Mengenal Asuransi Dwiguna: Jenis, Manfaat, dan Cara Kerjanya

10 Jan 2022 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Dengan tambahan manfaat tabungan, ini penjelasan lengkap asuransi dwiguna.

Asuransi dwiguna adalah salah satu bentuk proteksi yang paling populer. Hal ini bukan tanpa alasan, sebab asuransi dwiguna memberikan dua keuntungan sekaligus bagi para pemegang polisnya. Selain melindungi dari risiko keuangan, asuransi dwiguna juga menjamin manfaat tunai.

Nah jika dilihat dari faedahnya sendiri, apakah Sobat OCBC tertarik untuk mendaftarnya? Yuk pelajari dulu selengkapnya di bawah ini!


Apa itu Asuransi Dwiguna?

Apa yang dimaksud dengan asuransi dwiguna? Asuransi endowment atau biasa disebut asuransi dwiguna adalah proteksi yang nasabahnya dapat memperoleh sejumlah uang pertanggungan jika mereka meninggal dunia di dalam periode tertentu.

Tak hanya itu, seluruh uang pertanggungan tersebut dapat diterima nasabah apabila masih hidup di masa-masa akhir pertanggungan sesuai dengan periode waktu asuransi tersebut. Beban pemegang polis asuransi adalah premi yang akan dibayarkan ke perusahaan asuransi secara bertahap sesuai dengan isi perjanjian kesepakatan layanan asuransi.


Perbedaan Asuransi Dwiguna dan Asuransi Unit Link

Dimulai dari asuransi dwiguna, yaitu asuransi yang menawarkan dua fungsi. Pertama, asuransi ini berfungsi sebagai perlindungan jiwa. Lalu kedua, dapat berfungsi mirip sebagai tabungan. Maksudnya, Anda harus membayarkan premi setiap bulannya selama jangka waktu yang telah disetujui.

Sedangkan asuransi unit link adalah asuransi yang di dalamnya terkandung unsur investasi. Premi yang Anda bayar setiap bulannya akan dialihkan ke dalam instrumen investasi sesuai keinginan Anda. Tujuannya adalah agar Anda bisa mendapatkan imbal hasil maksimal ke depannya.


Manfaat Asuransi Dwiguna

Kemudian, manfaat asuransi dwiguna adalah memberikan jaminan kepastian nilai tunai kepada para nasabahnya. Nilai tunai tersebut dapat ditentukan dari kesepakatan saat pertama kali membuat polis asuransi. Berikutnya, jumlah premi asuransi yang dibayarkan umumnya akan cenderung stabil.

Setelah itu, manfaat dari proteksi ini adalah Anda bisa memprediksi berapa biaya yang diperlukan, seperti dari segi waktu maupun jumlahnya. Biaya tersebut ditujukan misalnya untuk pendidikan atau jaminan pensiunan. Tentunya pengelolaan dana dan perlindungan risiko dari hal tersebut dapat dikelola dengan baik.

Beberapa manfaat lain yang akan Anda dapatkan dari asuransi dwiguna adalah sebagai berikut:

  • Sebagai motivasi agar dapat konsisten menabung. Karena saat Anda berhenti membayar premi sebelum masa periode berakhir, maka asuransi Anda akan terhenti dan mengalami kerugian.
  • Dapat menambah proteksi jiwa. Artinya, ketika Anda meninggal dunia, ahli waris dapat menerima tambahan uang berupa santunan sesuai isi perjanjian dalam polis.
  • Manfaat akumulasi uang. Maksudnya, nilai tunai dalam proteksi ini adalah milik Anda sehingga nantinya akan terakumulasi dan bisa dicairkan pada waktu tertentu sesuai isi perjanjian dalam polis.
  • Premi yang sudah Anda bayar tiap bulannya tidak akan sia-sia.
  • Manfaat terakhir dari asuransi ini adalah bonus yang terdiri atas bonus tidak ada klaim dan bonus selesainya periode asuransi.

Jenis-Jenis Asuransi Dwiguna

Setelah mengetahui pengertian dan manfaat asuransi dwiguna, hal berikutnya yang perlu Anda ketahui adalah jenis-jenisnya. Terdapat tiga jenis proteksi dwiguna, yaitu sebagai berikut.

  1. Asuransi Pendidikan
    Jika Anda adalah orang tua, tentunya ingin anak Anda mendapatkan pendidikan terbaik agar masa depan mereka terjamin. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan dana tidak sedikit, apalagi kondisi finansial masing-masing orang tidak sama.

    Tujuan dari asuransi pendidikan adalah agar ketika masa sekolah anak sudah tiba, Anda tidak perlu repot-repot lagi mencari uang, karena sudah ada asuransi pendidikan ini.

