Apa Perbedaan KIS dan BPJS? Simak Penjelasannya Yuk!

19 Okt 2021 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Pahami perbedaan KIS dan BPJS dengan baik di bawah ini.

Perbedaan KIS dan BPJS seringkali diperbincangkan ketika berbicara mengenai asuransi kesehatan di Indonesia. Pasalnya, tujuan pemerintah mengeluarkan asuransi tersebut adalah sebagai jaminan kesehatan untuk seluruh rakyat Indonesia.

Di samping tujuan pembuatan asuransi tersebut, ada beberapa hal lainnya yang perlu Anda ketahui. Dalam ulasan kali ini OCBC akan membahas tuntas mengenai apa perbedaan KIS dan BPJS, sistem iuran, hingga manfaat yang diberikan. Simak yuk!


Perbedaan KIS dan BPJS

Pada hakikatnya, terdapat beberapa ketentuan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang terjamin oleh program KIS maupun BPJS. Ketentuan tersebutlah yang menjadi perbedaan KIS dan BPJS Kesehatan. Diantaranya sebagai berikut.

  1. Pengertian
    Perbedaan KIS dan BPJS dapat dilihat dari pengertiannya. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) adalah suatu badan hukum publik yang dibuat untuk menjalankan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang manfaatnya dapat diterima oleh seluruh rakyat Indonesia.

    Sama halnya dengan BPJS, Kartu Indonesia Sehat (KIS) juga termasuk ke dalam salah satu program JKN, namun hanya diperuntukkan untuk kalangan masyarakat tidak mampu. Dengan kartu ini, Anda akan mendapatkan fasilitas kesehatan secara gratis.

  2. Konsep
    Selanjutnya, perbedaan KIS dan BPJS Kesehatan dari segi konsep adalah BPJS merupakan suatu badan hukum yang menyelenggarakan program JKN. Sedangkan, KIS merupakan salah satu program yang diadakan oleh BPJS Kesehatan.

  3. Kepesertaan
    Selain dari pengertian dan konsep, perbedaan KIS dan BPJS Kesehatan juga dapat dilihat dari sistem kepesertaannya. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

    • BPJS
      Semua warga negara Indonesia termasuk warga negara asing yang telah bekerja selama enam bulan di Indonesia, berhak untuk menjadi peserta BPJS. Anda dapat melakukan pendaftaran secara mandiri melalui website resmi BPJS atau didaftarkan oleh perusahaan.

    • KIS
      Peserta KIS hanya dikhususkan untuk masyarakat kelas menengah atau tidak mampu. Hal ini menjadi perbedaan KIS dan BPJS yang paling utama. Anda tidak perlu melakukan pendaftaran untuk menjadi peserta KIS. Pasalnya, kartu ini akan diberikan secara otomatis pada masyarakat yang terdaftar dalam pendataan program perlindungan sosial (PPLS) 2011.

    Untuk mengetahui apakah Anda terdaftar menjadi peserta KIS atau tidak, Anda dapat memeriksanya di Puskesmas atau Kantor Cabang BPJS Kesehatan terdekat. Karena, kartu KIS yang diberikan oleh BPJS akan didistribusikan melalui puskesmas di tingkat kelurahan.

    Apabila Anda telah memenuhi persyaratan peserta KIS, namun belum terdata pada PPLS, ada beberapa berkas yang harus Anda siapkan untuk mengurus pendaftaran KIS. Diantaranya sebagai berikut.

    • Membawa fotokopi KTP dan KK.

    • Membuat Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) di kelurahan disertai surat pengantar dari ketua RT/RW.

    • Membawa surat pengantar dari puskesmas untuk mendaftar sebagai peserta penerima bantuan iuran (PBI) dari pemerintah.

    • Pendaftaran dapat dilakukan di kantor BPJS cabang terdekat

  4. Sistem Iuran
    Perbedaan KIS dan BPJS Kesehatan selanjutnya terletak pada sistem iuran. Peserta KIS tidak diwajibkan untuk membayar iuran setiap bulannya karena sudah ditanggung oleh pemerintah. Sedangkan, bagi peserta BPJS harus membayar iuran setiap bulan dengan besaran tergantung dari kelas yang didaftarkan.

