.

  1. Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Tanah
    Surat perjanjian jual beli tanah adalah surat perjanjian untuk menyepakati kesepakatan transaksi perpindahan kepemilikan tanah. Hal ini bertujuan untuk melindungi kedua belah pihak ketika suatu saat terdapat gugatan dari pihak ketiga. Contoh surat perjanjian jual beli tanah adalah sebagai berikut.

    Surat Perjanjian Jual Beli Tanah
    Kami yang bertanda tangan di bawah ini:

    Nama : Budi Setiono
    Umur : 45 tahun
    Pekerjaan : Karyawan
    NIK : 329998765413200098
    Alamat : Jl. Letjen Sutoyo No. 19, Jakarta Selatan.

    Dalam perjanjian ini bertindak atas nama pribadi. Selanjutnya akan disebut sebagai PIHAK PERTAMA.

    Nama : Nugrohani Setiawan
    Umur : 51 tahun
    Pekerjaan : Petani
    NIK : 27658000865478999
    Alamat : Jl. Jaksa Agung No. 90, Bogor.

    Dalam hal ini bertindak atas nama pribadi dan akan disebut sebagai PIHAK KEDUA.

    Di bawah ini PIHAK PERTAMA serta PIHAK KEDUA disebut sebagai Para Pihak.

    Para pihak mengakui bahwa PIHAK PERTAMA sebagai pemilik yang menjual tanahnya kepada PIHAK KEDUA, yaitu:

    Sebidang tanah seluas 150 m2 berlokasi di Jl. Papua Barat Blok F5 dengan hak Sertifikat Hak Milik Tanah Nomor 0009876.

    Batas-batas tanah disebutkan sebagai berikut: Sebelah utara berbatasan dengan Jalan Lele Baru
    Sebelah selatan berbatasan dengan Pabrik Club
    Sebelah timur berbatasan dengan Rumah makan Citra
    Sebelah barat berbatasan dengan Masjid Al Fatah

    Melalui perjanjian ini, para pihak menyepakati bahwa kepemilikan tanah PIHAK PERTAMA telah berpindah hak milik kepada PIHAK KEDUA. Sejak tanggal penandatanganan oleh para pihak dan saksi-saksi maka perjanjian mulai berlaku.

    Tindakan jual beli tanah yang disebutkan di atas, maka pihak setuju dan sepakat secara penuh kesadaran membuat perjanjian dengan ketentuan sebagai berikut.

    Pasal 1

    Harga
    Jual beli objek tanah dalam perjanjian disepakati dengan nominal harga Rp550.000.000,00 (lima ratus lima puluh juta rupiah).

    (Cantumkan terkait Metode Pembayaran, Kelengkapan Dokumen, Penyelesaian Sengketa, Penyerahan Dokumen, Pembatalan Perjanjian)

    Tuliskan seluruh isi perjanjian yang telah disepakati

    .

    Demikian Surat Perjanjian Jual Beli Tanah disusun dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan antara para pihak dan dipatuhi sebagai hukum yang mengikat para pihak.

    Tangerang Selatan, 20 Juli 2021

    PIHAK PERTAMA



    Budi Setiono

    PIHAK KEDUA



    Nugrohani Setiawan


    SAKSI PERTAMA



    Sary Novita

    SAKSI KEDUA



    Revian Achmad

  2. Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Rumah
    Berikutnya contoh surat perjanjian jual beli rumah dilakukan untuk memindahkan kepemilikan rumah dari penjual kepada pembeli. Di bawah ini contoh surat perjanjian jual beli rumah.

    Surat Perjanjian Jual Beli Rumah

    Kami yang bertanda tangan di bawah ini:

    Nama : Adi Gunawan
    Umur : 42 Tahun
    Pekerjaan : Pegawai Negeri
    Alamat : Jalan Raya Citra Garden XXI, Bandung
    NIK : 367291230009

    Dalam hal ini bertindak atas nama pribadi yaitu sebagai PIHAK PERTAMA (Penjual).

    Nama : Aguna Witama Rizky
    Umur : 38 Tahun
    Pekerjaan : Polisi
    Alamat : Jalan Pematang Manunggal, No. 14A, Tangerang Selatan
    NIK : 19087520981111

    Dalam hal ini bertindak atas nama pribadi yaitu sebagai PIHAK KEDUA (Pembeli).