    Asuransi pendidikan akan membantu Anda dalam menyiapkan dana untuk memenuhi biaya pendidikan anak Anda. Selain itu, Anda juga dapat mencairkan dana tersebut secara bertahap menyesuaikan pada tingkat pendidikan anak Anda.

  2. Asuransi pensiun
    Saat usia Anda masih muda yang artinya dalam masa produktif tentu Anda memiliki kondisi finansial jauh lebih baik dan sehat. Oleh karena itu, usia sekarang adalah waktu tepat bagi Anda untuk memulai persiapan di hari tua atau masa pensiun sehingga nantinya Anda tidak mengalami kesusahan.

    Untuk asuransi pensiun, periode yang dimiliki berjangka waktu panjang serta Anda juga dapat mencairkannya saat pensiun tiba. Jika kemungkinan terjadi suatu hal yang tidak diinginkan, misalnya Anda meninggal dunia sebelum masa pensiun, maka dana pertanggungan dari asuransi ini dapat diterima oleh keluarga bersangkutan.

  3. Asuransi PNS
    Asuransi PNS adalah dilaksanakan oleh PT Taspen, yaitu pemegang polis asuransi dapat menerima jaminan keuangan. Jika Anda sebagai PNS berhenti bekerja karena telah memasuki masa pensiun atau kemungkinan terburuknya meninggal dunia, maka ahli waris yaitu keluarga bersangkutan berhak mengambil jaminan keuangan tersebut.

    Sementara itu, pada setoran premi bulanan yang wajib dibayar oleh PNS pemegang polis asuransi adalah sebesar 3,25% dari penghasilan atau gaji (termasuk tunjangan) bulanannya.

    Tak hanya itu, Anda juga harus melampirkan data pribadi sendiri beserta anggota keluarga. Ditambah lagi, apabila Anda naik pangkat atau terjadi perubahan gaji maka wajib untuk melaporkannya.


Kelebihan dan Kekurangan Asuransi Dwiguna

Berdasarkan penjelasan di atas, bisa dilihat jika asuransi dwiguna cocok bagi orang yang ingin memiliki kondisi finansial matang dan baik masa depan. Namun, Anda juga perlu tahu bahwa asuransi ini juga memiliki kekurangan. Beberapa kekurangan dari asuransi dwiguna adalah sebagai berikut:

  • Jangka waktu klaim uang pertanggungan tidak bisa fleksibel. Pemegang polis asuransi akan diberikan periode waktu untuk pengambilan uang tadi sebelum akhir dari masa kontrak. Sehingga, Anda harus jeli merencanakan penggunaan uang tersebut untuk kebutuhan yang diprioritaskan ketika waktu penarikannya tiba.
  • Berikutnya, jumlah uang yang akan dibayarkan sebagai premi cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan asuransi jiwa umum. Anda harus mempersiapkan dana lebih setiap bulannya.

Selain itu, beberapa kelebihan dari asuransi ini adalah sebagai berikut:

  • Dapat digunakan sebagai rancangan biaya pendidikan anak sesuai dengan jangka waktu pemberian nilai tunai.
  • Uang pertanggungan dapat cair meskipun pemegang polis masih hidup ketika masa asuransi telah berakhir.

Cara Kerja Asuransi Dwiguna

Agar Anda mendapat gambaran semakin jelas mengenai cara kerja asuransi dwiguna, berikut OCBC berikan contohnya.

Misalnya, Andi memegang polis Asuransi dengan nilai tunai sebesar Rp500 juta selama 15 tahun. Hal ini artinya Andi wajib membayar premi bulanan selama 15 tahun. Apabila selama periode tersebut Andi meninggal dunia, ahli waris Andi yakni keluarganya akan menerima uang pertanggungan Andi sebesar nilai tunai Rp500 juta tersebut.

Namun, apabila Andi tidak mengalami risiko apapun, maka pada tahun ke-16, Andi akan tetap menerima manfaat hidup dari asuransi tersebut dengan nilai tunai yang sama. Artinya, proteksi dwiguna adalah sebagai jaminan Andi untuk menerima manfaat tunai dari perjanjian polis di awal.


Nah, itulah pembahasan seputar asuransi dwiguna lengkap hingga kelebihan dan kekurangannya. Setelah memahaminya, apakah Sobat OCBC jadi semakin tertarik untuk menjadikannya sebagai pilihan proteksi? Semoga artikel ini bisa jadi salah satu bahan pertimbangan yang dapat membantu ya!

Baca Juga:

Story for your Inspiration

Baca

Daily Update, Edukasi - 4 Jul 2022

Pusing Tujuh Keliling, Kartu Kredit Dibobol Maling!

Baca

Daily Update, Edukasi, Tips & Trick - 28 Jun 2022

Hati-Hati Dering Jelang Tengah Malam

See All

Produk Terkait

Asuransi

Asuransi

Perlindungan demi masa depan yang lebih aman

Download ONe Mobile