Investasi Dinar: Cara, Tips, kelebihan dan Kekurangan

20 Sep 2021 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Selain emas, investasi dinar juga dinilai cukup menguntungkan. Anda tertarik? Yuk simak cara, tips serta kelebihan dan kekurangannya di sini.

Investasi dinar menjadi salah satu instrumen menguntungkan, dengan harga yang mengikuti kurs emas di pasaran internasional. Dinar sendiri merupakan koin berdasar emas 22 karat yang umumnya memiliki berat sekitar 3-4,25 gram.

Koin ini juga telah diakui secara Islam dan organisasi berskala internasional World Islamic Trade Organization (WITO). Bagi Anda yang tertarik, yuk kupas tuntas kelebihan, kekurangan serta tips sukses dalam investasi dinar berikut ini.


Apa itu Investasi Dinar?

Dinar adalah koin emas yang berfungsi sebagai alat tukar pada zaman dahulu. Selain dinar, ada pula dirham yang terbuat dari perak. Tak banyak negara yang menggunakannya sebagai alat transaksi, namun tak sedikit pulang orang memilih investasi dinar dan dirham karena nilainya yang tinggi.

Investasi ini memiliki banyak jenis, beberapa diantaranya, investasi dinar Irak, dinar emas antam, dinar Kuwait, dan sebagainya. Salah satu alasan dinar banyak dipilih karena nilainya yang cenderung stabil.


Cara Investasi Dinar

Investasi dinar coin tak kalah menjanjikan dibanding emas batangan karena nilainya sama dengan kurs emas dan memiliki desain yang cantik. Namun, sebelum melakukannya, Anda perlu memperhatikan beberapa cara di bawah ini.

  1. Tentukan Tujuan Investasi Anda Sebelum berinvestasi, pastikan Anda sudah menentukan tujuannya. Misalnya, untuk tabungan pensiun, biaya sekolah anak, atau biaya rekreasi keluarga. Dengan adanya tujuan, akan memperkuat konsistensi Anda dalam berinvestasi.

  2. Ketahui Aturan Hukumnya Perlu Anda ketahui bahwa investasi berupa dinar tidak diperbolehkan untuk bertransaksi. Hal ini diatur dalam pasal 2 ayat 1 dan pasal 21 ayat 1 UU Mata Uang, bahwa alat tukar yang sah di Indonesia hanyalah Rupiah.

  3. Gunakan Uang yang Tidak Terpakai Pastikan uang yang Anda gunakan untuk membeli dinar adalah uang “menganggur” atau uang sisa setelah biaya kebutuhan dan simpanan dana darurat terpenuhi. Hal ini untuk mengantisipasi kerugian atau adanya kebutuhan mendadak.

  4. Beli Dinar dari Perusahaan Terpercaya Saat membeli dinar, pastikan dinar tersebut diproduksi oleh perusahaan ternama seperti PT Antam, UBS, dan sebagainya. Pasalnya, perusahaan-perusahaan ini menyertakan sertifikat pada dinar yang diproduksi, sehingga keasliannya terjamin.

  5. Mulai dengan Nilai yang Kecil Apabila Anda adalah investor pemula, gunakan sedikit modal terlebih dahulu untuk mempelajari fluktuasi harga dinar. Setelah yakin, Anda dapat menambah nilainya sedikit demi sedikit.

  6. Gabung Komunitas Investor Dinar Bergabung dengan sesama investor dinar akan membantu Anda dalam memantau fluktuasi harga, menambah wawasan, serta berbagi informasi penting.


Tips Berhasil Investasi Dinar

Setelah melakukan cara-cara di atas, berikut ini beberapa tips yang dapat Anda terapkan agar investasi berjalan lancar.

  1. Memiliki Niat Investasi Jangka Panjang
    Meskipun fluktuasi harga dinar hampir stabil seperti emas, namun keuntungan yang diperoleh biasanya tidak sebesar saham. Oleh karena itu, agar memperoleh keuntungan, investasi ini sebaiknya ditujukan untuk jangka panjang.

