Mengenal Transfer SKN, Panduan Kirim, dan Bedanya dengan RTGS

9 Mar 2022 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Apa perbedaan transfer SKN dan RTGS? Berikut penjelasan lengkapnya. (67)

Beberapa dari Sobat OCBC mungkin masih bingung apa itu SKN. Kepanjangan SKN adalah Sistem Kliring Nasional, yang digunakan sebagai salah satu metode pembayaran melalui transfer oleh lembaga Bank Indonesia.

Selain SKN, RTGS (Real Time Gross Settlement) juga cukup dikenal oleh masyarakat Indonesia. Usut punya usut, keduanya dirancang sebagai mekanisme pengiriman uang pada bank Prima maupun Jaringan Bersama di tanah air. Simak ulasan lengkap mengenai apa itu SKN serta perbedaannya dengan RTGS di bawah ini.


Apa itu SKN?

Secara singkat, SKN adalah sebuah mekanisme transfer uang meliputi kredit dan debit di lingkup nasional yang dianggap cukup memakan waktu.

Pasalnya, SKN adalah sistem yang memproses data secara terjadwal pada setiap layanan yang ditawarkan baik pembayaran reguler, transfer, proses penagihan hingga kliring warkat debit. Oleh karena itu, pengiriman dana baru akan sampai ke penerima dalam kurun waktu 2 atau 3 hari.

Durasi lama tersebut dikarenakan adanya sejumlah hal yang perlu diteliti oleh pihak bank (proses clearing) seperti memastikan apakah jumlah dana pengirim cukup untuk melakukan transfer. Selain itu, penyesuaian jadwalnya pun bergantung pada masing-masing bank, sehingga agak susah memprediksi waktunya secara tepat.

Namun, salah satu keuntungan sistem SKN adalah tarifnya jauh lebih murah. Pasalnya, Anda hanya akan dikenakan biaya sebesar Rp3.500-Rp5.000 saja dengan batasan transfer maksimal Rp100 juta setiap harinya.


Jenis SKN

SKN dapat digolongkan menjadi dua sistem yang berbeda. Dua jenis SKN adalah:

  1. Kliring kredit
    Kliring kredit dalam SKN adalah sistem yang penerapannya berada di lingkup nasional dan dikhususkan untuk jenis transfer kredit. Dalam hal ini, Bank Indonesia telah mengeluarkan peraturan Nomor 7/18/PBI/2005 mengenai sejumlah peraturan yang perlu diperhatikan, antara lain:

    • Transfer kliring kredit hanya bisa dilakukan apabila ditujukan untuk nasabah dalam negeri
    • Kredit yang ditransfer bisa berupa DKE (Data Keuangan Elektronik) dalam mata uang Indonesia (Rupiah)
    • PKN adalah lembaga utama yang menghitung keakuratan jumlah kliring kredit
  2. Kliring debit
    Lain halnya dengan transfer kredit, kliring debit SKN adalah sistem transfer yang ditujukan untuk keperluan transfer dalam bentuk debit dan biasanya berasal dari sejumlah warkat debit, antara lain:

    • Warkat debit yang berbentuk cek antar daerah setempat atau bilyet giro
    • Warkat debit terbitan nasabah tertentu di wilayah kliring yang sama

    Selain 2 jenis kliring di atas, Sobat OCBC juga mungkin sering mendengar sejumlah istilah seperti kliring umum, kliring lokal, dan kliring antar cabang yang digolongkan berdasarkan proses pengawasannya.


Perbedaan SKN dan RTGS

Setelah tahu bahwa SKN adalah sebuah mekanisme transfer dana, mungkin Sobat OCBC akan teringat pada sistem lain yaitu RTGS. Meski sama-sama sistem transfer dana, terdapat sejumlah perbedaan SKN dan RTGS yang penting untuk Anda ketahui. Ini ulasan lengkapnya.

  1. Batasan transfer
    Perbedaan SKN dan RTGS yang pertama dapat dilihat lewat batasan transfernya. Pada sistem RTGS, terdapat jumlah minimal transfer yang harus Anda penuhi yaitu sebesar Rp100.000.000, sehingga cocok bagi Anda jika ingin melakukan transfer dalam jumlah besar.

    Namun Anda tak perlu khawatir karena SKN adalah sistem yang juga bisa diandalkan untuk transfer jumlah besar, hanya saja memiliki batas maksimal transfer hingga Rp100.000.000 dalam sehari.

  2. Durasi transfer
    Jika dilihat dari durasi transfernya, RTGS memang dapat menjamin dana transfer Anda sampai lebih cepat ke rekening tujuan. Secara umum, sistem RTGS akan selesai dalam waktu kurang dari sehari.

    Sementara metode transfer SKN biasanya membutuhkan durasi lebih lama yaitu sekitar 2 hingga 3 hari. Pasalnya, pihak bank perlu melakukan sejumlah tahapan clearing sebelum melakukan transfer dana ke rekening penerima.

  3. Biaya transfer
    Perbedaan selanjutnya dari RTGS dan SKN adalah biaya transfernya. Apabila Sobat OCBC melakukan transfer melalui sistem SKN, maka Anda akan dikenakan biaya transaksi sejumlah Rp3.500 hingga Rp5.000. Sedangkan sistem RTGS menawarkan biaya admisi jauh lebih besar dan beragam, yakni mulai Rp25.000 hingga Rp30.000 untuk setiap transaksinya.


Metode transfer SKN

Secara umum, metode transfer SKN biasa digunakan sebagai opsi transfer dana dalam pembayaran utang-piutang atau surat-surat berharga seperti surat dagang dan obligasi. Mengingat bahwa SKN adalah sistem transfer antar rekening dalam ikatan Bank Indonesia, maka metodenya pun dapat dirinci sebagai berikut:

  • Nasabah pengirim mengajukan jumlah transfer dengan menyesuaikan batas minimum transfer SKN.
  • Pihak bank memastikan jumlah dana pengirim mencukupi jumlah transfer dan cara menghitung SKN ini diserahkan seutuhnya kepada pihak bank.
  • Selanjutnya, pihak bank yang diajukan transfer SKN akan mengirim dana terlebih dahulu ke Bank Indonesia (BI).
  • Bank Indonesia akan meneruskan uang tersebut ke rekening penerima yang dituju.

Nah, itulah pembahasan lengkap mengenai apa itu SKN, metode transfer serta perbedaannya dengan RTGS. Untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana metode serta tarif biaya transfer melalui Bank OCBC NISP, kunjungi laman berikut sekarang juga!

Baca Juga:

Story for your Inspiration

Baca

Investasi - 9 Mei 2022

Investasi bertahap dengan Reksa Dana Berjangka

Baca

Investasi - 9 Mei 2022

Pasar Saham: Sell in May and Go Away?

See All

Produk Terkait

ONe Mobile

ONe Mobile

Download ONe Mobile