Hukum Penawaran: Pengertian, Bunyi & Faktor yang Mempengaruhi

2 Feb 2022 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Hukum penawaran berperan penting dalam roda perekonomian. Ini penjelasannya!

Dalam ilmu ekonomi, penawaran adalah salah satu faktor utama penentu harga pasar. Pada praktiknya, hukum permintaan dan penawaran saling mempengaruhi sekaligus memiliki hubungan erat dengan interaksi antara penjual dan pembeli. Nah, Sobat OCBC, sudah tahu apa itu penawaran?

Dalam artikel kali ini, OCBC akan merangkumnya khusus untuk Anda. Yuk langsung simak penjelasannya berikut!


Apa itu Penawaran?

Penawaran adalah sejumlah barang yang disediakan oleh produsen pada tingkat harga tertentu dalam suatu periode. Untuk membangun pengertian penawaran, kita membutuhkan sebuah asumsi, yaitu ceteris paribus.

Ceteris paribus adalah sebuah asumsi di mana kita menganggap semua faktor yang dapat mempengaruhi penawaran suatu barang atau jasa tidak ada. Penggunaan asumsi ini dibutuhkan agar didapatkan perkiraan dengan lebih mudah.

Contoh, kita bisa memperkirakan apa itu penawaran dan bagaimana penawaran suatu barang terbentuk tanpa harus mempertimbangkan faktor harga barang lain dan situasi ekonomi pada suatu negara.


Bunyi Hukum Penawaran

Setelah mengetahui apa itu penawaran, terdapat pula penjelasan mengenai hukum penawaran.

Hukum penawaran adalah aturan utama dalam penawaran. Hukum penawaran mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi produsen saat menawarkan barang atau jasa kepada konsumen.

Bunyi hukum penawaran adalah:

“Jika harga naik, penawaran meningkat, sehingga jika harga turun, penawaran juga akan turun.”

Mengapa bila terjadi peningkatan harga penawaran juga ikut naik? Bukankah tingginya harga tidak disukai konsumen? Nah, ingat bahwa hukum penawaran adalah cara kerja produsen dalam menyediakan produk.

Tujuan produsen untuk mendapatkan laba akan lebih mudah tercapai dengan harga produk yang lebih tinggi. Oleh sebab itu, meningkatnya harga adalah angin segar bagi produsen.


Jenis-Jenis Penawaran

Penawaran dibedakan menjadi beberapa jenis. Berikut penjelasannya.

  1. Penawaran marginal
    Penawaran marginal terjadi ketika produsen memilih untuk menawarkan produknya sesuai harga pasar. Saat produsen melakukan penawaran marginal, bukan berarti ia tidak mendapatkan laba. Ia tetap memperoleh laba, tetapi mungkin tidak setinggi produsen dengan tipe penawaran lainnya di bawah ini.

  2. Penawaran sub marginal
    Sesuai namanya, penawaran sub marginal berasal dari produsen yang memasarkan produknya dengan harga di bawah harga pasar. Penawaran sub marginal terjadi karena produsen mendapatkan harga grosir lebih murah atau memang ingin mendapatkan laba lebih sedikit.

  3. Penawaran super marginal
    Penawaran super marginal terjadi ketika produsen memiliki kuasa guna menawarkan produknya di atas harga pasar. Ketika suatu produk dijual lebih mahal daripada harga pasar, belum tentu konsumen akan bersedia membelinya.

    Namun produsen yang melakukan hal tersebut biasanya mempunyai posisi tawar tinggi seperti memiliki stok terakhir barang atau menjadi satu-satunya produsen barang dengan permintaan tinggi di suatu daerah.


Kurva Penawaran

Apakah Sobat OCBC NISP sudah memahami apa itu penawaran? Jika sudah, berikut ini adalah penjelasan mengenai kurva penawaran agar Anda makin paham mengenai konsep penawaran.

Kurva penawaran, sesuai dengan hukum penawarannya, bersifat positif. Slope kurva penawaran yang positif diartikan sebagai kenaikan kuantitas penawaran akibat dari meningkatnya harga produk.



Jika Anda sudah memahami apa itu penawaran, maka Anda akan memahami ciri-ciri kurva penawaran berikut:

  • Kurva berbentuk garis lurus
  • Kurva bergerak dari kiri bawah ke kanan atas
  • Jika kurva bergerak ke arah kanan, berarti penawaran mengalami kenaikan
  • Memiliki kemiringan kurva (slope) positif

Rumus Fungsi Penawaran

Setelah mempelajari kurva penawaran, lalu bagaimana dengan rumus fungsi penawaran? Rumus fungsi penawaran menunjukkan hubungan antara harga barang dan bagaimana itu berpengaruh terhadap penawaran secara umum.

Rumus fungsi penawaran suatu barang adalah:

Q = a + bP

Keterangan:
Q = kuantitas barang yang ditawarkan
a = konstanta
b = kemiringan
P = harga (price)


Faktor yang Mempengaruhi Penawaran

Setelah terjawab semua pertanyaan mulai dari apa itu penawaran hingga kurva dan rumusnya, faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran juga penting untuk disimak.

  1. Biaya produksi
    Biaya produksi adalah faktor utama yang mempengaruhi penawaran. Penawaran dan biaya produksi adalah berbanding terbalik. Artinya, apabila biaya produksi meningkat, maka harga barang otomatis tinggi, sehingga produsen menawarkan barang produksinya dalam jumlah sedikit.

    Kenaikan biaya produksi tersebut bisa disebabkan oleh banyak hal, misalnya harga bahan baku, tarif pajak, atau tingginya upah tenaga kerja.

  2. Teknologi
    Faktor teknologi juga memiliki peran penting dalam proses penawaran produk sebab mesin yang lebih canggih akan menghasilkan barang lebih banyak atau lebih cepat. Dengan begitu, produsen dapat menekan biaya produksi dan menambah kuantitas barang secara leluasa.

  3. Adanya produsen baru
    Faktor lain yang mempengaruhi penawaran adalah adanya produsen baru. Misalnya penjualan produk A mendatangkan keuntungan, maka kemungkinan besar akan muncul produsen-produsen lain yang berkecimpung di usaha tersebut. Stok di pasang jadi banyak, sehingga penawaran barang atau jasa pun ikut meningkat.

  4. Faktor non-ekonomi
    Faktor non-ekonomi dapat berupa keputusan pribadi produsen, kondisi lingkungan sekitar, dan terjadinya bencana alam. Hal-hal di luar kontrol ini juga berkontribusi terhadap keputusan penawaran produsen dalam suatu pasar.


Kini, Sobat OCBC pasti sudah paham apa itu penawaran setelah membaca ulasan di atas. Jalannya proses suatu bisnis tentu tak akan lepas dari adanya hukum penawaran. Artinya, jika seluruh komponen dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin usaha yang Anda tekuni mampu berkembang secara pesat. Semangat!


Baca Juga:

Story for your Inspiration

Baca

Investasi - 9 Mei 2022

Investasi bertahap dengan Reksa Dana Berjangka

Baca

Investasi - 9 Mei 2022

Pasar Saham: Sell in May and Go Away?

See All

Produk Terkait

ONe Mobile

ONe Mobile

Download ONe Mobile