Koperasi Karyawan: Pengertian, Cara Kerja dan Manfaat

1 Nov 2021 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Apa saja manfaat koperasi karyawan bagi para anggotanya? Berikut penjelasannya. 

Sebagai seorang pekerja, tentunya Anda tidak asing dengan istilah koperasi karyawan (kopkar). Melalui Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Pemerintah meminta setiap perusahaan di Indonesia untuk mendirikan kopkar sebagai bentuk dukungan terhadap pekerja.

Jenis koperasi ini sudah memiliki badan hukum, sehingga Anda dapat menjalankan visi misi koperasi karyawan dengan aman. Dalam ulasan kali ini OCBC akan membahas tuntas bagaimana mekanisme, hingga manfaat yang didapatkan dari koperasi. Yuk simak!


Pengertian Koperasi Karyawan

Koperasi karyawan adalah koperasi yang dibentuk dalam suatu perusahaan. Adapun pengurus hingga keanggotaan koperasi adalah karyawan-karyawan di perusahaan tersebut. Salah satu contohnya adalah koperasi karyawan bisnis Indonesia (KBI).

Koperasi ini wajib memiliki badan hukum dan terdaftar, karena para pengurus maupun anggotanya sudah berusia dewasa dan terikat serta paham mengenai aturan hukum. Umumnya, kegiatan usaha dari koperasi karyawan adalah dalam bidang jasa maupun penjualan.

Koperasi jasa merupakan koperasi yang menawarkan layanan simpan pinjam, sehingga dapat memudahkan para anggota untuk meminjam uang. Sedangkan, koperasi penjualan berfungsi untuk menyediakan kebutuhan anggotanya. Misalnya, sembako dan barang kebutuhan lainnya.

Berdasarkan Pasal 15 UU No.25 tahun 1992, jenis koperasi dibedakan menjadi dua, yaitu koperasi primer dan koperasi sekunder. Koperasi primer merupakan koperasi yang bersifat perorangan. Dimana jumlah anggotanya paling sedikit 20 orang.

Sedangkan, koperasi sekunder merupakan koperasi yang dibentuk oleh sekumpulan koperasi primer. Dalam hal ini, kopkar termasuk ke dalam koperasi primer, sebab koperasi ini dibuat oleh sekumpulan orang dengan kesamaan visi misi koperasi karyawan.


Tujuan dan Fungsi Koperasi Karyawan

Tujuan dibentuknya koperasi karyawan adalah untuk berkontribusi mensejahterakan dan juga membantu mengembangkan taraf perekonomian para karyawan yang menjadi anggota koperasi di sebuah perusahaan.

Semua hal terkait produktivitas karyawan, yang tidak dapat diberikan oleh perusahaan, maka akan disediakan oleh koperasi. Dengan begitu, perusahaan maupun karyawan masing-masing memperoleh keuntungan. Adapun beberapa fungsi lainnya adalah sebagai berikut.

  • Meningkatkan kesejahteraan sosial dengan membangun potensi ekonomi para anggota serta masyarakat umum.

  • Berperan aktif dalam meningkatkan kualitas hidup para anggota.

  • Memperkuat sistem perekonomian sebagai dasar ketahanan dan kekuatan ekonomi nasional dengan menjadi pondasinya.

  • Mengembangkan dan mewujudkan perekonomian nasional yang lebih baik melalui kegiatan usaha bersama berlandaskan demokrasi ekonomi dan asas kekeluargaan


Struktur Organisasi Koperasi Karyawan

Agar sebuah koperasi dapat berjalan lancar, maka diperlukan adanya struktur organisasi yang baik. Berdasarkan Undang-Undang RI No.25 Tahun 1992 perihal Perkoperasian, struktur organisasi koperasi karyawan adalah sebagai berikut

  1. Rapat anggota

  2. Pengurus

  3. Pengawas

  4. Manajer

  5. Unit usaha

  6. Anggota


Cara Kerja Koperasi Karyawan

Umumnya, kopkar bersifat sangat terbuka, sehingga tidak ada paksaan dan semua karyawan boleh mendaftar menjadi anggota, dengan syarat masih bekerja di dalam perusahaan tersebut. Meskipun berada di bawah kepemimpinan perusahaan, koperasi ini tetap harus berjalan secara mandiri.