    Kelas tingkatan pelayanan kesehatan yang disediakan program BPJS memiliki kisaran biaya bervariasi. Yaitu, pada kelas layanan tertinggi atau kelas 1 akan dikenakan biaya sebesar Rp150 ribu, kelas 2 Rp100 ribu, dan kelas 3 Rp35 ribu.

    Adapun iuran tersebut dapat dibayarkan melalui ATM, internet banking, SMS banking, kantor pos, bahkan indomaret dengan memasukan virtual account yang sesuai dengan nomor keanggotaan BPJS Anda.

  5. Fasilitas Pelayanan Kesehatan
    Perbedaan KIS dan BPJS juga dapat terletak pada fasilitas dari pelayanan kesehatannya. Pada BPJS Kesehatan, para peserta dapat memilih dari 3 kelas layanan kesehatan yang ditawarkan, yaitu kelas 1, 2, dan 3. Sedangkan, semua peserta KIS akan mendapatkan layanan kelas 3 dan tidak dapat memilih kelas layanan kesehatan lainnya.


Manfaat Memiliki KIS dan BPJS

Setelah Anda memahami apa perbedaan KIS dan BPJS secara umum, ada baiknya jika Anda juga mengetahui manfaat yang diberikan oleh program jaminan kesehatan dari pemerintah. Diantaranya sebagai berikut.

  1. Tidak Perlu Melampirkan Medical Check Up Saat Daftar
    Keuntungan yang dapat Anda rasakan ketika ingin mendaftar menjadi peserta KIS maupun BPJS adalah tidak diwajibkan untuk melampirkan surat keterangan hasil medical check up saat melakukan pendaftaran.

    Hal ini merupakan salah satu usulan pemerintah agar seluruh masyarakat Indonesia dari berbagai kalangan dapat merasakan manfaat dari layanan kesehatan masyarakat yang diselenggarakan oleh JKN.

  2. Perlindungan Kesehatan Seumur Hidup
    Disamping dari perbedaan KIS dan BPJS yang cukup mencolok, namun keduanya saling berperan dalam menyediakan jaminan perlindungan kesehatan yang baik untuk seluruh rakyat Indonesia yang memiliki kartu keanggotaan.

    Perlindungan kesehatan seumur hidup yang diberikan pemerintah melalui program JKN, seperti KIS dan BPJS ini akan membuat seluruh rakyat Indonesia selaku peserta akan merasa aman ketika membutuhkan akses maupun pertolongan kesehatan dalam keadaan darurat.

  3. 3. Menanggung Hampir Semua Jenis Penyakit
    Secara tindakan medis, tidak ada perbedaan yang signifikan antara KIS dan BPJS. Keduanya memberikan penanganan yang sama terhadap pasien. Pasalnya, semua rumah sakit penyedia fasilitas KIS maupun BPJS dapat memberikan perlindungan jaminan kesehatan yang menangani hampir semua jenis penyakit.

    Namun, berdasarkan pedoman Peraturan Menteri Kesehatan No. 28 Tahun 2014, ada beberapa kasus yang tidak dapat ditanggung oleh program BPJS Kesehatan. Yaitu hal yang memiliki sifat infertilitas, alternatif, estetis, serta komplementer.


Setelah membaca ulasan di atas, apakah sekarang Anda telah memahami perbedaan KIS dan BPJS? Pada dasarnya, keduanya memiliki fungsi dan manfaat yang sama sebagai asuransi kesehatan. Jadi tunggu apa lagi, yuk bergabung dengan asuransi kesehatan sekarang untuk memberi perlindungan seumur hidup.


Baca Juga:

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi, Nyala - 9 Sep 2022

Daftar Biaya Imunisasi Anak di Bidan dan Puskesmas Terbaru 2022

Baca

Edukasi, Nyala - 6 Sep 2022

15+ Situs Freelance Terbaik & Paling Besar Potensi Cuan 2022

See All

Produk Terkait

Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC NISP
ONe Mobile
ONe Mobile

ONe Mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama ONe Mobile yang baru.

Download ONe Mobile