  2. Miliki Dinar yang Bersertifikat Dinar termasuk dalam logam mulia, sehingga sebaiknya dinar yang Anda investasikan sudah memiliki sertifikat. Selain untuk menjamin keasliannya, sertifikat juga meningkatkan harga dinar.

  3. Fokus Menjadikan Dinar Investasi, Bukan Alat Tukar Meskipun dinar bisa dijadikan sebagai alat tukar, namun aturan ini tidak berlaku di Indonesia. Oleh karena itu, fokuskan dinar Anda untuk berinvestasi, bukan sebagai alat tukar dalam transaksi.

  4. Jangan Lupakan Zakat Kepemilikan Dinar Kepemilikan dinar sama halnya dengan emas, oleh karena itu, Anda wajib membayar zakatnya. Nisab dinar adalah 20 koin atau 85 gram, yang artinya tiap 85 gram dinar, Anda harus membayar zakat sebesar 2.5% setelah 1 tahun kepemilikan.

  5. Konsisten Dalam melakukan investasi dinar, mulailah dari nilai kecil dengan harga yang terjangkau. Namun jagalah konsistensi dalam menjalaninya dan tingkatkan nilainya apabila Anda memiliki tambahan penghasilan.


Kelebihan dan Kekurangan Investasi Dinar

Sama halnya dengan jenis investasi lain, Dinar juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut ini kelebihan dan kekurangan investasi dinar.

Kelebihan

Melalui investasi dalam bentuk dinar, ada banyak kelebihan yang dapat Anda nikmati, yakni sebagai berikut.

  1. Memiliki desain yang unik sehingga cocok untuk koleksi.

  2. Memiliki nilai standar, yakni tiap kepingnya setara dengan emas 22 karat dan berat 4.25 gram.

  3. Mudah didapatkan karena banyak dijual oleh agen, bank syariah, maupun PT ANTAM.

  4. Mudah dibagi tanpa harus menjual seluruhnya. Berbeda dengan emas batangan yang harus dijual seluruhnya walaupun Anda hanya membutuhkan dana setengah dari nilainya.

  5. Tidak ada pemotongan nilai jual berupa ongkos pembuatan ketika dinar dijual kembali.

  6. Harga jual dinar di kalangan investor dinar dan dirham cenderung tinggi.

  7. Selisih buyback dinar tidak berbeda jauh dengan emas batangan.

  8. Dapat diperjual belikan secara global karena beberapa negara masih menggunakan dinar dan dirham sebagai alat tukar, misalnya Kuwait, Bahrain, Irak, dan sebagainya.


Kekurangan

Selain melihat kelebihannya, sebelum melakukan investasi, Anda juga perlu melihat kekurangannya.

  1. Perlu tempat penyimpanan yang aman agar tidak hilang atau Anda dapat menyimpannya di pegadaian.

  2. Tergolong investasi jangka panjang yang keuntungannya baru terasa setelah 5-10 tahun kemudian.

  3. Harus membayar Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10% karena dinar termasuk kategori perhiasan.

  4. Persediaan dinar dipengaruhi oleh produksi emas dunia, kondisi global, dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

  5. Harga jual dinar di toko emas hanya seharga emas biasa tanpa memperhitungkan desain dan motif.

Itulah penjelasan tentang cara, tips, kelebihan dan kekurangan investasi dinar. Sebelum mulai berinvestasi, ada baiknya Anda memperhatikan setiap tips di atas untuk mendapatkan keuntungan yang beranak pinak. Selamat mencoba!

Baca Juga:

Story for your Inspiration

Baca

Investasi, Announcement, News Update, Edukasi - 18 Okt 2021

Sudah Optimalkah Kinerja Portfolio Investasi Anda?

Baca

Edukasi - 18 Okt 2021

Bayar Netflix, Spotify, Grab dan Gojek Pakai Kartu Debit Online OCBC NISP

See All