Lonjakan Inflasi AS, Sementara atau Permanen?

15 Nov 2021 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Tingkat inflasi di AS tercatat meningkat hingga mencapai level tertinggi. Apa dampaknya?

Inflasi atau Indeks Harga Konsumen (IHK) di AS periode Oktober 2021 mencapai level tertinggi dalam 30 tahun terakhir, sejak Desember 1990. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa IHK naik 6.2% secara tahunan (YoY), di atas estimasi sebesar 5.9% YoY, dan naik 0.9% secara bulanan (MoM), diatas estimasi sebesar 0.6% MoM.



Hal tersebut kembali memicu kecemasan akan dampaknya terhadap pemulihan ekonomi. Terutama dengan latar belakang permintaan yang cukup kuat, harga barang dan jasa terus dinaikkan di saat terganggunya rantai pasokan dan kurangnya tenaga kerja. Sebelumnya, Indeks Harga Produsen AS juga dilaporkan meningkat 8.6% YoY, dan 0.6% YoY. Peningkatan tahunan pun merupakan yang tertinggi dalam 11 tahun terakhir.

Pendorong utama dari meningkatnya inflasi yaitu indeks harga energi, yang melonjak 4.8% dalam sebulan. Bahkan, warga AS menghadapi biaya yang lebih tinggi untuk kebutuhan dasar:

  • Makanan naik 5.3% YoY, terbesar sejak Januari 2009

  • Bensin naik 6.1% MoM, terbesar sejak Maret 2021

  • Listrik naik 1.8% MoM, kenaikan bulanan terbesar sejak 2014

  • Bahan bakar minyak naik 12.3% MoM, terbesar sejak 2007

Bagaimana Dengan Kebijakan The Fed Selanjutnya?

Pekan sebelumnya, Ketua The Fed, Jerome Powell memperingatkan bahwa inflasi yang tinggi akan bertahan lebih lama dibanding dengan perkiraan “sementara”.

Saat ini, tentunya para investor akan menantikan testimoni Powell setelah rilisan data inflasi tersebut. Data inflasi akan menjadi acuan kebijakan The Fed selanjutnya, dan berpotensi memberikan tekanan kepada pejabat The Fed untuk memperketat kebijakan moneter lebih agresif lagi, baik dari sisi suku bunga, maupun laju tapering.

Dampak Pada Pasar Global?

Tingginya inflasi akan berdampak pada kenaikan imbal hasil US Treasury. Lonjakan US Treasury biasanya menjadi sentimen negatif bagi pasar global, terutama pada saham-saham yang sensitif terhadap pemulihan ekonomi, seperti sektor teknologi. Sementara saham-saham yang terkait dengan pemulihan ekonomi atau cyclical diuntungkan dengan pemulihan ekonomi seperti sektor keuangan, energi, industri, dan komoditas.

Manfaatkan volatilitas pada pasar saham global untuk kembali melakukan akumulasi pada portfolio investasi reksadana USD Anda. Anda dapat mengunjungi website kami di https://www.ocbcnisp.com/id/individu/wealth-management/reksa-dana untuk informasi lebih lanjut, menghubungi Relationship Manager Anda, atau kunjungi cabang OCBC NISP terdekat.

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi, Nyala - 9 Sep 2022

Daftar Biaya Imunisasi Anak di Bidan dan Puskesmas Terbaru 2022

Baca

Edukasi, Nyala - 6 Sep 2022

15+ Situs Freelance Terbaik & Paling Besar Potensi Cuan 2022

See All

Produk Terkait

Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC NISP
ONe Mobile
ONe Mobile

ONe Mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama ONe Mobile yang baru.

Download ONe Mobile