Kegiatan Produksi Adalah: Pengertian, Tujuan & Contohnya

3 Okt 2022

Kegiatan produksi adalah proses pengolahan barang sebelum sampai ke konsumen.

Kegiatan produksi adalah proses panjang yang harus dilewati oleh sebuah barang sebelum akhirnya sampai ke tangan konsumen. Tanpa melewati salah satu proses kegiatan ekonomi ini, tentu saja akan sangat sulit bagi Anda untuk memperoleh atau mendapatkan suatu produk.

 

Memahami aktivitas ini, tentu saja akan membantu Anda nantinya dalam menyusun sebuah strategi pendistribusian barang maupun jasa.

 

Nah, pada artikel berikut OCBC akan membahas secara menyeluruh mengenai pengertian, contoh hingga apa tujuan kegiatan produksi. Yuk simak!

Pengertian Kegiatan Produksi

Kegiatan produksi adalah suatu rangkaian kegiatan di mana membuat sebuah barang atau melahirkan nilai produk. Aktivitas ini dilakukan dalam sebuah bisnis yakni agar bisa mendapatkan sebuah profit atau keuntungan.

 

Orang yang melakukan kegiatan produksi disebut produsen. Aktivitas produksi jasa merupakan penambahan kegunaan tanpa mengubah bentuknya.

 

Sedangkan, peningkatan manfaat ke suatu objek melalui proses perubahan sifat atau objeknya, maka tahapan itu disebut kegiatan produksi barang.

 

Seorang produsen juga bertanggung jawab untuk mengelola produksi barang dan jasa. Selain melindungi kepentingan manusia secara umum, ia juga mendapat manfaat ekonomi terkait dengan perannya sebagai seorang pelaku usaha.

 

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa pengertian kegiatan produksi adalah proses yang berperan menambah atau menciptakan nilai guna dari suatu barang.

Tujuan Kegiatan Produksi

Setelah mengetahui pengertiannya, Anda juga perlu memahami apa manfaat kegiatan produksi.

 

Secara umum, produksi merupakan aktivitas yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Kemakmuran bisa diperoleh jika mereka memiliki persediaan barang dan jasa yang baik.

 

Oleh sebab itu, kegiatan ini memegang peranan penting dalam kehidupan perekonomian setiap individu. Penjelasan terkait apa tujuan kegiatan produksi adalah sebagai berikut.

1. Memenuhi Kebutuhan Konsumen

Tujuan pertama dari kegiatan produksi adalah konsumen memiliki beragam kebutuhan yang harus dipenuhi. Ketika hal seperti kebutuhan primer, sekunder, hingga tersier tidak dapat terpenuhi maka kehidupan akan menjadi tidak seimbang.

 

Adapun contoh kegiatan produksi adalah membuat sebuah produk pakaian, makanan, minuman, dan lain-lain sebagai pemenuhan dari tiap individu. Karena hal-hal tersebut merupakan bukti nyata dari kebutuhan manusia.

2. Mendapatkan Keuntungan

Bagi produsen, tujuan kegiatan produksi adalah untuk mendatangkan keuntungan bagi perusahaan. Dengan menciptakan atau memberikan nilai pakai pada suatu produk, produsen dapat melihat perbedaan antara harga jual dan biaya produksi.

 

Produk yang dikonsumsi dan dibeli masyarakat tentu akan memberikan pendapatan atau keuntungan bagi pihak produsen.

3. Meningkatkan Penghasilan Negara

Tujuan lain dari kegiatan produksi adalah mengurangi pengangguran tentu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

 

Semakin banyak masyarakat yang sejahtera semakin banyak juga mereka menghabiskan uang untuk konsumsi makanan dan minuman, perjalanan, dan pembayaran pajak.

 

Hal ini tentu saja akan melancarkan pergerakan perekonomian negara dan meningkatkan pendapatan pemerintah.

4. Mengurangi Angka Pengangguran

Tujuan terakhir dari kegiatan produksi adalah mengurangi angka pengangguran pada masyarakat. Seperti yang kita tahu, dalam pengembangan suatu usaha, tentu dibutuhkan banyak pihak untuk terlibat.

 

Oleh karena itu, dibutuhkan karyawan melalui rekrutmen. Melalui rekrutmen ini, kita dapat meningkatkan jumlah tenaga kerja Indonesia dan mengurangi pengangguran. Semakin besar perusahaan, maka akan semakin banyak pekerja yang akan dipekerjakan.

Contoh Kegiatan Produksi

Setelah memahami berbagai tujuan dari adanya aktivitas ini, Anda juga perlu mengetahui gambarannya juga. Penjelasan mengenai beberapa contoh kegiatan produksi adalah sebagai berikut.

 

  • Petani menanam dan mengolah lahan sawah guna memproduksi atau menghasilkan sumber daya alam berupa padi.
  • Industri rumahan yang mengolah singkong, nantinya dikemas dan dikelola menjadi makanan siap saji seperti keripik, di mana kemudian dijual ke pusat perbelanjaan serta oleh-oleh.
  • Pabrik konveksi memproduksi sebuah pakaian dengan berbagai jenis model yang dijual atau dipasarkan melalui department store.
  • Hasil tangkap dari seorang nelayan yang kemudian dijual ke tempat pelelangan atau pasar ikan.
  • Sebuah perusahaan yang memproduksi berbagai perlengkapan atau kebutuhan rumah tangga, seperti sabun mandi, sabun cuci piring, dan lain lain.
  • Seorang sutradara yang memproduksi sebuah film bersama aktor, aktris,dan kru film.

 

Melalui pemahaman mengenai tujuan dan contoh dari aktivitas ini, tentu akan membantu Anda nantinya dalam mempersiapkan strategi distribusi barang maupun jasa. Seperti yang kita tahu, kegiatan produksi adalah bagian penting dalam menjalankan bisnis.

 

Oleh karena itu, untuk menjalankan usaha ini secara optimal dan menghasilkan keuntungan maksimal. Maka dari itu, segala aspek yang berkaitan dengan manajemen proses produksi perlu diperhatikan.

 

Demikian penjelasan lengkap mengenai pengertian, contoh hingga apa manfaat kegiatan produksi. Produksi sendiri merupakan salah satu bagian penting ketika Anda menjalankan sebuah bisnis.

 

Maka, seluruh aspek yang ada di dalamnya perlu diperhatikan secara menyeluruh supaya dapat menghasilkan keuntungan secara maksimal. Yuk simak insights lainnya terkait ekonomi di OCBC NISP!

 

Baca Juga:

Story for your Inspiration

Baca

Edukasi - 8 Des 2022

Mengenal Apa itu Retained Earning, Cara Hitung & Contohnya

Baca

Edukasi - 8 Des 2022

COGS Adalah: Pengertian, Formula, dan Cara Menghitung

See All

Produk Terkait

Wealth Management

Wealth Management

Download ONe Mobile