Apa itu Cash Advance? Pengertian, Ketentuan & Keuntungannya

10 Feb 2022 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Pengertian cash advance, ketentuan, dan kelebihannya bagi pebisnis. Yuk simak!

Cash advance adalah uang tunai yang dapat ditarik melalui mesin ATM oleh pengguna kartu kredit. Oleh karena itu, penarikan uang tunai kartu kredit mempunyai jumlah batasan. Tujuannya agar pengguna tidak berlebihan ketika menarik uang tunai.

Di sisi lain, bagi perusahaan, cash advance adalah bentuk pengumpulan dana ketika kondisi keuangan perusahaan sedang menurun. Artinya, uang ini dapat mempengaruhi kinerja keuangan perusahaan. Namun, ada beberapa hal lagi yang perlu Anda ketahui mengenai cash advance, yuk simak ulasannya!


Apa Itu Cash Advance?

Layaknya kartu kredit pada umumnya, cash advance adalah uang tunai yang sebetulnya bukan milik sendiri namun digunakan atas hasil penarikan kartu kredit di ATM.

Akan tetapi, salah satu hal yang perlu Anda ketahui dari cash advance adalah limit atau batas penarikan uang tunai tergantung pada limit kartu kredit Anda. Dengan kata lain, Anda tidak dapat menarik uang tunai melebihi limit kartu kredit tersebut.

Biasanya, jumlah maksimal limit kartu kredit beberapa bank untuk penarikan cash advance adalah sebesar 30% saja. Maka dari itu, Anda tidak dapat menarik uang secara berlebihan karena adanya sistem penawaran ini.

Lain daripada itu, harus Anda pahami bahwa bunga atau biaya cash advance adalah lebih tinggi dibanding bentuk pinjaman lainnya, hal itu juga biasa disebut dengan cash advance fee.

Lalu, jika Anda seorang pengusaha, hal yang perlu Anda perhatikan adalah tentang cara mengelola dana kas perusahaan. Tujuannya agar Anda tidak perlu mengambil uang tunai menggunakan sistem cash advance ini. Sehingga, nantinya bisnis Anda tidak memiliki tagihan atau utang dengan bunga tinggi terlalu banyak.


Ketentuan Biaya Cash Advance

Berdasarkan pengertian di atas, biaya cash advance atau cash advance fee adalah salah satu hal yang menjadi pertimbangan Anda ketika ingin melakukan pinjaman menggunakan sistem ini. Berikut beberapa ketentuan biaya cash advance.

  1. Biaya Layanan
    Biaya cash advance atau cash advance fee adalah biaya yang dikenakan pada penarikan uang tunai dengan sistem ini. Biaya pertama dari cash advance adalah biaya layanan, yaitu biaya tetap yang ditentukan oleh bank, dengan besarnya mulai dari Rp50.000 hingga Rp150.000.

    Namun, ada juga bank yang membebankan biaya layanan sesuai jumlah tarikan uang. Biasanya, potongan biaya tersebut mulai dari 3% sampai 5% dari jumlah tarikan uang dan umumnya tidak melebihi Rp150.000.

  2. Biaya Transaksi Penarikan
    Sama halnya dengan transaksi keuangan yang menggunakan mesin ATM, cash advance juga memberlakukan biaya transaksi penarikan. Biaya transaksi penarikan cash advance adalah ditentukan berdasarkan bank dan jenis kartu yang Anda pakai.

  3. Biaya Bunga
    Biaya terakhir dari cash advance adalah biaya bunga saat Anda membayarkan uang tunai ini. Umumnya besaran bunga yang dibebankan dari penarikan cash advance adalah lebih besar dibanding ketika membeli barang menggunakan kartu kredit.

    Oleh karena itu, Anda perlu berhati-hati ketika menarik uang tunai dengan sistem cash advance, sebab banyak biaya yang harus Anda bayar saat pembayarannya nanti.


Fitur Cash Advance

Sebagian besar perusahaan tentu memiliki cash advance dengan jenis yang bermacam-macam, misalnya biaya bulanan, biaya perawatan gedung, biaya perjalanan bisnis, dan sebagainya.

Oleh karena itu, jangka waktu dalam penarikan cash advance adalah berbeda-beda, misalnya sebulan sekali atau seminggu sekali tergantung pengajuan cash advance itu sendiri.

Proses penggunaan cash advance dapat dimulai dari bagian pengurus finansial perusahaan. Hal itu dikarenakan bagian finansial memiliki fitur direct bank transfer yang bisa melakukan aktivitas pembayaran ke rekening bank karyawan.

Selain itu, laporan kegiatan transaksi yang diperlukan pun dapat diperoleh secara langsung dan juga bisa dihubungkan dengan cash advance dalam akuntansi, sehingga hal itu akan lebih memudahkan perusahaan.


Keuntungan dan Kekurangan Cash Advance

Untuk menjadi bahan pertimbangan Anda dalam menarik uang tunai menggunakan cash advance, terdapat beberapa keuntungan dan kekurangan dari sistem tersebut, antara lain:

Keuntungan Cash Advance

Sesuai dengan penjelasan di atas, cash advance bisa memungkinkan Anda mendapatkan uang tunai dengan mudah dan cepat. Cash advance bisa sangat membantu Anda dalam kondisi darurat atau mendesak membutuhkan uang tunai.

Selain itu, jumlah penarikan uang juga tidak terlalu banyak, sehingga Anda dapat membayarnya pada jangka waktu yang singkat.

Kekurangan Cash Advance

Namun, kekurangan dari cash advance adalah biaya yang dibebankan relatif lebih besar. Lalu, karena masa pembayarannya singkat, maka Anda harus memastikan bahwa kondisi keuangan Anda cukup untuk membayarnya. Oleh karena itu, perlu pertimbangan matang sebelum menggunakan sistem cash advance.

Itulah penjelasan mengenai apa itu cash advance hingga kelebihan dan kekurangannya. Jadi bijaklah menggunakan cash advance sesuai dengan tujuan Anda. Hindari menggunakannya secara sembarangan yang menyebabkan hutang Anda semakin menumpuk dan tidak terkontrol. Semoga sukses!


Baca Juga:

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi - 25 Mei 2022

Keunggulan transaksi valas di ONe Mobile

Baca

Edukasi - 25 Mei 2022

Serba Serbi Transaksi Valuta Asing

See All

Produk Terkait

Cash Management

Cash Management

ONe Mobile

ONe Mobile

Download ONe Mobile