    Pada tanggal 20 Juli 2021, PIHAK PERTAMA menjual atau melepas secara mutlak tanah dan bangunan seluas 180 m2 tersebut kepada PIHAK KEDUA dengan harga tunai sebesar 1.000.000.000 (satu milyar rupiah). Pembayaran dilakukan secara lunas dan tunai di hadapan saksi-saksi dengan tunai.

    Batas-batas tanah tersebut adalah sebagai berikut:
    Sebelah barat : Panti Asuhan Merdeka
    Sebelah timur : Pondok Pesantren Al Huda
    Sebelah utara : Jalan Mergan Gang II
    Sebelah selatan : Lapangan Sudarmo

    Terhitung dari tanggal 20 Juli 2021, tanah yang telah disebutkan di atas telah menjadi hak milik PIHAK KEDUA. Pelaksanaan jual beli tanah, baik PIHAK PERTAMA, PIHAK KEDUA, dan semua saksi secara sadar menyepakatinya.

    (Cantumkan terkait detail rumah, Sertifikat rumah, Penyelesaian Sengketa, Penyerahan Dokumen, sanksi, Pembatalan Perjanjian)

    Tuliskan isi perjanjian yang telah disepakati.

    Demikian Surat Perjanjian Jual Beli Rumah dibuat dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan antara para pihak serta dipatuhi sebagai hukum yang mengikat para pihak.

    Tangerang Selatan, 20 Juli 2021

    PIHAK PERTAMA



    Adi Gunawan

    PIHAK KEDUA



    Aguna Witama Rizky


    SAKSI-SAKSI

    Saksi I



    Ninik R

    Saksi II



    Roro Annisa

    Saksi III



    Hadi Sutomo

  3. Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Mobil
    Terakhir, contoh surat perjanjian jual beli mobil adalah kesepakatan dua belah pihak yang menyatakan penyerahan kepemilikan mobil beserta surat pendukung dari penjual kepada pembeli. Adapun contoh surat perjanjian jual beli mobil dapat dilihat di bawah ini.

    SURAT PERJANJIAN JUAL BELI MOBIL

    Kami yang bertanda tangan di bawah ini:

    Nama : Surya Hadi
    Umur : 49 Tahun
    Pekerjaan : Lurah
    Alamat : Pondok Indah Kebumen, Yogyakarta
    NIK : 398651320009

    Dalam hal ini bertindak atas nama pribadi yaitu sebagai PIHAK PERTAMA (Penjual).

    Nama : Widya Tutik Sary
    Umur : 40 Tahun
    Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
    Alamat : Jalan Sentosa Raya, No. 90, Magelang
    NIK : 276881999111

    Dalam hal ini bertindak atas nama pribadi yaitu sebagai PIHAK KEDUA (Pembeli).

    Kedua belah pihak bersepakat untuk mengadakan ikatan perjanjian jual beli mobil pada Rabu, 19 November 2021. Syarat dan ketentuan diatur dalam 10 pasal disebutkan di bawah ini.

    Pasal 1

    JENIS BARANG
    Jelaskan detail mobil yang dijadikan obyek, mulai dari merek, warna, nama plat, nomor, dan sebagainya.

    Tuliskan pasal-pasal yang disepakati

    Demikian surat perjanjian jual beli mobil dibuat dengan penuh kesadaran.

    Yogyakarta, 19 November 2021

    PIHAK PERTAMA



    Surya Hadi

    PIHAK KEDUA



    Widya Tutik Sary


    SAKSI-SAKSI

    Saksi I



    Putu Nina

    Saksi II



    Reni Ayu Putri

    Saksi III



    Joko Sudarmo


Itulah penjelasan dari OCBC NISP tentang surat perjanjian jual beli, fungsi, bagian-bagian, dan contohnya. Jika Anda ingin melakukan transaksi dalam jumlah besar, jangan lupa menyiapkan surat perjanjian dan materainya terlebih dulu ya! Sehingga jika terjadi sesuatu di masa depan, Anda punya hak sah membawa pelanggaran perjanjian tersebut ke ranah hukum.


Baca Juga:

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi, Nyala - 9 Sep 2022

Daftar Biaya Imunisasi Anak di Bidan dan Puskesmas Terbaru 2022

Baca

Edukasi, Nyala - 6 Sep 2022

15+ Situs Freelance Terbaik & Paling Besar Potensi Cuan 2022

See All

Produk Terkait

Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC NISP
ONe Mobile
ONe Mobile

ONe Mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama ONe Mobile yang baru.

Download ONe Mobile