Perhitungan Biaya Renovasi Rumah Terbaru 2021 [Lengkap]

28 Okt 2021 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Ingin membuat rumah makin cantik? Cek estimasi biaya renovasi rumah berikut ini.

Ada berbagai momen penting yang seringkali mengharuskan Anda melakukan renovasi hunian, misalnya dengan penambahan ruangan, pengecatan, atau bahkan pembongkaran keseluruhan. Besar kecilnya perubahan tentu akan mempengaruhi biaya renovasi rumah.

Harga material dan tarif pekerja yang cenderung mahal membuat biaya renovasi rumah per meternya cukup tinggi. Nah, dalam artikel kali ini OCBC akan menjabarkan estimasi biaya renovasi rumah beserta rinciannya agar Anda dapat menyiapkan dana sedini mungkin. Yuk simak!


Estimasi Biaya Renovasi Rumah, Apa Saja yang dibutuhkan?

Sebelum membeli material dan mengontrak pekerja, alangkah baiknya Anda menghitung biaya renovasi rumah dengan mengelompokkan menurut masing-masing komponennya. Agar lebih jelas, berikut ini telah kami rangkum komponen biaya dalam renovasi rumah.

  1. Biaya Material dan Jasa
    Biaya material dan jasa pembangunan biasanya menjadi satu paket borongan penuh. Dengan demikian, Anda cukup membayar sejumlah uang untuk mendapatkan bahan bangunan sekaligus pekerja.

    Biaya renovasi berupa pengecatan atau perbaikan bagian rumah berkisar antara Rp70 ribu - Rp200 ribu tiap meter persegi. Sedangkan untuk penambahan ruangan, biaya yang diperlukan mulai dari Rp5 juta per meter persegi.

    Adapun terkait material, biaya renovasi rumah dengan tarif di bawah Rp3 juta biasanya mendapatkan material grade terbawah. Apabila Anda menginginkan material kualitas premium, Anda harus merogoh biaya kurang lebih Rp4 juta per meter persegi.

  2. Biaya Tukang (Kuli)
    Pembayaran jasa tukang bangunan dapat dilakukan melalui beberapa metode, yakni harian, borongan jasa, dan borongan penuh (paket). Sistem harian mengharuskan Anda membayar tarif sekitar Rp100 ribu - Rp150 ribu per hari hingga pekerjaan tukang selesai.

    Nah, berbeda dari sistem harian, pembayaran jasa dilakukan menurut luas proyek. Nantinya, tarif yang dikenakan adalah sekitar Rp1 juta - Rp1.5 juta per meter persegi. Pembayaran ini sifatnya sudah pasti, jadi ketika lamanya waktu pengerjaan bertambah, Anda tidak akan dikenakan biaya tambahan.

  3. Biaya Perluasan Lahan
    Apabila Anda ingin menambah bagian rumah dan telah memiliki tanah yang cukup tentu tidak menjadi masalah. Namun ketika tanah tidak mencukupi, maka Anda harus menambah luas lahan dengan membeli tanah atau bangunan.

    Besar kecilnya harga komponen biaya renovasi rumah yang satu ini bergantung pada lokasi tanah. Di kota-kota besar, harga tanah per meter persegi bisa mencapai Rp3 juta. Jadi, jika Anda harus membeli tanah untuk tambahan bangunan seluas 25 meter persegi, maka total biaya peluasan lahannya adalah Rp75 juta.

  4. Biaya Lainnya
    Selain tiga komponen biaya renovasi rumah di atas, Anda juga perlu mempertimbangkan tambahan-tambahan biaya yang timbul. Katakanlah apabila di tengah proses renovasi Anda ingin mengubah desain, maka tentu ada biaya lain yang tak terduga.

    Oleh karena itu, Anda perlu menyisihkan setidaknya 10% - 15% dari total biaya sebagai antisipasi perubahan desain, peningkatan harga material, dan pengeluaran tak terduga lainnya.


Jenis Biaya Renovasi Berdasarkan Tipe Rumah

Biaya renovasi juga dipengaruhi oleh tipe dan luas rumah. Adapun mayoritas masyarakat Indonesia memiliki rumah dengan type 45 dan 36. Berikut ini rincian biaya renovasi rumah menurut tipenya.

