KUR Adalah: Pengertian, Jenis, Kriteria, & Cara Mendapatkan

14 Apr 2022

KUR adalah kredit atau pinjaman pemerintah yang bertujuan untuk memajukan UMKM.

Anda mungkin sudah sering mendengar istilah KUR. Secara sederhana, dapat dikatakan bahwa KUR adalah program pemerintah yang bertujuan untuk memberdayakan UMKM. Pemberdayaan ini dilakukan mengingat banyaknya pelaku usaha yang mengalami permasalahan pada modal ketika ingin mengembangkan usahanya.

 

Dengan adanya KUR, pemerintah berharap dapat meningkatkan ekonomi rakyat dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

 

Oleh sebab itu, dalam artikel kali ini OCBC akan membawa Anda mengenal lebih jauh serta memahami aspek-aspek penting yang ada pada Kredit Usaha Rakyat. Simak penjelasannya di bawah ini.

Apa Itu KUR?

Sebelum membahas lebih jauh, mari mengenal apa itu KUR terlebih dahulu. KUR adalah singkatan dari Kredit Usaha Rakyat. Pengertian KUR adalah program pemerintah berupa kredit atau pinjaman untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM. Kredit atau pinjaman disalurkan melalui bank yang ditunjuk pemerintah.

Meskipun berskala menengah ke bawah, UMKM tak pernah luput dari perhatian pemerintah. UMKM juga berperan penting dalam memajukan perekonomian nasional, salah satunya yaitu membuka lapangan pekerjaan.

Dasar penyaluran program KUR adalah Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 11 Tahun 2017 tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat.

Manfaat KUR

Manfaat KUR adalah untuk membangun perekonomian nasional. Selain itu, KUR juga bermanfaat memperluas pembiayaan perbankan kepada wirausaha sektor produktif, meningkatkan daya saing UMKM, dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Bagi masyarakat sendiri, ada empat fitur KUR yang dapat dimanfaatkan. Fitur tersebut antara lain pinjaman modal dan kredit investasi, target program pemilik bisnis perseorangan dengan maksimum pinjaman hingga Rp500 juta, bunga murah karena subsidi pemerintah, dan bebas biaya admin.

Jenis-Jenis KUR

Terdapat tiga jenis KUR yang disediakan oleh pemerintah untuk masyarakat. Ketiga jenis KUR adalah mikro, retail, dan TKI.

1. KUR Mikro

KUR mikro adalah jenis pinjaman untuk pengusaha kecil berskala mikro, dengan besaran maksimal pinjamannya yaitu Rp25 juta. Jumlah ini bisa berbeda tergantung kebijakan bank penyalurnya.

Modal akan dipinjamkan kepada usaha kecil yang dinilai produktif dan prospektif dari segi profit. Karena, bank penyalur harus mempertimbangkan kesanggupan peminjam dalam memenuhi tanggung jawabnya. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi peminjam atau debitur sebelum mengajukan program KUR.

Syarat tersebut antara lain keseriusan peminjam dalam menjalankan usahanya, utamanya di 3 bulan terakhir, peminjam pernah mengikuti pelatihan kewirausahaan yang dibuktikan dengan sertifikat, dan usaha yang dijalankan harus masuk kategori usaha produktif.

Selain itu, ada dua kategori pelunasan pinjaman KUR Mikro, yaitu 3 tahun untuk usaha kredit modal kerja dan 5 tahun untuk usaha kredit investasi.

2. KUR Retail

KUR retail adalah KUR yang ditujukan untuk pengusaha kalangan menengah yang berpotensi membayar cicilan dengan bunga flat atau anuitas setara. Batas maksimal pinjaman KUR retail sebanyak Rp500 juta.

Selain batas maksimal, KUR retail juga menawarkan jangka waktu pengembalian yang cenderung lebih lama. Batas waktu untuk pinjaman pembiayaan modal kerja yaitu 4 tahun dan pembiayaan investasi selama 5 tahun.

Dari segi syarat, pengajuan KUR retail dan mikro relatif sama. Hanya saja, bagi yang ingin mengajukan KUR retail dituntut untuk memiliki agunan atau jaminan.

