Termin Adalah: Pengertian, Jenis, Manfaat dan Contoh

14 Nov 2022 Ditulis oleh: Redaksi OCBC NISP

Termin adalah pembayaran yang dikerjakan sesuai akad. Selengkapnya di sini!

Termin adalah istilah yang sudah sering digunakan dalam bidang jual beli jasa atau barang. Namun, sebagian dari Sobat OCBC NISP mungkin masih asing dengan istilah ini bukan?

Meski sering disamakan dengan DP (down payment), namun ternyata definisinya berbeda, lho.

Singkatnya, termin adalah pembayaran yang tanggal jatuh tempo sesuai dengan kesepakatan secara berkala.

Untuk lebih jelasnya, yuk simak pengertian, jenis, fungsi, manfaat hingga contoh termin di bawah ini.

Apa itu Termin?

Dalam ilmu ekonomi, pengertian termin adalah pembayaran yang dikerjakan sesuai akad atau kesepakatan bersama.

Berbeda dengan down payment yang dilakukan sebelum barang diterima, termin umumnya dibayarkan setelah akad.

Pasalnya, kata termin merujuk pada pembayaran bertahap. Oleh karena itu, ada jangka waktu tertentu yang disepakati. Itulah mengapa terdapat istilah termin kedua, ketiga, dan seterusnya.

Memang bentuk jenis pembayaran ini hampir mirip dengan cicilan standar di luar sana. Akan tetapi, umumnya termin menggunakan istilah cicilan ke-n sebagai kode penyetoran.

Kesepakatan ini biasanya bisa terjadi karena beberapa hal seperti pembeli tidak mampu membayar sekaligus atau penjual yang membutuhkan waktu bertahap dalam menyelesaikan pekerjaannya.

Meskipun istilah down payment dan termin adalah berbeda, namun kerap kali dua hal ini dianggap sama. Lantas, apa perbedaan uang muka dan termin?

Perbedaan Termin dan Uang Muka

Seperti yang telah disebutkan di poin sebelumnya, perbedaan uang muka dan termin adalah pada ketentuan pembayarannya.

Seperti definisinya, termin adalah pembayaran yang dilakukan setelah pembeli menerima barang.

Sedangkan down payment adalah pembayaran yang dilakukan sebelum barang diterima. Selain itu, perbedaan lainnya terletak pada cara pelunasannya.

Termin adalah pembayaran dengan sistem cicilan, sedangkan down payment dibayarkan dalam sekali waktu.

Jenis-jenis Termin

Beberapa jenis-jenis termin adalah End of Month, n/30, n/15 dengan EOM, 5/10 n/30, dan 5/10 EOM. Berikut ini uraiannya.

1. End of Month (EOM)

Seperti namanya, pada jenis termin ini pembeli wajib melakukan pembayaran secara bertahap setiap akhir bulan.

Penentuan tanggal di jenis pembayaran ini perlu diperhatikan karena bisa saja tanggal yang dimaksud adalah benar-benar di akhir bulan atau pada tanggal tertentu di akhir bulan.

2. n/30

Kode tersebut menandakan bahwa pembeli wajib membayar kepada penjual terhitung 30 hari setelah penerimaan barang.

Jadi misalnya pembeli melakukan transaksi pada tanggal 1 Maret, maka jatuh tempo termin pembayaran adalah pada 30 Maret.

3. n/15 dengan EOM

Pada jenis pembayaran ini, pembeli harus melakukan pembayaran 15 hari setelah akhir bulan akad.

Jadi misalnya seseorang melakukan transaksi pada tanggal 5 september, tanggal wajib bayar jatuh pada 15 Oktober.

4. 5/10, n/30

Kode n/30 mengharuskan pembeli untuk melakukan pembayaran pada 30 hari setelah penerimaan barang.

Sementara itu, kode 5/10 bermakna jika pembeli membayar sebelum 10 hari dari penyerahan barang, maka ia akan mendapatkan potongan harga sebesar 5 persen.

5. 5/10, EOM

Jenis termin ini hampir mirip dengan kode 5/10, n/30. Perbedaannya hanya terletak di acuan jatuh temponya yaitu pada akhir bulan.

Namun meskipun begitu, jika pembeli membayar sebelum 10 hari waktu transaksi, maka ia akan mendapatkan potongan sebesar 5 persen.

Fungsi Termin

Ada beberapa fungsi yang dimiliki oleh termin, beberapa di antaranya adalah sebagai dokumen kerja sama yang sah, bukti perkembangan transaksi, dan surat keterangan jatuh tempo.

1. Dokumen Kerja Sama yang Sah

Termin dapat berfungsi sebagai dokumen tertulis atas adanya kesepakatan antara penjual dan pembeli.

Beberapa informasi yang tercantum umumnya seputar persentase jumlah pembayaran hingga nominal termin.

2. Bukti Perkembangan Transaksi

Fungsi lain yang dimiliki termin adalah sebagai bukti perkembangan transaksi. Contohnya melalui termin kita bisa melihat berapa persen pembayaran telah dilakukan.

3. Surat Keterangan Jatuh Tempo

Termin adalah surat keterangan pembayaran yang memiliki jatuh tempo. Biasanya, tempo pembayaran termin dibatasi hingga 30 hari sejak diterima pembeli.

Manfaat Termin

Lalu, mengapa termin diperlukan dalam proses transaksi? Hal ini karena pembayaran jenis ini memiliki beberapa manfaat antara lain:

1. Kecilnya Tanggungan Biaya

Karena biaya yang ditanggung terbagi menjadi beberapa bagian, maka pembayaran yang dilakukan cenderung lebih kecil.

Alhasil, beban yang ditanggung pun lebih ringan karena seluruh pembayaran tidak harus dilakukan di waktu singkat.

2. Proyek Selesai Tepat Waktu

Selain beban yang ringan, termin juga membantu penyedia jasa untuk menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu.

3. Ada Waktu untuk Persiapan Dana

Karena pembayaran termin bersifat berkala, maka pembeli dapat menyiapkan dana pembayaran terlebih dahulu agar tidak telat bayar.

Nah, demikian penjelasan mengenai apa itu termin, mulai dari pengertian, jenis, manfaat, fungsi, hingga contohnya.

Kini, Sobat OCBC NISP sudah tidak bingung bukan, mengenai perbedaannya dengan uang muka?

Pada intinya, termin adalah pembayaran yang dilakukan saat barang atau jasa sudah diterima. Baik dengan sistem cicilan maupun keseluruhan.

Yup, semoga informasi ini bermanfaat, simak insights menarik lainnya di blog OCBC NISP!

Baca juga:

Story for your Inspiration

Baca

Investasi - 6 Des 2022

Aset Finansial Adalah: Pengertian dan Cara Investasinya

Baca

Edukasi - 6 Des 2022

Transfer Payment: Pengertian, Jenis dan Cara Menghitung

See All

Produk Terkait

KPM

KPM

Solusi memenuhi kebutuhan finansial
KPR Easy Start

KPR Easy Start

KPR untuk generasi muda wujudkan rumah impian dengan angsuran rendah
KTA

KTA

Solusi memenuhi kebutuhan finansial

Download ONe Mobile