Rumah Type 45

Rumah type 45 biasanya sudah cukup luas, sehingga Anda bisa merenovasi dengan cara menambah lantai. Nah, perkiraan biaya renovasi rumah 1 lantai menjadi 2 lantai pada tipe ini adalah Rp2.5 juta - Rp4 juta tiap meter perseginya dan dilakukan secara borongan penuh.

Dengan demikian, apabila biaya yang dibutuhkan adalah Rp3juta per meter persegi, maka total biaya renovasi rumah 2 lantai adalah sebagai berikut.

Total biaya= Harga tiap meter persegi x luas rumah x jumlah lantai
= Rp3 juta x 45 x 2
= Rp270 juta


Rumah Type 36

Biaya renovasi rumah type 36 lebih terjangkau dibanding type 45 karena luasnya berbeda. Apabila Anda ingin menambah lantai, maka Anda perlu menyiapkan biaya antara Rp2.5 juta - Rp4 juta per meter persegi. Dengan demikian, biaya renovasi rumah 2 lantai yang diperlukan adalah Rp180 juta dengan rumus hitung sama dengan rumah type 45.


Rumus Menghitung Biaya Renovasi Rumah

Perhitungan biaya renovasi sangat tergantung dengan jenis perubahan yang dilakukan. Apabila Anda harus menambah luas bangunan, maka gunakan rumus berikut ini.

Total biaya= Biaya material + biaya tukang + (Harga tanah per meter persegi x luas tanah)

Atau

Total= (Biaya borongan x luas rumah) + (Harga tanah x luas tanah)

Berikut ini contoh perhitungannya:

Anda ingin menambah ruangan pada rumah type 36 dengan membeli tambahan tanah seluas 50 meter persegi. Pekerjaan dilakukan dengan sistem borongan total bertarif Rp1.5 juta. Apabila harga tanahnya Rp1 juta tiap meter persegi. Maka total biaya yang dibutuhkan adalah sebagai berikut.

Total= (Biaya borongan x luas rumah) + (Harga tanah x luas tanah)
= (Rp1.5 juta x 36) + (Rp1 juta x 50)
= Rp54 juta + Rp50 juta
= Rp104 juta

Adapun apabila Anda ingin menambah lantai, gunakan rumus berikut ini.

Total biaya = Harta tiap meter persegi x luas rumah x jumlah lantai

Selain itu, jangan lupa untuk menyiapkan biaya tambahan sebesar 10% - 15% dari total biaya untuk persiapan apabila perlu dana darurat.

Tips Renovasi Rumah

Renovasi rumah tak hanya memerlukan biaya yang besar, namun juga seringkali menimbulkan pembengkakan pengeluaran. Oleh karenanya, agar hal ini tidak terjadi, Anda dapat menerapkan beberapa tips berikut.

  1. Sesuaikan Dengan Luas Bangunan
    Merenovasi rumah di atas lahan sendiri tentu akan lebih murah dibandingkan jika harus membeli tambahan lahan. Oleh karena itu, Anda dapat menyiasatinya dengan membangun sesuai luas bangunan.

  2. Buatlah Rancangan dengan Matang
    Pembengkakan biaya sering terjadi ketika di tengah proses pembangunan terdapat perubahan desain akibat kesalahan struktur maupun keinginan pribadi. Untuk mencegah hal ini, Anda dapat berkonsultasi dengan arsitek terkait rancangan yang telah Anda miliki.

  3. Siapkan Anggaran Lebih Awal
    Seperti yang telah dijabarkan di atas, renovasi rumah membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu, alangkah baiknya Anda menyiapkan anggaran sejak awal. Misalnya dengan cara mencicil anggaran untuk material, tukang, disusul anggaran pembelian tanah.


Itulah pembahasan mengenai berapa kira-kira biaya renovasi rumah 2021 yang Anda butuhkan. Sebaiknya, rencanakan anggaran renovasi lebih awal agar tidak ada kendala selama prosesnya. Untuk itu, jika membutuhkan dana renovasi tambahan, Sobat OCBC bisa mengajukan KTA OCBC NISP untuk mendapatkan dana cepat dan nyaman.


Baca Juga:

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi, Nyala - 9 Sep 2022

Daftar Biaya Imunisasi Anak di Bidan dan Puskesmas Terbaru 2022

Baca

Edukasi, Nyala - 6 Sep 2022

15+ Situs Freelance Terbaik & Paling Besar Potensi Cuan 2022

See All

Produk Terkait

Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC NISP
ONe Mobile
ONe Mobile

ONe Mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama ONe Mobile yang baru.

Download ONe Mobile