Mengenal Intermediary Bank: Pengertian dan Fungsinya

19 Sep 2022

Intermediary bank adalah lembaga keuangan yang berperan sebagai perantara.

Intermediary bank adalah sebuah lembaga keuangan dengan peran sebagai perantara dalam rangka transaksi keuangan antarnegara. Nah apakah kebetulan Anda ingin transfer dana ke luar negeri?

 

Perlu diketahui, biasanya informasi yang diperlukan hanyalah keterangan rekening penerima. Informasi tentang intermediary bank adalah hal yang tidak wajib dicantumkan.

 

Sebab, hanya pihak lembaga keuangan di mana rekening Anda berada wajib mengetahuinya supaya dapat melakukan transaksi internasional.

 

Lalu sebenarnya, apa itu intermediary bank dan bagaimana cara kerjanya? Yuk simak artikel berikut untuk mengetahui pembahasan selengkapnya!

Apa itu Intermediary Bank?

Intermediary bank adalah organisasi yang bergerak sebagai pihak ketiga dan membantu beneficiary bank guna memfasilitasi transfer dana internasional. Beneficiary bank adalah lembaga keuangan di mana penerima uang mempunyai rekening dengannya.

 

Untuk melakukan transfer dana internasional, Anda cukup memberikan informasi detail mengenai rekening penerima uang. Contoh intermediary bank adalah lembaga keuangan yang tergabung dalam SWIFT (Society for Worldwide Interbank Financial Telecommunications).

 

SWIFT dalam istilah perbankan dan intermediary bank adalah jaringan pengiriman pesan yang difungsikan oleh lembaga keuangan untuk menerima serta mengirim data informasi dengan cepat sekaligus aman.

 

Sebagai catatan, tingginya jumlah lembaga keuangan dalam jaringan ini serta kode unik SWIFT yang dihubungkan dengan masing-masing institusi berguna untuk transaksi antarnegara.

Fungsi Intermediary Bank

Fungsi intermediary bank adalah sebagai perantara lembaga keuangan dalam mendukung transaksi antarnegara. Adapun peran-peran yang wajib ada agar mengirim dana secara internasional berhasil yaitu:

 

  • Originator: Pihak individu atau organisasi yang ingin transfer dana ke luar negeri.
  • Beneficiary: Pihak penerima kiriman dana antar negara.
  • Bank pengirim: Menerima perintah dari originator untuk mengirim dana ke beneficiary.
  • Bank penerima: Mengirim dana ke penerima.
  • Lembaga keuangan pihak ketiga: Bank yang diperlukan dalam melaksanakan transaksi internasional. Contoh: intermediary bank dan correspondent bank.

 

Idealnya, bank penerima dan pengirim mempunyai akun satu dengan lainnya. Namun, apabila tidak ada, fungsi intermediary bank bertindak atas nama bank yang mengirim dana untuk transaksi internasional.

 

Umumnya, dalam satu transfer, dana tersebut melalui lebih dari satu intermediary bank sebelum terkirim ke bank penerima.

Ilustrasi Intermediary Bank dalam Transaksi Internasional

Untuk memperjelas apa itu intermediary bank, berikut ilustrasinya:

 

“Joko adalah seorang kolektor barang antik dari Indonesia. Ia ingin membeli guci dari pengusaha China, Li Jie. Berikut adalah contoh transaksi antarnegara.

 

Joko memerintahkan banknya (A) untuk mengirim dana pembelian kepada bank Li Jie (C). Karena bank rekening John berada tidak memiliki hubungan dengan bank C, maka pengiriman dana dilakukan melalui intermediary bank B guna memfasilitasi transaksi tersebut.”

Perbedaan Intermediary Bank dan Correspondence Bank

Correspondence bank dan intermediary bank adalah lembaga keuangan yang memfasilitasi transaksi ke luar negeri.

 

Perbedaannya, selain dapat membantu mengirim dana ke luar negeri, correspondence bank juga bisa menerima deposit, mengkoordinasi dokumen untuk bank lain, dan juga berlaku sebagai agen transfer yang mengelola serta mengawasi rekening investor.

