GMV (Gross Merchandise Value), Pengertian dan Cara Hitung

13 Okt 2022 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Apa yang dimaksud dengan GMV dan bagaimana cara menghitungnya? Yuk simak.

Bagi pelaku perusahaan start up, GMV adalah istilah umum dan sudah tidak asing lagi. Ini merupakan metrik keuangan yang sering diandalkan perusahaan agar bisa menyusun strategi keuangan selama berjalannya bisnis.

Nah, jika Anda merupakan pemilik perusahaan atau bekerja dalam bidang finansial, ada baiknya untuk memahami apa itu GMV atau Gross Merchandise Value dan bagaimana cara menghitungnya. Maka dari itu, yuk simak artikel di bawah ini.

Apa itu GMV (Gross Merchandise Value)?

GMV adalah sebuah singkatan yang kerap digunakan dalam bisnis online. Kepanjangan GMV adalah Gross Merchandise Value. Berikut pengertian GMV menurut beberapa ahli.

Menurut Siswanto (2019), GMV adalah sebutan yang digunakan untuk mengukur total transaksi online dalam ritel online.

Menurut Kamus Blackie, GMV adalah nilai produk yang terjual dalam situs customer to customer dalam rentang waktu spesifik tertentu.

Menurut Kulkarni (2021), GMV adalah nilai dalam proses transaksi, serta disebut juga Gross Transaction Value (GTV).

Jadi, dapat disimpulkan bahwa GMV adalah singkatan dari Gross Merchandise Value, bermakna pengukuran nilai terhadap transaksi atau produk yang dijual lewat situs customer to customer dalam rentang waktu tertentu secara spesifik.

Cara Menghitung GMV

Ternyata, perhitungan GMV sangat sederhana. Cara menghitung GMV adalah dengan mengalikan jumlah produk yang terjual dengan harganya.

Misal, jika sebuah toko di marketplace dan menjual baju seharga Rp20.000, lalu dalam sehari ada 100 baju yang berhasil terjual, maka hari itu nilai GMV adalah Rp2.000.000.

Asumsinya, harga produk yang terjual tersebut sudah termasuk biaya pemasaran atau iklan, biaya pengiriman, serta bea cukai. Jadi, pajak atau biaya administrasi marketplace tidak termasuk dalam GMV.

Jadi, apabila transaksi baju senilai Rp20.000 tersebut terjual 5 dengan ongkos kirim Rp30.000, maka nilai GMV adalah Rp130.000.

Perlu diingat bahwa GMV berlaku untuk marketplace atau situs jual beli online, bukan untuk penjual. Maka, pendapatan penjual tidaklah sama dengan GMV karena ada biaya administrasi yang dikenakan.

Begitu pula pendapatan marketplace atau situs jual beli online tidak sama dengan GMV karena umumnya diambil dari biaya administrasi.

Misalnya, kamu menjual baso aci seharga Rp15.000 per 100gr di marketplace X. Hari itu produk berhasil terjual 5 kg (transaksi satu kali) dengan biaya admin marketplace X sebesar 1% per transaksi.

Maka, total GMV bagi marketplace X adalah Rp750.000 pada hari itu, tetapi pendapatannya sebesar Rp7.500 dari produk kamu. Sedangkan, pendapatanmu adalah GMV dikurang biaya admin.

Lain halnya kalau kamu menjual baso aci tersebut di situs jual belimu atau media sosialmu sendiri. Tidak ada biaya admin yang dikenakan, sehingga GMV dan nilai pendapatan hasil jualanmu hari itu bisa jadi sama.

Setelah mengetahui cara menghitung GMV, kamu perlu tahu kekurangan dan kelebihan GMV.

Baca Juga: Bagaimana Cara Menentukan Harga Jual Produk? Ini 7 Metodenya

Kekurangan dari GMV

Perhitungan GMV tidak selalu tepat dalam menggambarkan keuntungan dari sebuah usaha.

Misalnya, dapat dilihat dari studi kasus sebelumnya bahwa GMV masih harus dipotong pendapatan seller untuk total revenue sebuah ritel online atau dipotong biaya administrasi pada total hasil penjualan seller.

Jika ritel online tersebut menjual produknya sendiri pun, GMV tetap tidak bisa dijadikan patokan karena GMV tidak menunjukkan perhitungan terhadap jumlah pembelian berulang dari seorang customer atau total customer yang berkunjung ke toko.

GMV adalah sama dengan pendapatan total (revenue) jika ritel online menjual barangnya sendiri. Namun, menghitung keuntungan dan kepuasan customer adalah hal yang penting dalam mengukur kesuksesan sebuah bisnis.

Kelebihan GMV

Adanya kekurangan GMV tidak berarti GMV merugikan. Kelebihan GMV adalah dapat menjadi representasi performance dari sebuah bisnis e-commerce, entah situs atau marketplace itu menjual produk mereka sendiri atau tidak.

Dengan adanya GMV, keberhasilan e-commerce dapat diukur dari jumlah transaksi. Sebenarnya, kesuksesan marketplace dan situs e-commerce menyediakan sarana bagi perdagangan online juga bergantung pada seberapa banyak jual beli yang dilakukan di dalamnya.

Hal ini bisa menjadi tolak ukur persaingan antar marketplace atau situs e-commerce dengan menjadi perhitungan yang cukup sederhana dan mudah untuk dilakukan.

Peran GMV dalam Keputusan Investor

Bagi pebisnis, GMV adalah salah satu nilai penting yang harus diketahui. Sebab, kelebihan GMV memengaruhi peran GMV dalam keputusan investor.

GMV dapat dijadikan tolak ukur untuk melihat performance dari sebuah bisnis atau startup. Jika GMV-nya tinggi, maka peluang keuntungan pun pastinya lebih tinggi. Tentunya, investor menyukai hal tersebut karena dapat memberi return bagi mereka.

Lain halnya jika GMV mengalami penurunan, maka investor dapat menarik dana. Hal itu bisa terjadi karena performance dari startup atau bisnis yang rendah, sehingga menyebabkan nilai GMV-nya ikut turun. Oleh sebab itu, banyak pengusaha mengejar nilai GMV.

Closing

Itu dia penjelasan mengenai apa itu GMV atau Gross Merchandise Value, mulai dari cara menghitung, kelebihan dan kekurangannya dalam bisnis. Meski sering digunakan, namun GMV dinilai kurang efektif karena salah satu kelemahan yaitu tidak menunjukkan total keuntungan bersih. Semoga info ini bermanfaat, dan simak insights terkait bisnis lainnya di OCBC NISP!

Baca Juga: Net Income (Laba Bersih) dan Bedanya dengan Gross Profit

Story for your Inspiration

Baca

Investasi - 6 Des 2022

Aset Finansial Adalah: Pengertian dan Cara Investasinya

Baca

Edukasi - 6 Des 2022

Transfer Payment: Pengertian, Jenis dan Cara Menghitung

See All

Produk Terkait

Deposito

Deposito

Kelola keuangan bisnis jadi lebih cepat dan mudah
Obligasi

Obligasi

Alternatif investasi untuk diversifikasi portfolio dengan memperoleh kupon/tingkat suku bunga tetap
Reksa Dana

Reksa Dana

Kemudahan investasi dengan aman dan nyaman untuk masa depanmu

Download ONe Mobile