Apa Itu Pengangguran Terbuka? Penyebab dan Cara Mengatasi

31 Okt 2022 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Apa itu pengangguran terbuka? Yuk temukan jawabannya di artikel ini!

Pengangguran terbuka adalah salah satu fenomena yang erat dengan dunia profesional. Umumnya setelah menyelesaikan bangku perkuliahan, mahasiswa akan mengincar pekerjaan dengan gaji tertinggi.

Namun, terkadang jalan hidup berkata lain, banyak orang berpendidikan tinggi yang masih kesulitan mendapatkan pekerjaan dan menjadi pengangguran. Nah, untuk informasi selengkapnya, yuk simak artikel di bawah ini!

Pengertian Pengangguran Terbuka

Pengangguran terbuka adalah orang yang memiliki kualifikasi cukup, tetapi tidak bekerja dan sedang mencari pekerjaan. Fenomena tersebut dapat ditemukan dengan mudah di lingkungan masyarakat, khususnya terjadi pada lulusan baru universitas.

Dalam konteks ini, seseorang bisa saja tengah mempersiapkan usaha, masih dalam proses wawancara maupun sudah mendapatkan kontrak, namun belum secara resmi mulai bekerja.

Sebagai penjelas, maksud dari mempersiapkan usaha adalah seseorang telah terhitung melakukan tindakan nyata seperti memiliki modal bisnis, menyediakan peralatan, memutuskan lokasi bagunan fisik atau toko online serta mempersiapkan hal yang terkait dengan perizinan.

Selain itu, yang termasuk contoh pengangguran terbuka lainnya, yaitu:

  1. Orang yang belum pernah bekerja dan berusaha untuk mendapatkan pekerjaan
  2. Orang yang sudah pernah bekerja namun diberhentikan serta sedang dalam proses mencari pekerjaan

Jenis pengangguran ini banyak ditemukan di area perkotaan, khususnya yang menjadi kawasan pusat bagi institusi perguruan tinggi.

Baca Juga: Apa itu Freelance -Syarat, Kelebihan, Kekurangan & Contoh

Penyebab Terjadinya Pengangguran Terbuka

Seiring dengan ekspansi dunia bisnis, mayoritas perusahaan membutuhkan pekerja dengan kemampuan yang erat kaitannya dengan teknologi. Hal ini wajar terjadi karena maraknya penggunaan strategi digital marketing.

Fenomena tersebut tentu saja berpotensi baik bagi bisnis, namun belum tentu memberikan dampak yang searah dengan ketersediaan lapangan pekerjaan. Agar lebih memahami apa saja penyebab terjadinya pengangguran terbuka, berikut informasinya:

1. Ketidakcocokan Keterampilan

Faktor penyebab terjadinya pengangguran terbuka adalah ketidakselarasan antara keahlian pekerja dengan kebutuhan perusahaan. Hal ini sering terjadi pada fresh graduate atau lulusan baru dari perguruan tinggi.

Selain itu, fenomena tersebut juga bisa dialami oleh pekerja yang memiliki rencana untuk mengubah jalur karirnya di bidang lain.

2. Minimnya Pengalaman

Selanjutnya, faktor penyebab terjadinya pengangguran terbuka adalah minimnya pengalaman dari pencari kerja. Kejadian tersebut terjadi akibat kurangnya persiapan dan pelatihan bagi siswa atau mahasiswa saat akan memasuki dunia kerja.

Umumnya, pada lowongan dalam jajaran entry-level atau posisi yang membutuhkan kompetensi, kualifikasi atau kemampuan dasar juga tetap memberlakukan persyaratan pengalaman terkait.

3. Perubahan Industri

Ketiga, pengangguran jenis ini juga disebabkan oleh adanya perubahan konstan dalam sebuah industri tertentu. Adanya transformasi tersebut tidak jauh kaitannya dengan tren pasar, minat konsumen serta kemajuan bidang digital.

Modifikasi industri ini menimbulkan permasalahan baru bagi kelangsungan usaha mencari kerja para pengangguran karena kemampuan yang dimiliki belum bisa memenuhi persyaratan perusahaan.

4. Rendahnya Permintaan

Masih terkait dengan revolusi industri, lowongan pekerjaan menjadi semakin minim karena perusahaan menurunkan kebutuhan karyawan. Selain itu, pengurangan permintaan staf tersebut juga disebabkan oleh tidak meratanya kesempatan bekerja.

5. Kondisi Ekonomi

Pengangguran terbuka juga bisa dipicu oleh kondisi ekonomi wilayah atau negara tertentu. Apabila kestabilan dagang berikut gagal dicapai, maka besar kemungkinan lowongan pekerjaan akan sangat berkurang dan terjadi efisiensi karyawan.

