Cash Payment Journal, Laporan Penting dalam Perusahaan

9 Mar 2022 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Cash payment journal adalah laporan penting dalam perusahaan, ini alasannya! 

Cash payment journal adalah salah satu jurnal khusus dan menjadi elemen penting dalam aspek keuangan suatu bisnis atau perusahaan. Seperti yang kita ketahui, transaksi keluar masuk keuangan suatu perusahaan wajib dicatat pada sebuah jurnal sebagai laporan keuangan.

Pasalnya, laporan keuangan tersebut nantinya akan menjadi sebuah acuan untuk perusahaan dalam mengambil keputusan. Karena itu, jurnal ini harus dicatat sesuai dengan runtutan waktu terjadinya transaksi. Yuk simak lebih lanjut tentang apa itu cash payment journal berikut ini.


Pengertian Cash Payment Journal

Cash payment journal adalah jurnal pengeluaran kas yang digunakan untuk mencatat transaksi-transaksi dalam bentuk tunai. Pada cash payment journal tercantum juga catatan akuntansi berhubungan dengan pengeluaran secara kas atau tunai.

Pengeluaran tersebut meliputi segala perlengkapan dagang yang dilakukan secara tunai, pembayaran beban, pembayaran utang serta penarikan uang oleh pemilik dan berbagai transaksi sejenis lainnya.

Cash payment journal juga dapat diartikan sebagai buku besar yang bertujuan mencatat seluruh pembayaran tunai meliputi jumlah utang, pembelian barang dagang serta biaya operasional bisnis.

Dalam catatan tersebut biasanya akan ada beberapa kolom terpisah, diantaranya untuk tanggal, keterangan, nomor cek, kredit pengurangan pembelian, pinjaman secara tunai, nilai debit, piutang pinjaman, debit pembelian, kredit lain-lain dan utang lainnya yang sejenis.

Cash payment journal adalah salah satu jenis jurnal khusus. Selain itu, masih ada beberapa jenis jurnal lainnya, misal jurnal penjualan yang digunakan untuk mencatat penjualan produk secara kredit, jurnal pembelian guna mencatat pembelian produk serta ada pula jurnal penerimaan kas, berfungsi mencatat transaksi berhubungan dengan penerimaan kas.


Tujuan dan Fungsi Cash Payment Journal

Fungsi cash payment journal adalah mencatat semua transaksi arus kas pengeluaran yang berhubungan dengan aktivitas operasional perusahaan. Dokumen pencatatan untuk cash payment journal adalah faktur dari supplier yang telah memiliki cap lunas dalam cek dan bilyet giro atau bukti transaksi lainnya.

Tujuan lain dari pencatatan cash payment journal adalah memudahkan Anda ketika posting ke buku besar. Dengan jenis serta metode pembayaran yang semakin detail, tentu Anda lebih mudah memindahkannya dalam buku besar, sehingga bisa menghemat waktu, biaya dan tenaga.


Contoh Cash Payment Journal

Berdasarkan frekuensi transaksinya, cash payment journal dibagi menjadi dua macam. Yaitu kategori yang jarang terjadi transaksi dan sering terjadi transaksi. Kategori sering terjadi transaksi dibuatkan kolom akun sendiri, berlawanan dengan akun kas.

Sedangkan, untuk kategori sering terjadi transaksi biasanya tercatat berapa sering perusahaan melakukan pembelian barang secara tunai maupun utang.

Contoh cash payment journal adalah salah satu jurnal yang tidak sulit untuk dibuat, berikut langkah-langkah dalam pencatatannya:

  1. Tulis waktu dan tanggal pengeluaran kas.
  2. Tulis nomor transaksi pada bukti pengeluaran kas. Biasanya terdapat dalam faktur pembelian.
  3. Tulis keterangan dengan lengkap terkait transaksi yang dilakukan.
  4. Beri tanda checklist pada referensi saat transaksi yang akan dicatat sudah ter-posting pada buku besar.
  5. Pada kolom akun, tulislah nama akun yang berkaitan. Akun debit berfungsi untuk mencatat jumlah nilai debit. Selain itu, kolom debit juga dibagi menjadi empat kategori lagi yaitu:
    • Kolom pembelian, diisi jumlah pembelian yang dilakukan secara tunai.
    • Kolom akun utang dagang, diisi jumlah utang dagang yang telah dilunasi.
    • Kolom jumlah, diisi jumlah transaksi pada akun bersangkutan.
    • Kolom serba-serbi, dibagi menjadi dua sub kolom yang berisikan akun dan jumlah.
  6. Pada kolom akun kredit, isikan jumlah transaksi secara kredit. Kolom ini dibagi lagi menjadi dua kategori yaitu kolom kas dan kolom potongan pembelian. Kolom kas berisi nilai uang tunai sebagai pengeluaran. Dan kolom potongan pembelian berisi nilai diskon pembelian yang diterima atas terjadinya transaksi atau pembelian barang dagang.
  7. Dan langkah terakhir pada pencatatan cash payment journal adalah mengisi kode akun masing-masing pada kolom referensi.

Nah Sobat OCBC, itu dia penjelasan tentang cash payment journal dan apa pentingnya bagi suatu perusahaan. Jurnal khusus ini bisa memberikan manfaat dalam manajemen perusahaan Anda. Karena itu, pada proses pencatatannya pastikan Anda teliti dan memperhatikan secara detail.



Baca Juga:

Story for your Inspiration

Baca

Investasi - 9 Mei 2022

Investasi bertahap dengan Reksa Dana Berjangka

Baca

Investasi - 9 Mei 2022

Pasar Saham: Sell in May and Go Away?

See All

Produk Terkait

ONe Mobile

ONe Mobile

Download ONe Mobile