 

Dalam kasus transaksi internasional, kunci perbedaannya adalah correspondence bank dapat mengelola keuangan yang memerlukan beberapa mata uang sekaligus. Sebagai contoh, pihak pengirim mentransfer dana menggunakan USD untuk diterima dalam Yen Jepang.

 

Di sini, lembaga keuangan correspondence dari Jepang akan mengelola mata uang asing guna dikirim ke pihak penerima. Sedangkan intermediary bank hanya melakukan transaksi dalam satu kurs.

Lalu, Berapa Biaya yang Terkait dengan Intermediary Bank?

Tidak ada biaya standar dalam transaksi menggunakan intermediary bank. Tarif yang dikenakan biasanya tergantung pada nilai kurs dan bea tetap lainnya.

 

Rata-rata tarif yang dikenakan dalam penggunaan intermediary bank adalah Rp220.000 hingga Rp450.000. Biaya ini juga bisa meningkat jika lebih dari satu intermediary bank digunakan dalam transaksi ke luar negeri.

 

Sebagai contoh, pihak-pihak yang terlibat membayar tarif menggunakan formulir standar SWIFT; bagian 17A “Keterangan Biaya” menggunakan opsi-opsi berikut: “OUR”, “BEN” atau “SHA”.

1. “OUR” Originator

Pihak pengirim atau originator membayar seluruh biaya transaksi. Penerima atau beneficiary mendapatkan jumlah penuh.

 

Contoh: Originator mengirim dana sebesar Rp1.500.000. Bank pengirim mengenakan biaya transaksi sebesar Rp150.000. Ada juga tambahan tarif penggunaan dana intermediary bank sebesar Rp450.000. Originator akan membayar penuh beban transfer luar negeri yaitu Rp600.000. Pihak penerima menerima Rp1.500.000.

2. “BEN” Beneficiary

Originator tidak dibebani oleh biaya transaksi apapun. Seluruh tarif mengirimkan dana dan intermediary bank ditanggung oleh penerima.

 

Contoh: Originator mengirim dana sebesar Rp1.500.000. Beban pengiriman dari bank terkait adalah Rp150.000 sedangkan intermediary bank mengenakan tarif sejumlah Rp450.000.

 

Maka, pihak penerima akan dikurangi jumlah dana yang didapatkan untuk membayar beban biaya tersebut menjadi Rp900.000 sedangkan originator mengirimkan uang sebesar Rp1.500.000.

3. “SHA” Shared

Biaya transaksi dibebankan secara adil ke pengirim dan penerima. Bank originator mengenakan tarif mengirim dana internasional ke rekening tersebut. Sedangkan bea intermediary bank dikenakan kepada pihak yang mendapatkan transfer.

 

Contoh: Pengirim mentransfer dana luar negeri sebesar Rp1.500.000. Bank originator mengenakan biaya pengiriman sebesar Rp150.000 sedangkan intermediary bank membebankan Rp450.000.

 

Maka, jumlah uang yang dikurangi dari rekening pengirim adalah sebesar Rp1.350.000. Pihak penerima akan mendapatkan dana sejumlah Rp1.050.000.

 

Jika dalam melakukan transaksi luar negeri, lembaga keuangan Anda menggunakan intermediary bank, tentu akan ada biaya tambahan. Frekuensi yang tinggi juga akan meningkatkan bayarannya.

 

Untuk mengetahui berapa tarif per transaksi internasional sekaligus nilai tukarnya, Anda bisa menanyakannya langsung ke bank terkait. Sebagai catatan, dengan OCBC NISP, Anda bebas mengirimkan uang ke 10 negara dengan kurs kompetitif dan pelayanan cepat di hari yang sama. Yuk coba!

 

Baca juga:

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi, Investasi - 8 Des 2022

Keuntungan Investasi Emas & Kerugiannya yang Wajib Anda Tahu

Baca

Edukasi, Investasi - 8 Des 2022

Mengenal Apa itu Perusahaan Efek, Fungsi, Jenis & Contohnya

See All

Produk Terkait

Individu

Individu

Solusi perbankan OCBC NISP siap bantu kamu penuhi semua aspirasi dalam hidup #TAYTB

Download ONe Mobile