6. Isu Diskriminasi

Penyebab berkurangnya kesempatan mencari kerja bagi pengangguran terbuka ini sering diabaikan karena kepentingannya dirasa tidak terlalu besar. Padahal, faktor berikut perlu segera diatasi.

Beberapa hal yang termasuk dalam isu diskriminasi adalah membuat batasan penerimaan pekerja berdasarkan agama, etnis, jenis kelamin, atau syarat fisik tertentu.

Dampak Pengangguran Terbuka

Beberapa faktor penyebab pengurangan kebutuhan lapangan kerja di atas tentu saja tidak akan memberikan keuntungan pada masyarakat. Untuk memperjelas informasinya, berikut dampak pengangguran terbuka:

1. Menyebabkan Kesenjangan Sosial

Salah satu dampak pengangguran terbuka adalah adanya kesenjangan sosial dengan para pencari kerja sering merasa tidak diperlakukan secara adil dalam lingkungan masyarakat.

Ketidakadilan dalam konteks ini dapat dipahami dengan dua sudut pandang, yaitu terjadinya kecurangan penerimaan kerja melalui koneksi perusahaan atau stereotip buruk yang ditancapkan pada pengangguran.

2. Menurunkan Daya Saing dan Kemampuan

Dampak yang kedua adalah hilangnya keahlian calon pekerja karena terlalu lama tidak dipergunakan atau disalurkan pada bidang terkait.

Hal ini tentu saja sangat disayangkan sebab untuk mendapatkan kemampuan tertentu pasti membutuhkan proses dan waktu lama.

3. Menambah Angka Kemiskinan

Meningkatnya angka kemiskinan juga merupakan dampak buruk. Dapat dibilang hal yang awam jika pekerjaan merupakan aspek pendukung ekonomi seseorang, maka dari itu tidak adanya pemasukan memicu ketidakstabilan finansial.

Baca Juga: Bonus Demografi adalah: Pengertian, Dampak, dan Strategi

Cara Mengatasi Adanya Pengangguran Terbuka

Tingkat permintaan pekerjaan dalam suatu negara perlu selalu diawasi oleh pemerintah agar tidak menimbulkan permasalahan sosial serta ekonomi. Sehubungan dengan itu, berikut cara mengatasi pengangguran terbuka:

1. Menambah Jumlah Lowongan Pekerjaan

Mengingat kebutuhan perusahaan dan revolusi industri yang berjalan beriringan dan bergerak dengan cepat, maka sudah selayaknya penambahan serta pemerataan lowongan pekerjaan di berbagai daerah dilaksanakan.

Peningkatan lowongan pekerjaan ini perlu dilakukan untuk mencegah kenaikan tingkat migrasi dari desa ke kota yang bisa memperketat persaingan, memengaruhi demografi penduduk serta berdampak pada kurang meratanya kesempatan kerja.

2. Meningkatkan Kualitas dan Pemerataan Pendidikan

Bidang pendidikan merupakan instrumen paling penting guna menghasilkan tenaga kerja yang mampu dan terampil sehingga bisa memenuhi persyaratan serta kebutuhan industri

Oleh karena itu, pemerintah wajib menyesuaikan silabus pelajaran serta menambah kegiatan bersifat kreatif sesuai dengan tren pekerjaan di masa terkini guna mempersiapkan siswa dalam menghadapi dunia profesional.

3. Mendorong Adanya Pelatihan Prakerja

Perlu dipahami bahwa pengangguran terbuka adalah orang yang masih memiliki keinginan untuk bekerja dan mengusahakan untuk selalu mencari kesempatan.

Sehubungan dengan itu, alangkah lebih baik jika selama menganggur, para calon pekerja disarankan atau difasilitasi dengan pelatihan yang sesuai minat pribadi dan permintaan industri.

Itu dia penjelasan lengkap tentang pengangguran terbuka dan bagaimana cara mengatasinya. Semoga informasi ini bisa menambah pengetahuan Sobat OCBC NISP. Untuk topik dunia kerja menarik lainnya, yuk simak terus blog OCBC NISP.

Baca Juga: Pengertian Ekonomi Kreatif, Ciri-Ciri, Manfaat, dan Contohnya

Story for your Inspiration

Baca

Investasi - 6 Des 2022

Aset Finansial Adalah: Pengertian dan Cara Investasinya

Baca

Edukasi - 6 Des 2022

Transfer Payment: Pengertian, Jenis dan Cara Menghitung

See All

Produk Terkait

Nyala

Nyala

Dorong ambisimu untuk wujudkan kebebasan finansial, karena Tidak Ada Yang Tidak Bisa dengan Nyala OCBC NISP
ONe Mobile
ONe Mobile

ONe Mobile

Tumbuhkan uang dalam 1 aplikasi bersama ONe Mobile yang baru.

Download ONe Mobile