Analisis Fundamental: Pengertian, Cara Kerja, dan Tips

17 Jan 2022 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Menghindari resiko kerugian investasi? Simak dulu apa itu analisis fundamental.

Memperoleh keuntungan tentu menjadi impian dari setiap orang yang melakukan investasi. Oleh karena itu, penting bagi para investor melakukan berbagai analisis, seperti fundamental dan teknikal. Analisis fundamental adalah teknik analisis yang digunakan untuk menilai kondisi keuangan dari sebuah perusahaan.

Cara ini bermanfaat bagi para investor untuk mengurangi resiko investasi dengan memilih saham yang berpotensi untung. Lantas, bagaimana cara analisis fundamental saham? Yuk, simak penjelasannya di artikel ini.


Apa itu analisis fundamental?

Analisis fundamental adalah salah satu metode pengukuran yang digunakan para investor untuk mengetahui keamanan suatu nilai saham. Metode ini dilakukan dengan memeriksa faktor keuangan dan kondisi ekonomi perusahaan terkait. Indikator yang digunakan dalam analisis fundamental adalah Return to Equity (ROE), Price to Earning Ratio (P/E), dan lainnya.

Selain faktor ekonomi dan keuangan, poin penting lainnya dalam analisis fundamental adalah memeriksa manajemen efektivitas perusahaan dan persaingan industri. Hal ini dinilai sebagai indikator signifikan yang juga mempengaruhi nilai keamanan sebuah saham perusahaan.

Tujuan utama sebuah analisis fundamental adalah memperoleh pertimbangan harga untuk dibandingkan dengan harga sekuritas saat ini. Dengan demikian, investor dapat menilai apakah sekuritas tersebut termasuk overvalued atau undervalued.


Perbedaan analisis fundamental dan teknikal

Di sisi lain, investor juga dapat menggunakan teknik analisis lainnya untuk mengecek apakah saham suatu perusahaan sehat atau tidak. Metode ini disebut dengan analisis teknikal. Analisis fundamental dan teknikal adalah dua teknik yang paling umum digunakan oleh para investor dan penting untuk dipahami termasuk pemula. Lalu, apa perbedaan analisis fundamental dan teknikal?

Analisis fundamental adalah metode yang pada intinya mengacu pada data laporan keuangan sebuah perusahaan. Melalui hal ini, investor akan mempertimbangkan banyak pengukuran bahkan sampai faktor makro dan mikro ekonomi. Sedangkan, analisis teknikal adalah metode analisis yang menggunakan data harga historis.

Investor dapat mengecek grafik pergerakan saham suatu perusahaan sebelum memutuskan untuk membeli atau menjualnya. Biasanya, teknik analisa ini lebih sering digunakan oleh trader yang memiliki tujuan investasi jangka pendek.

Jadi, pada intinya perbedaan analisis fundamental dan teknikal terletak pada indikator dan acuan data yang digunakan. Indikator yang digunakan dalam analisis fundamental adalah nilai ekonomi dan keuangan suatu perusahaan. Sedangkan, analisis teknikal menggunakan data historis, seperti harga dan volume sebagai pertimbangan.


Cara analisis fundamental saham

Cara analisis fundamental saham yang paling sering digunakan, yaitu menggunakan pendekatan Top Down Approach. Analisis fundamental saham adalah cara yang mempertimbangkan kondisi ekonomi suatu perusahaan. Oleh karena itu, pendekatan yang digunakan juga melibatkan kondisi fundamental dan sektor industri dari perusahaan tersebut. Berikut penjelasannya:

  1. Kondisi makro suatu perusahaan
    Kondisi ini berkaitan erat dengan kebijakan yang ditetapkan oleh pemerintah. Salah satunya, yaitu kebijakan terkait suku bunga. Jika, kondisi suku bunga naik maka kebanyakan investor lebih memilih menyimpan uangnya di bank daripada saham. Hal ini tentu akan mempengaruhi laju roda bisnis perusahaan. Sebaliknya, jika suku bunga rendah, investor cenderung memilih saham sebagai cara untuk meraih keuntungan bisnisnya.

    Selain itu, perkembangan ekonomi juga mempengaruhi performa harga saham sebuah perusahaan. Aktivitas ekonomi yang melemah tentu berakibat pada menurunnya produktivitas perusahaan. Hal ini juga akan mempengaruhi harga saham.

  2. Kondisi sektor dan industri
    Tidak bisa dipungkiri bahwa kondisi industri adalah hal krusial yang mempengaruhi tinggi rendahnya harga saham. Jika, ada hal-hal yang terjadi di sektor industri terkait, seperti kenaikan harga, maka nilai saham industri tersebut juga akan naik.

    Salah satu contohnya terjadi pada kasus harga saham pertambangan yang mengalami kenaikan pesat saat harga minyak dunia meroket pada tahun 2007. Hal tersebut menyebabkan harga saham minyak dan batu bara juga meningkat tajam. Sebaliknya, jika harga minyak turun, maka nilai saham pertambangan juga akan lesu.

  3. Fundamental perusahaan
    Kondisi ini terkait pada kondisi internal atau manajemen sebuah perusahaan. Manajemen kerja dan keuangan yang stabil akan memberikan dampak positif pada pergerakan saham perusahaan. Oleh karena itu, memastikan bahwa setiap pekerjaan dikelola oleh orang yang kompeten pada bidangnya menjadi krusial.


Tips memilih saham melalui analisis fundamental

Tips memilih saham menggunakan analisis fundamental adalah berpacu pada data publik sebuah perusahaan, seperti nilai obligasi dan suku bunga. Terdapat beberapa tips yang bisa dilakukan saat menggunakan teknik analisis ini, yaitu:

  • Memastikan bahwa kinerja perusahaan terus mengalami peningkatan dengan memeriksa perolehan laba dan peningkatan harga sahamnya
  • Saham perusahaan tersebut memiliki kapitalisasi pasar dengan nilai lebih dari Rp 500 miliar
  • Memastikan bahwa perusahaan tersebut memiliki model bisnis yang jelas dan terstruktur
  • Memeriksa rata-rata Price Earning Ratio (PER) tidak jauh berbeda
  • Memeriksa bahwa perusahaan tidak memiliki hutang yang melebihi standar maksimal rasio DER (Debt Equity Ratio)

Pada intinya, analisis fundamental adalah hal krusial yang perlu dipahami oleh setiap investor. Analisa ini dapat membantu mengurangi resiko kerugian dengan memeriksa beberapa indikator terkait. Jadi, sebelum membeli saham pastikan untuk memahami apa itu analisis fundamental saham, ya!


Baca Juga:

Story for your Inspiration

Baca
Investasi Reksa Dana

Edukasi, Daily Update, Investasi - 23 Jun 2022

Berinvestasi dengan Reksa Dana

Baca
Mempersiapkan Dana Pensiun

Daily Update, Edukasi, Investasi - 23 Jun 2022

Mempersiapkan Dana Pensiun

See All

Produk Terkait

Reksa Dana

Reksa Dana

Kemudahan investasi dengan aman dan nyaman untuk masa depanmu

Download ONe Mobile