Dalam pelaksanaannya, kopkar harus memperhatikan prinsip-prinsip dalam koperasi. Diantaranya sebagai berikut.

  • Pembagian hasil harus dilakukan secara adil sesuai dengan besarnya usaha dari tiap anggota.

  • Bersifat mandiri.

  • Dikelola secara demokratis.

  • Mendapatkan pendidikan perkoperasian.

  • Bersifat sukarela dan terbuka dalam menjadi anggota.

  • Dapat bekerja sama antar kopkar lainnya.

  • Membatasi pemberian balas jasa pada modal.

 

Dasarnya, cara kerja kopkar tergantung pada tujuan utama dibentuknya koperasi tersebut. Apabila didirikan dengan tujuan yang sama seperti koperasi simpan pinjam, maka para anggota diwajibkan untuk membayar iuran beserta cicilan secara rutin.


Contoh Laporan Keuangan Koperasi Karyawan

Salah satu tugas penting yang harus dijalankan oleh pengurus kopkar adalah membuat laporan keuangan. Pasalnya, dengan pembukuan tersebut Anda akan mengetahui sumber dana koperasi dan semua bentuk transaksi yang dilakukan oleh koperasi.

Berikut ini contoh laporan keuangan kopkar di suatu perusahaan:


Manfaat Koperasi Karyawan bagi Anggota

Setelah memahami tujuan hingga cara kerja dari kopkar, ada baiknya Anda mengetahui apa saja manfaat yang akan diperoleh saat bergabung menjadi anggota. Diantaranya sebagai berikut.

  1. Merancang Keuangan dengan Baik
    Salah satu manfaat menjadi anggota kopkar adalah dapat mengelola keuangan dengan baik. Pasalnya, banyak karyawan yang terkadang tidak mampu mengelola keuangannya, sehingga gaji tiap bulan akan habis dalam waktu singkat.

    Saat menjadi anggota kopkar, tentu Anda dapat merancang keuangan dengan baik. Sebab, Anda telah memahami bahwa sebagian gaji bulanan akan disisihkan untuk dimasukkan ke dalam kopkar.

  2. Menambah Pengalaman Organisasi
    Sebuah kopkar tentunya akan diurus oleh anggota-anggota yang ada di dalamnya. Dengan begitu, hal ini dapat membantu Anda sebagai anggota untuk belajar dan menambah pengalaman berorganisasi.

  3. Saling Membantu Antar Karyawan
    Saat menyimpan dana di dalam kopkar, secara tidak langsung Anda ikut serta mengembangkan modal koperasi. Hal tersebut dapat memudahkan anggota lainnya meminjam uang ke koperasi untuk keperluan tertentu.

    Namun, perlu Anda perhatikan bahwa kopkar hanya memberikan pinjaman uang ketika ada hal-hal mendesak saja. Sehingga, kopkar tidak akan memprioritaskan anggota yang meminjam untuk kebutuhan konsumtif.

  4. Memperoleh Keuntungan
    Sebagai anggota, Anda akan memperoleh keuntungan dari kopkar berupa sisa hasil usaha (SHU). Biasanya, pembagian SHU ini ditetapkan di rapat anggota tahunan (RAT) dan akan diterima sesuai dengan kebijakan koperasi dalam perusahaan tersebut.


Sekian penjelasan lengkap dari OCBC NISP mengenai pengertian, cara kerja sekaligus manfaat dari koperasi karyawan di suatu perusahaan. Jika ada, cobalah untuk bergabung di koperasi yang berada di perusahaan Anda. Selamat mencoba!


Baca Juga:

Story for your Inspiration

Baca

Daily Update, Edukasi, Tips & Trick - 28 Jun 2022

Hati-Hati Dering Jelang Tengah Malam

Baca
Investasi Reksa Dana

Edukasi, Daily Update, Investasi - 23 Jun 2022

Berinvestasi dengan Reksa Dana

See All

Produk Terkait

Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC NISP
ONe Mobile
ONe Mobile

ONe Mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama ONe Mobile yang baru.

Download ONe Mobile