3. KUR TKI

Selain untuk pengusaha, ternyata sasaran KUR adalah siapapun yang membutuhkan modal awal, termasuk TKI. KUR TKI adalah bantuan permodalan untuk Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang ingin bekerja di luar negeri tetapi tidak memiliki modal awal. Batas maksimal pinjaman untuk jenis KUR ini yaitu Rp25 juta.

Jangka waktu pengembaliannya paling lama 3 tahun setelah dana cair. Dengan adanya pinjaman jenis ini, masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri tak perlu khawatir jika belum memiliki modal awal.

Dokumen yang harus dipersiapkan untuk mengajukan KUR TKI adalah KTP, KK, surat keterangan domisili dan surat keterangan sehat dari dokter. Tak lupa cantumkan surat perjanjian kontrak kerja.

Kriteria dan Sektor Usaha Penerima KUR

Jika Anda tertarik menambah modal melalui program ini, ketahui terlebih dahulu syarat pengajuan KUR. Syarat atau kriteria penerima KUR adalah hal-hal yang harus dipenuhi peminjam sebelum pengajuan.

Pertama, calon peminjam tidak sedang menerima pinjaman modal usaha dari perbankan atau pemerintah. Namun untuk pinjaman seperti KPR dan kendaraan bermotor masih diperbolehkan.

Jika sebelumnya telah meminjam dan datanya masih tercatat di Sistem Informasi Debitur BI, maka calon debitur harus melunasinya dan melampirkan Surat Keterangan Lunas. Tetapi, untuk jenis KUR mikro, tidak ada pengecekan di sistem tersebut. Hasil pengajuan disetujui atau tidak, ditentukan oleh bank penyalur program KUR.

Sektor usaha yang diprioritaskan mendapatkan KUR adalah bidang-bidang usaha yang diutamakan pembiayaannya oleh pemerintah. Sektor tersebut antara lain sektor pertanian, perikanan, industri pengolahan (termasuk industri kreatif), perdagangan, jasa, pembiayaan calon TKI, dan pembiayaan calon pekerja magang di luar negeri.

Cara Mendapatkan KUR

Untuk mendapatkan pinjaman modal, pahami dulu proses pengajuan KUR. Beberapa cara mendapatkan KUR adalah sebagai berikut.

  • Pastikan bidang usaha yang akan Anda ajukan untuk mendapat KUR adalah usaha yang produktif dan berprospek.
  • Siapkan kelengkapan dokumen pengajuan. Dokumen tersebut antara lain kartu identitas (KTP, kartu keluarga, keterangan domisili), legalitas usaha (akta pendirian usaha), izin usaha (SIUP, TDP), laporan keuangan, proposal usaha, dan persyaratan lainnya.
  • Setelah dokumen lengkap, datangi kantor bank penyalur yang masuk dalam daftar pemerintah. Ikuti prosedur yang diterapkan di bank tersebut. Biasanya, bank akan melakukan survey atau wawancara untuk menganalisis kelayakan peminjam.
  • Tunggu hasil pengumuman dari bank penyalur apakah pengajuan Anda akan cair atau tidak.

Itulah beberapa aspek penting yang harus Anda ketahui mengenai Kredit Usaha Rakyat atau KUR. Selain proses mendapatkan modal usaha, Anda juga harus memperhatikan manajemen keuangan bisnis Anda. Agar modal usaha yang sudah dikeluarkan dapat melunasi pinjaman pemerintah serta memberikan keuntungan bagi Anda.

 

Agar bisnis Anda menguntungkan, ketahui cara mengatur keuangan yang baik. Simak berbagai tips mengelola keuangan hanya di OCBC NISP!

Baca juga:

Story for your Inspiration

Baca

Investasi - 9 Mei 2022

Investasi bertahap dengan Reksa Dana Berjangka

Baca

Investasi - 9 Mei 2022

Pasar Saham: Sell in May and Go Away?

See All

Produk Terkait

Cash Management

Cash Management

Download ONe Mobile