Apa itu IMF? Pengertian, Sejarah, Tujuan dan Tugasnya

2 Feb 2022 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Apa itu IMF (International Monetary Fund)? Yuk pelajari lebih lanjut di sini. 

IMF adalah singkatan dari International Monetary Fund, salah satu organisasi internasional yang menangani masalah keuangan. Dalam Bahasa Indonesia, dikenal juga dengan Dana Moneter Internasional.

Beberapa waktu lalu, organisasi ini banyak dibicarakan karena kabarnya akan memberikan pinjaman kepada Indonesia untuk menangani pandemi Covid-19. Jadi, apa sebenarnya IMF dan bagaimana sejarah terbentuknya. Yuk pelajari lebih lanjut pada artikel di bawah ini!


Apa itu IMF?

Pada dasarnya, International Monetary Fund atau IMF adalah organisasi internasional yang bergerak di bidang keuangan dan seringkali memberikan pinjaman dana kepada negara-negara anggota yang membutuhkan bantuan.

Peran organisasi IMF adalah organisasi yang berada di tengah sistem moneter internasional seluruh dunia. Sistem tersebut diantaranya pembayaran dan juga nilai tukar mata uang. Serta, menjadi sumber dana untuk permasalahan neraca negara.

Markas besar IMF berlokasi di Washington DC, Amerika Serikat. Saat ini, anggota IMF terdiri dari 189 negara seluruh dunia. Diantaranya, terdapat 24 direktur eksekutif. Hingga sekarang, IMF telah memberikan bantuan mencapai US$ 1 triliun bagi negara anggota dengan lebih dari 40 perjanjian pinjaman.

Berdasarkan catatan dari International Monetary Fund, dari total negara peminjam tersebut, Ukraina, Portugal,Yunan dan Pakistan menjadi negara dengan total pinjaman terbanyak (data diambil per September 2017).

Hingga sampai tahun 2010 lalu, jumlah cadangan dana yang telah dikantongi IMF adalah sekitar SDR 476,8 miliar atau setara dengan Rp 6,73 Kuadriliun bila dinilai dari nilai tukar pada tahun tersebut.


Sejarah Terbentuknya IMF

IMF didirikan pada tahun 1944, berawal dari konferensi PBB yang dilaksanakan di Bretton Woods, Amerika Serikat. Kala itu, terdapat setidaknya 45 perwakilan negara yang setuju akan adanya kerangka kerjasama ekonomi.

Tujuan dari kerjasama ekonomi tersebut adalah menghindari terjadinya depresi besar seperti di tahun 1930 untuk kedua kalinya. Tepat pada tahun itu, beberapa negara mengalami perekonomian yang cukup lemah.

Sehingga, agar dapat mempertahankan perekonomiannya, negara-negara tersebut menerbitkan kebijakan hambatan impor. Namun, kebijakan tersebut ternyata justru membuat perekonomian semakin lemah hingga akhirnya beberapa negara tidak sanggup bertahan.

Adanya situasi tersebut beberapa perwakilan negara mendatangi konferensi di Bretton Woods guna mendiskusikan pasal-pasal kesepakatan. Gunanya untuk mengawasi sistem moneter internasional, stabilitas nilai tukar serta menghapus pembatasan tukar menukar valuta asing.

Pada akhirnya, bulan Desember 1945 terbentuklah organisasi internasional secara resmi, hingga saat ini menjadi IMF. kala itu, terdapat 29 negara yang tergabung dalam keanggotaan dan bertandatangan dalam pasal-pasal perjanjian.


Tujuan Berdirinya IMF

Terbentuknya organisasi IMF atau Dana Moneter Internasional ini tentu bukan tanpa tujuan. Selain menjadi sumber dana bagi negara-negara anggota, adapun beberapa tujuan dari IMF adalah sebagai berikut.

  1. Memantau perkembangan dan kebijakan ekonomi
    Tugas IMF adalah melakukan pemantauan terhadap setiap negara anggota dalam hal pemilihan kebijakan serta perkembangan ekonominya. IMF kemudian akan memberikan saran mengenai kebijakan yang dinilai lebih tepat terkait kebijakan tersebut.

  2. Memberi dana pinjaman bagi negara anggota IMF
    Ada kalanya, kegiatan IMF adalah memberikan bantuan teknis berupa pelatihan terkait masalah keuangan ke[ad negara-negara anggotanya. Lebih tepatnya, memberi pelatihan langsung kepada bank sentral dan pemerintah negara tersebut.

  3. Mengadakan pertemuan tahunan anggota IMF
    Setiap bulan oktober, para anggota IMF melakukan pertemuan yang membahas seputar perekonomian. Biasanya, pertemuan ini diadakan di kantor pusat selama dua tahun berturut-turut. Lalu pada tahun ketiga diadakan di salah satu negara anggota.


Tugas Utama IMF

Tak keluar dari masalah perekonomian, tugas utama IMF adalah memprakarsai atau mendorong terbentuknya kerjasama moneter secara internasional antar negara-negara yang menjadi anggotanya. Namun, selain itu ada pula beberapa tugas dari IMF, yaitu sebagai berikut.

  • Memberikan fasilitas untuk pertumbuhan dan perluasan transaksi internasional yang seimbang.
  • Mendorong stabilitas dari nilai tukar mata uang internasional
  • Membantu terbentuknya sistem pembayaran secara multilateral.
  • Memenuhi sumber bantuan yang telah dilengkapi dengan sistem safeguard berkualitas kepada negara anggota yang sedang mengalami masalah perekonomian atau neraca pembayaran.
  • Dalam jangka panjang, menurunkan tingkat kemiskinan di seluruh dunia.

Itu dia ulasan mengenai apa itu IMF (International Monetary Fund) atau dikenal juga dengan Dana Moneter Indonesia. Tujuan utama dari organisasi ini adalah membantu perekonomian negara di seluruh dunia, maka tak heran jika mereka bersedia memberikan pinjaman kepada Indonesia untuk menangani masalah pandemi di negara kita.


Sama halnya dengan anggota IMF yang bisa mendapatkan pinjaman dana, Sobat OCBC juga bisa mengajukan pinjaman dana ke Bank OCBC NISP melalui layanan Kredit Tanpa Agunan sebagai solusi kebutuhan finansial Anda.


Baca Juga:

Story for your Inspiration

Baca

Investasi - 9 Mei 2022

Investasi bertahap dengan Reksa Dana Berjangka

Baca

Investasi - 9 Mei 2022

Pasar Saham: Sell in May and Go Away?

See All

Produk Terkait

ONe Mobile

ONe Mobile

Download ONe Mobile